Menulis Konten

Strategi Jitu Membuat Konten Segera Setelah Memilih Niche Blog

Ini adalah lanjutan dari tulisan saya sebelumnya, yaitu bagaimana memilih niche terbaik untuk blog Anda. Nah, saya anggap saat ini Anda telah menentukan niche terbaik untuk segera memulai blogging.

Yang saya sampaikan kali ini adalah merupakan pengalaman saya ketika memulai membangun PortalUang. Bagaimana saya segera memulai membuat konten setelah menentukan topik terbaik yang ingin saya angkat.

Namun, saya sampaikan juga sejak awal, bahwa tulisan ini bukan merupakan panduan atau tips bagaimana membuat sebuah tulisan, tapi lebih merupakan ‘penyegaran’ bagi otak Anda untuk segera memulai membuat konten berkualitas setelah menentukan topik blog, tanpa kesulitan berarti. Lebih tepatnya, mungkin serupa strategi terbaik yang akan membantu Anda menghadirkan konten yang berkualitas pada niche yang telah dipilih.

Untuk tips bagaimana menulis artikel yang bagus, silakan baca artikel cara menulis artikel yang bagus.

Oke, kita kembali ke pokok bahasan. Dan inilah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan, setelah menentukan topik terbaik Anda.

1. Mendata blogger terbaik di niche yang Anda pilih

Inilah yang pertama kali saya lakukan dulu, dan saya sangat merekomendasikan Anda untuk melakukannya juga. Jangan lewatkan langkah ini, karena ini adalah langkah awal yang amat-amat penting, yaitu berupa riset kecil-kecilan. Yang perlu Anda lakukan adalah:

  • Membuat daftar 30 blogger terbaik di niche pilihan Anda
  • Cek seberapa panjang tulisan-tulisan mereka?
  • Tulis berapa banyak pembaca dari masing-masing blog
  • Berapa banyak komentar yang ada?
  • Berapa rank Alexa mereka?
  • Bagaimana mereka memilah kategori artikel?

Inilah 6 elemen penting sebagai bahan baku untuk memulai blogging. Setelah selesai membuat daftar lengkap di atas, waktunya santai sejenak, hehehe…. Amati, baca dan pelajari berbagai aspek masing-masing blog tadi. Jangan lupa buat dulu kopi atau teh panas, biar tambah semangat.

Oke, sekarang lanjut. Dari data-data blog di atas, Anda harus membuat target bulanan. Yaitu target untuk melampaui apa yang sudah dicapai blog dalam daftar tadi. Seperti jumlah pembaca, jumlah komentar, dan rank Alexa. Hanya saja perlu diingat, jangan membuat target lebih dari 6 bulan.

Target 6 bulan sudah bagus dan mencukupi, tak peduli berapapun ‘angka’ yang dimiliki blog pesaing Anda tersebut.

Saya sendiri dapat mengungguli banyak pencapaian blog-blog yang saya daftar waktu itu, contohnya seperti rank Alexa, dimana saya mampu mengungguli lebih dari 20 blog terbaik di niche mendapatkan uang dari internet hanya dalam waktu 2 bulan.

Selanjutnya, Anda juga perlu melihat lebih jauh ke dalam masing-masing blog tadi. Apakah Anda menemukan ‘kekurangan’ atau sesuatu yang buruk pada mereka? Seperti misalnya, beberapa blog mungkin menyajikan konten yang cukup bagus, sedangkan lainnya lebih banyak berisi link afiliasi dan yang lainnya lagi hanya berisi artikel ‘tidak berguna’. Catat semua. Dari situ lalu Anda tentukan bisa sebagus apa, blog Anda nantinya jika dibandingkan dengan mereka.

Sekarang, coba perhatikan bagaimana masing-masing blog tadi memilah-milah konten mereka berdasarkan kategori. Lihat isi dari masing-masing kategori tersebut. Dari sini Anda akan menemukan ide yang jelas, mengenai konten apa saja yang terpenting, lalu Anda fokus kesitu.

Saya sangat yakin, Anda akan banyak sekali menemukan ide-ide brilian dengan melakukan apa yang sarankan tadi. Sengaja saya tidak akan menuliskan ide-ide tersebut seperti yang dulu saya dapatkan. Biar itu menjadi sebuah ‘hadiah kejutan’ setelah Anda melakukan apa yang sarankan. Dan sekali Anda menemukannya, saya sangat ingin mendengarnya, tulislah di kolom komentar ide apa yang Anda dapatkan.

2. Menentukan unsur penting dari topik yang dipilih

Ini langkah kedua yang sangat penting. Saya harap Anda memberi perhatian lebih mendalam pada langkah kedua ini. Karena di langkah ini yang akan merubah Anda dari seorang blogger biasa, menjadi blogger yang ‘luar biasa’.

Langkah kedua ini saya bagi menjadi 2 bagian, yaitu:

Mencari unsur terpenting topik dan membuat strategi penyajian konten berdasarkan unsur terpenting topik.

Mari kita bahas satu per satu:

a. Mencari unsur terpenting topik (UTT)

Anda harus serius mencari dan menentukan sejak awal, elemen atau unsur yang paling penting dari niche yang Anda pilih. Dari sini Anda akan dengan mudah membuat strategi membuat konten nantinya. Luangkan waktu agak banyak pada tahap ini. Yakin, semua kerja keras Anda akan terbayar lunas pada akhirnya.

Untuk gampangnya, kita ambil contoh, misalkan niche atau topik Anda adalah tentang tutorial Adobe Photoshop, maka bisa jadi daftarnya akan seperti ini:

  • Membuat tutorial dasar Photoshop (dilengkapi video)
  • Membuat ebook gratis tutorial dasar Photoshop
  • Membuat tutorial tingkat lanjut Photoshop (dilengkapi video)
  • Membuat ebook gratis tutorial tingkat lanjut Photoshop
  • Menulis posting tutorial tentang alternatif terbaik pengganti Photoshop, seperti Corel PhotoPaint misalnya.
  • Menulis posting tutorial tentang sumber-sumber bermanfaat yang berkaitan dengan Photoshop, seperti plugin-plugin, sumber free image dan sebagainya.
  • Menulis posting secara detil tentang menggunakan Photoshop untuk keperluan lainnya, misalnya membuat email html, membuat cover ebook 3 dimensi, membuat animasi sederhana.
  • Membuat ebook berbayar atau membuat konten khusus untuk anggota berbayar, berisi semua posting yang ada plus tips dan tutorial tingkat tinggi khusus untuk anggota.

Jika topik Anda cukup sempit, Anda mungkin dapat membuat 5 – 10 unsur, jika niche Anda agak lebar, Anda mungkin butuh 10 – 20 unsur.

b. Membuat strategi penyajian konten (SPK)

Pada tahap ini, Anda perlu menentukan jumlah postingan sekaligus berapa hari waktu yang diperlukan untuk masing-masing unsur di atas. Tentunya, jumlah dan berapa waktu yang diperlukan amat tergantung dari unsur terpenting niche Anda itu sendiri. Tapi, disini jangan terlalu membuat diri sendiri menjadi sulit. Anggap saja ini merupakan jadwal atau skedul sebagai patokan kapan Anda menyelesaikan masing-masing unsur tadi.

Di sini, kembali Anda tidak boleh membuat jadwal lebih lama dari 6 bulan. Tentu saja, Anda dapat menyesuaikan waktu yang digunakan untuk masing-masing unsur, tapi tetap total waktunya tidak boleh lebihd dari 6 bulan. 6 Bulan adalah waktu paling lama bagi Anda untuk menyiapkan semua konten utama blog Anda.

Catatan: membuat singkatan istilah di atas dengan UTT dan SPK, saya maksudkan hanya untuk mempermudah penyebutan selanjutnya saja.

3. Cek jumlah ketersediaan dan konten menarik untuk masing-masing unsur niche

Jika topik Anda adalah berupa tutorial (mengajarkan sesuatu kepada pembaca) seperti contoh di atas, maka coba periksa ketersediaan dan jumlah tutorial yang pernah dibuat orang lain. Gunakan Google Search dan Youtube untuk menemukan berapa banyak tutorial relevan dan berguna yang tersedia.

Jika topik Anda adalah hal umum, seperti berita, olah raga dan hiburan, periksa konten menarik yang tersedia. Kembali. gunakan Google Search dan Youtube untuk menemukannya.

Sebagai contoh, saya coba melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “cara desain email html dengan photoshop”, memang Google menghasilkan lebih dari 59 juta hasil, tapi di halaman pertama saya hanya menemukan 2 konten yang relevan, itu pun dua-duanya berbahasa Inggris, dan tidak ada satu pun hasil konten relevan berbahasa Indonesia.

Artinya apa? Artinya, jika saya kemudian membuat artikel dengan tema tersebut, saya yakin dalam waktu singkat artikel itu akan mendapatkan banyak visit dari mesin pencari. Terdengar bagus bukan?

Ketika Anda memeriksa konten yang telah ada tadi, cek juga konten dalam bentuk lainnya, seperti image, video, komik, peta dan sebagainya. Jika Anda menemukan cukup banyak konten dalam bentuk tulisan, tapi sedikit sekali dalam bentuk video, maka Anda harus bertekad untuk membuatnya dalam bentuk video, betapapun Anda harus bekerja keras untuk membuatnya. Ini akan membuat blog Anda menjadi luar biasa.

Berikutnya, cobalah untuk segera membuat konten yang paling sedikit ketersediaannya. Jika, Anda membuat konten dengan sedikit pesaing, maka konten Anda akan dengan cepat menempati halaman pertama pada mesin pencari. Ini cara yang sama, yang saya lakukan ketika membuat artikel ‘cara mendapatkan uang dari Youtube’.

4. Jangan tunggu saat sempurna

Camkan 2 hal berikut ini:

Anda tidak butuh membuat artikel berseri saat ini

Yang menjadi salah satu penghalang blogger pemula untuk segera membuat konten, adalah berpikir bahwa mereka harus menyajikan konten secara runut, dari A – Z. Seperti misalnya, jika topiknya tutorial blogging for money, mereka berpikir untuk membuat artikel yang dimulai dari cara mendaftarkan domain sampai bagaimana cara mendapatkan uang dari blog. Menurut saya hal ini adalah sia-sia dan membuang-buang waktu.

Anda memang perlu membuat konten berdasarkan UTT, tapi selama Anda membuat konten berdasarkan UTT, Anda tidak perlu terlalu khawatir terhadap urutannya. Sebagai blogger baru, tidak ada orang yang tertarik untuk mengikuti Anda langkah per langkah.

Jadi, saat ini juga, tulislah apapun yang telah Anda ketahui. Pada saatnya nanti, ketika Anda telah mendapatkan cukup banyak trafik dari mesin pencari, Anda dengan mudah dapat mengurutkan tutorial Anda secara runut, jadikan sebuah ebook, dan berikan kepada pembaca Anda.

Jangan tunggu desain blog Anda sempurna

Tidak perlu berharap desain blog tampak sempurna dan bagus sejak dilihat oleh pembaca pertama Anda. Pilih saja desain yang ‘bersih’ dan simpel untuk memulai. Ketika blog Anda telah mulai menghasilkan, Anda kemudian dapat menggunakan uang tersebut untuk memperbaiki desain menjadi lebih bagus lagi. Untuk saat ini, menggunakan template gratisan pun sudah cukup untuk memulai blog yang sukses.

5. Buatlah minimal 5 artikel sebelum mempublikasikan blog

Saya sendiri menyiapkan 3 artikel di hari pertama, 3 artikel di hari kedua dan 8 artikel bersambung tips sukses Adsense di hari ketiga. Tapi tetap saya sangat menyarankan paling tidak 5 artikel sekaligus di hari pertama, saya yakin blog Anda akan lebih hebat dari blog saya.

Kenapa saya menyarankan hal ini? Paling tidak ada 2 alasan utama:

1. Mencegah drop dan kehilangan semangat di awal-awal blogging
2. Anda dapat fokus untuk mendatangkan trafik awal di minggu pertama Anda meluncurkan blog baru.

Selain itu, dengan memposting banyak artikel sekaligus di awal-awal, akan mendapatkan perhatian lebih, baik dari pembaca maupun dari search engine. Cobalah!

6. Tambahkan gambar pada postingan, akan lebih baik lagi tambahkan video

Jadikan hal ini sebuah kebiasaan setiap kali Anda membuat postingan. Jadi, lakukanlah sejak posting pertama Anda. Selalu gunakan minimal satu buah gambar pada setiap postingan.

Kemudian, berusahalah untuk membuat video. Apapun topik Anda, entah berupa tutorial, hiburan atau apapun, buatlah sebuah video! Masukkan logo juga link menuju blog Anda pada video yang dibuat, dengan begini Anda akan mendapatkan banyak trafik tambahan. Selain itu, akan sangat membantu dalam rangka membangun brand.

Jika Anda belum mau membuat video sendiri, Anda bisa menyematkan video orang lain yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Pengunjung akan senang dan menghargai usaha Anda tersebut.

Nah, itulah 6 langkah dan strategi untuk memulai membuat konten, segera setelah Anda menentukan topik terbaik untuk blog Anda. Jika Anda mengikuti panduan ini dengan baik, saya yakin Anda akan tampil beda dan keluar dari ‘kerumunan’ ribuan blogger lain. Kerja keras, pada akhirnya akan memberikan hasil sepadan yang menyenangkan.

Kesimpulan akhir

1. Amati, telaah dan pelajari secara cermat blog terbaik dengan niche yang sama. Lalu buatlah target bulanan untuk ‘mengalahkan’ pencapaian mereka.

2. Buatlah rencana yang jelas untuk menarik perhatian sebesar-besarnya dari pembaca niche Anda. Anda perlu secara kreatif mencari celah bagaimana mendapatkannya.

3. Temukan konten dengan ketersediaan dan relevansi paling sedikit, lalu segera buatlah konten dengan tema tersebut.

4. Jangan menunggu kesempurnaan.

5. Siapkan minimal 5 konten sebelum menerbitkan blog.

6. Tambahkan nilai lebih pada setiap artikel, dengan menambahkan gambar, jauh lebih baik jika berupa video.

Semoga apa yang saya bagikan dapat membantu Anda membangun blog yang lebih baik, tanpa harus mengalami kegagalan seperti yang pernah saya alami dulu.

Jika saat ini Anda seorang blogger, saya sangat senang jika Anda dapat berbagi pengalaman. Bagaimana dulu Anda memulai membuat konten di awal-awal ngeblog? Silakan manfaatkan kolom komentar untuk menambahi, berbagi pengalaman Anda sendiri ataupun bertanya hal-hal yang masih kurang dipahami. Sukses untuk kita semua.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

39 Komentar