Monetisasi Blog

5 Hal yang Membuat Sebuah Blog Berhenti Menghasilkan Uang

Untuk kesekian kalinya, saya menulis tentang hal yang harus mendapat perhatian khusus, ketika Anda mulai berpikir untuk mencari uang dari blog.

Pada tulisan-tulisan saya sebelumnya, saya selalu menyampaikan, bahwa untuk mencari uang dari blog, bukanlah hal yang mudah (tetapi juga tidak berarti sulit bukan?).

Tidak lain tujuannya untuk memberi gambaran secara riil, bahwa memang dibutuhkan upaya dan strategi yang tepat, untuk menghasilkan banyak uang dari blog, sekaligus pada saat yang sama, saya ingin Anda semua terus bersemangat ngeblog tanpa kehilangan arah yang benar.

Saya pernah menulis tentang 8 hal yang membuat blog tidak menghasilkan uang, pernah juga saya membahas kenapa ada blogger yang sukses dan ada juga blogger yang tidak menghasilkan apa-apa serta hal apa saja yang mesti mendapat perhatian sebelum ngeblog untuk mencari uang.

Dalam tiga buah artikel tersebut saya telah membahas panjang lebar tentang seluk cara menghasilkan uang dari sebuah blog.

Sebuah blog, memang dapat menjadi sumber penghasilan yang baik, jika dikelola dengan baik pula.

Sayangnya, saya melihat masih banyak para blogger (terutama mereka yang masih baru memulai) yang salah dalam menerapkan strategi untuk memonetisasi blog mereka.

Oleh karena itu, dalam tulisan kali ini, saya kembali mengulas tentang hal tersebut, yaitu tentang hal-hal yang dapat membuat sebuah blog berhenti menghasilkan uang, alias tidak memberikan hasil seperti yang diharapkan.

Inilah kelima hal tersebut:

Iklan Pop-Up
Ini adalah salah satu yang paling saya ‘benci’ dan paling mengganggu ketika saya membaca sebuah blog. Jika blog Anda menampilkan iklan dalam bentuk pop-up, Anda bisa memastikan kalau saya tidak akan kembali mengunjungi blog Anda lagi. Menurut saya, iklan pop-up ini selain sangat mengganggu kenyamanan pengunjung blog, juga hanya menghasilkan sangat sedikit uang.

Apakah Anda rela kehilangan pembaca demi uang yang tidak seberapa?

Loading iklan yang lambat
Ketika saya mengunjungi sebuah blog dengan iklan yang lambat, saya biasanya kehilangan kesabaran, dan segera menekan tombol back atau mencari blog lain yang lebih cepat. Saya yakin banyak orang yang merasakan hal yang sama seperti saya.

Periksalah secara berkala, apakah iklan di blog Anda cukup cepat diload, jika tidak, buang saja iklan tersebut, karena hanya akan membuat blog Anda ‘mati’ perlahan-lahan.

Memasang iklan dari semua jaringan periklanan
Ini pun sering saya lihat pada banyak blog, mereka sepertinya ‘ingin cepat kaya’, dengan memasang semua iklan dari berbagai layanan yang mungkin. Google Adsense, Chitika, Bidvertiser, Shopping Ads, Kontera dan banyak lagi lainnya, dipasang sekaligus dalam satu blog.

Wowww……, ini bukan saja memberi pengalaman yang buruk. Lebih jauh, ketika blog Anda dipenuhi berbagai iklan, maka tidak akan ada yang tertarik untuk mengklik iklan tersebut, percalayah! Dengan kata lain, berarti Anda kehilangan sumber pendapatan.

Jadi, buanglah iklan yang kurang memberi hasil, pasanglah iklan dari satu program saja. Saya pernah membahas hal ini dalam kerugian memasang banyak iklan.

Terlalu banyak review berbayar
Paid review memang salah satu sumber penghasilan bagi blogger yang cukup bisa diandalkan, apalagi jika blog Anda memiliki PR yang cukup tinggi, maka Anda bisa mendapatkan uang lebih.

Ada banyak layanan paid review seperti ReviewMe, PayperPost, Sponsored Review dan lain sebagainya. Yang jadi masalah adalah jika Anda terlalu banyak membuat posting review berbayar ini.

Ambil contoh Payperpost membolehkan Anda membuat review sebanyak 3 postingan per hari, jika Anda mengambil semuanya, maka blog Anda akan tampak lebih mirip seperti “jurnal review berbayar”, tidak menginspirasi, tidak menarik dan dalam jangka panjang akan dengan cepat kehilangan pembaca. Jika Anda mengikuti program review berbayar ini, 1 atau 2 postingan per minggu sudah lebih dari cukup.

Review yang tidak relevan
Bila Anda mengikuti program paid review, Anda akan disuguhi tawaran untuk mereview situs atau produk yang tidak ada hubungannya dengan niche blog Anda, seperti situs game, kasino dan lain-lain.

Memang bayarannya biasanya lebih besar, tapi haruskah kita mengambilnya?

Jika Anda sering membuat review situs/produk yang tidak relevan, lambat laun akan menghancurkan kredibilitas blog Anda sendiri. Ujung-ujungnya: blog kita berhenti menghasilkan uang!

Bagaimana menurut Anda? Teknik mana yang Anda gunakan untuk menghasilkan uang dari blog? Apakah Anda juga pernah menemukan dan mengunjungi blog seperti di atas?

Bagi pengalaman Anda melalui komentar di bawah.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

8 Komentar

  • memang sulit yah menentukan pilihan, tapi isi dari tulisan ini sangat mengingatkan saya untuk lebih keras lagi dalam belajar blog sehingga memiliki penghasilan.

  • @heru0502.
    hehe… ya bener juga, itu memang lebih menyebalkan. dan beberapa kali sy pernah menemukan blog semacam itu. Yang saya lakukan? tidak bedalah dg apa yg mas heru lakukan. 🙂

  • saya setuju iklan pop-up memang sangat mengesalkan…
    tapi masih ada iklan yg lebih, lebih, lebih mengesalkan lagi mas… yaitu iklan adf.ly..
    saya masih bisa sedikit memaklumi jika iklan tersebut hadir disetiap link… tapi yang tidak bisa saya terima adalah iklan tersebut hadir disetiap page! jadi setiap kita membuka page apapun di blog itu kita diharuskan menunggu 5 detik dulu sampai iklan adf.ly ini lewat! jangnkan berkunjung kembali, mengingat nama blog tersebut pun saya sudah tidak sudi… (jadi curhat nih… hehe)
    bagaiman mana menurut mas? pernah menemukan blog seperti itu?