Google Adsense

6 Faktor Optimasi Adsense yang Perlu Anda Periksa Kembali

Setelah beberapa hari tidak menulis tentang Adsense, hari ini saya ingin mengajak Anda semua untuk mengecek hasil optimasi Adsense yang telah dilakukan. Apakah sudah sesuai harapan atau masih belum optimal?

Saya sendiri baru saja mengecek dan melakukan beberapa perubahan, untuk lebih mengoptimalkan lagi kinerja unit iklan saya:

  • Saya menambahkan satu unit iklan lagi di halaman depan, yaitu 1 buah skyscraper 160×600. Dalam seminggu terakhir kinerjanya masih belum optimal. Tapi saya masih ingin melihat 2 minggu ke depan. Untuk unit iklan yang paling banyak memberikan revenue adalah masih unit 336×280 di atas postingan.
  • Saya menghilangkan border unit iklan di sidebar untuk unit dengan teks link berwarna hitam (dan memindahkan posisinya lebih ke bawah). Setelah melakukan A/B testing atau merotasi iklan, saya menemukan bahwa kinerja unit dengan teks link berwarna biru masih tetap lebih baik.

Nah, jika Anda belum melakukan cek dan ricek lagi, kini saat untuk melakukannya. Dan di bawah ini adalah beberapa hal yang saya harap bisa membantu Anda untuk mengoptimasi pendapatan Adsense Anda.

1. Memperluas cakupan iklan

Bisa dengan cara menambahkan unit iklan. Adsense membolehkan kita untuk memasang 3 unit iklan standar (for content), 3 unit link ads dan 2 search box dalam satu halaman. Maksimalkan. Itu bisa menambah pendapatan secara signifikan. Namun begitu, tetap kenyamanan pengunjung haruslah menjadi nomor satu. Oya, kemarin ada yang sempat menanyakan kenapa tidak bisa memasang 2 unit berukuran 300 x 600 dalam satu halaman. Memang itu tidak boleh, Anda hanya bisa memasang 1 unit 300 x 600.

2. Gunakan unit iklan yang direkomendasikan

Umumnya, unit iklan yang melebar (landscape) lebih baik dibandingkan unit yang meninggi (portrait). Adapun unit iklan yang paling baik kinerjanya berdasarkan pengalaman adalah 728×90 (leaderboard), 336×280 (large rectangle), 300×250 (medium rectangle), dan 160×600 (wide skyscraper). Namun perlu diingat yang terpenting adalah menyesuaikan dengan desain halaman blog Anda.

3. Tampilkan iklan teks dan image sekaligus

Dengan mengijinkan unit iklan untuk menampilkan iklan dalam bentuk teks dan image, akan meningkatkan kompetisi iklan yang akan tampil. Dengan begitu, memastikan bahwa iklan yang tampil adalah iklan dengan nilai klik tertinggi. Tentu saja, ini dapat menambah penghasilan Adsense Anda

4. Bereksperimen dengan kombinasi warna

Memilih style iklan yang tepat akan meningkatkan CTR dengan signifikan. Lakukan eksperimen dengan kombinasi warna yang berbeda. Cari mana yang lebih bagus bekerja untuk blog Anda. Baca optimasi unit iklan yang pernah saya tulis sebelumnya. Berkenaan dengan gaya iklan ini, secara garis besar ada 3 macam, yaitu gaya paduan, pengimbang dan kontras.

  • Paduan. Adalah memilih gaya unit iklan agar berpadu dengan theme blog secara keseluruhan. Biasanya dengan membuat latar belakang iklan sama dengan latar belakang halaman.
  • Pengimbang. Adalah gaya iklan dengan menggunakan warna yang digunakan pada blog, tapi tetap membedakan border maupun latar belakang dengan latar belakang halaman di lokasi penempatan iklan.
  • Kontras. Adalah dengan memilih warna yang mencolok dan kontras dengan latar belakang halaman blog. Biasanya gaya kontras ini hanya cocok untuk situs/blog dengan latar belakang berwarna gelap.

Pilihlah gaya dan lakukan uji coba sampai Anda menemukan yang paling cocok untuk blog Anda sendiri. Saran secara umum mengenai pemilihan warna ini adalah dengan menyamakan warna teks dan link iklan dengan teks dan link pada konten.

Dalam menentukan gaya dan warna iklan unit iklan ini, gunakan nalar seolah Anda adalah pengunjung. Ingat pengunjung tidak akan mengklik iklan dengan tampilan yang buruk.

Coba Anda lakukan hal ini: buka blog Anda dan pandanglah secara sepintas, berpikirlah bahwa Anda sebagai pengunjung.

Apakah iklan cukup dapat menarik perhatian tanpa mencolok?

Apakah Anda tergoda memberi perhatian dan dapat membacanya dengan jelas?

Atau Anda hanya melihatnya sepintas lalu saja?

Berusahalah menemukan keseimbangan antara iklan dan konten Anda.

5. Optimalkan penempatan iklan

Sekali lagi cek kembali penempatan iklan Anda. Saran paling umum adalah menempatkan iklan di bagian ‘paro atas’, yaitu bagian atas blog Anda, dimana iklan akan terlihat tanpa pengunjung harus menggulung layarnya ke bawah.

Namun demikian, kenyamanan pengunjung kembali harus dipertimbangkan. Apakah penempatan iklan ‘menyulitkan’ pengunjung untuk menemukan informasi yang mereka cari? Apakah konten dan iklan dapat dibedakan dengan mudah?

Lakukan perubahan secara berkala dalam penempatan iklan ini. Hal ini berguna untuk meminimalisir efek ‘blindness’ pengunjung tetap Anda terhadap iklan. Selain itu, bagus sebagai penyegaran tampilan situs.

6. Tambahkan kotak pencarian Adsense

Jika belum, saatnya Anda menambahkannya untuk meningkatkan pendapatan Adsense Anda, jika perlu Anda boleh memasangnya sebanyak 2 unit dalam satu halaman.

Update: Cara membuat dan memasang kotak penelusuran.

Itulah 6 faktor optimasi Adsense yang bisa Anda cek satu persatu dalam rangka mengoptimasi Adsense Anda. Jika Anda punya pengalaman dalam optimasi Adsense, jangan sungkan dan sudilah untuk berbagi melalui kolom komentar. Semoga bermanfaat, sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

21 Komentar