Monetisasi Blog

Faktor yang Mempengaruhi Penghasilan dari Blog

Mendapatkan uang dari blog sangat tergantung dari banyak faktor, kali ini saya mencoba untuk menganalisa faktor-faktor apa saja ikut mempengaruhi besar kecilnya pendapatan dari sebuah blog.

Tulisan ini saya maksudkan untuk menjawab pertanyaan dari teman-teman tentang seputar mendapatkan uang dari blog.

Pertanyaan seperti:

  • Berapa banyak uang yang bisa didapatkan dari sebuah blog?
  • Saya memiliki sebuah blog dengan pageview sebanyak 1000/hari, kira-kira berapa yang bisa dapatkan dengan blog tersebut?
  • Model monetisasi apa yang paling cocok untuk blog baru?
  • Lebih menguntungkan mana antara menjalankan program afiliasi dan program advertising?

Dan beberapa pertanyaan lainnya seputar itu. Saya tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu secara spesifik dan pasti, karena menurut saya ada banyak faktor yang akan mempengaruhi besar kecilnya pendapatan dari sebuah blog.

Dan inilah beberapa faktor tersebut:

Jumlah Trafik

Meskipun trafik bukan satu-satunya penentu berapa banyak yang bisa didapatkan dari sebuah blog, tidak diragukan lagi bahwa ini adalah faktor yang dominan. Kita tidak akan mendapatkan hasil yang memuaskan tanpa adanya trafik yang cukup tinggi. Jadi, saya kira sudah jelas bahwa trafik adalah semacam nyawa bagi sebuah blog agar dapat menghasilkan uang. Meskipun demikian, tetap trafik tinggi bukan segala-galanya.

Sumber Trafik

Selain masalah jumlah trafik, sumber trafik pun ternyata sangat berpengaruh terhadap pendapatan blog. Sumber yang berbeda akan memiliki karakteristik berbeda pula terhadap metode yang dipilih sebagai sumber pendapatan blog. Seperti yang pernah saya jelaskan dalam pengaruh sumber trafik terhadap penghasil blog, ada 3 jenis sumber trafik utama, yaitu: trafik dari pembaca pelanggan setia, trafik dari mesin pencari dan trafik dari referal, ketiganya memiliki karakteristik yang berbeda.

Sumber Pendapatan

Metode yang dipilih sebagai sumber pendapatan blog, akan sangat mempengaruhi seberapa besar hasil yang didapatkan. Ini kenyataan, bahwa memang blog yang satu cocok menjalankan metode tertentu, dan blog yang lainnya lebih cocok untuk metode lainnya.

Topik Blog

Ini masih ada kaitannya dengan sumber pendapatan yang dipilih. Sebagai contoh, kita mengandalkan program PPC seperti Adsense, misalnya, sebagai sumber pendapatan blog, maka ada topik-topik tertentu yang tidak begitu efektif dalam menjalankan program Adsense ini. Topik Agama misalnya, adalah salah satu topik yang tidak cocok untuk menjalankan Adsense.

Umur Blog

Semakin tua, semakin berisi kata pepatah, begitu pula dengan sebuah blog. Tidak dipungkiri mungkin ada blog baru yang dapat melesat cepat sukses mendapatkan banyak uang, namun saya melihat untuk menjadi sukses, diperlukan waktu yang cukup. Ada beberapa hal mengapa faktor usia blog ini berpengaruh.

  • Jumlah konten. Blog yang mampu menghasilkan uang dengan baik, adalah blog yang memiliki informasi cukup untuk disajikan kepada pembaca. Dan ini akan berkaitan dengan jumlah artikel di dalamnya, dan tentu saja, berkaitan dengan berapa lama usia blog tersebut. Sulit bukan kita membuat 100 artikel dalam satu minggu?
  • Search Engine Optimization. Meski banyak pakar SEO mengatakan mampu membuat blog baru memenangkan ranking di SERP (dan saya tahu mereka bisa), namun tetap menurut saya untuk menjadi nomor satu di hasil pencarian dalam jangka panjang adalah memerlukan waktu, karena akan berkaitan dengan jumlah artikel, popularitas dan sebagainya.
  • Reputasi. Untuk yang satu, saya kira sudah sangat jelas, bahwa dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk membangun sebuah reputasi dan pengakuan. Pembaca butuh pembuktian konsistensi dan kompetensi kita di bidang yang kita geluti, dan itu jelas memerlukan waktu untuk berkembang.

Investasi Waktu

Blogging adalah salah satu kegiatan yang sangat menyita waktu. Mulai dari menyiapkan, riset, sampai menulis artikel yang berkualitas. Belum lagi, optimasi SEO, menjawab pertanyaan dari pembaca, memoderasi komentar, berkomentar di blog lain, memenej akun sosial media, dan banyak lagi lainnya.

Jadi jelas, seberapa banyak waktu yang Anda investasikan, akan berbanding lurus dengan seberapa besar potensi penghasilan dari blog Anda. Makanya, saya tidak begitu setuju jika ada orang yang mengatakan bahwa penghasilan dari blog adalah sebuah passive income. Dengan begitu banyak hal yang harus dilakukan, benarkah penghasilan blog sebuah passive income?

Itulah faktor-faktor yang mempengaruhi sekaligus menentukan seberapa besar yang bisa kita dapatkan dari sebuah blog. Sehingga tidak mungkin kiranya, kita dapat memberikan jawaban yang pasti terhadap pertanyaan: ‘berapa besar penghasilan dari sebuah blog?’ Karena akan bergantung terhadap faktor-faktor di atas tadi.

Bagaimana menurut Anda? Semoga bermanfaat.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

18 Komentar