Menulis Konten

5 Kesalahan Umum Judul Posting dan Cara Memperbaikinya

Kali ini saya akan membahas tentang kesalahan umum dalam penulisan judul posting atau judul artikel.

Seperti kita tahu, judul artikel bisa jadi adalah kalimat paling penting dari seluruh kalimat di dalam artikel Anda. Tanpa judul yang baik, bahkan sebuah artikel yang super bagus sekalipun, tidak akan mendapat perhatian sebagaimana mestinya.

Ingat, bahwa judul artikel akan muncul dimanapun: di RSS feed, di twitter, di facebook, di manapun artikel Anda dishare, judul artikel selalu muncul.

Dan seringkali, mungkin judul artikel adalah satu-satunya kalimat yang dibaca orang, sebelum mereka memutuskan apakah mereka akan membacanya atau tidak. Jadi jelas, membuat judul artikel yang baik dan memikat adalah sebuah keniscayaan.

Nah, jika saat ini Anda belum yakin apakah Anda telah melakukannya dengan benar atau belum, di bawah ini saya paparkan 5 kesalahan paling umum dalam membuat judul posting atau judul artikel.

1. Menggunakan topik tulisan sebagai judul

Ingat selalu, topik artikel, sama sekali bukanlah judul artikel Anda!

Topik artikel Anda mungkin: ‘mempercantik artikel…..’ Jika kemudian ‘mempercantik artikel’, Anda jadikan sebagai judul, itu bukanlah judul yang cukup baik.

Sebagai gantinya Anda bisa memilih judul:

  • 7 Cara Mudah Mempercantik Artikel Blog
  • 5 Hal yang Membuat Artikel Anda Makin Cantik, Mana yang Anda Pakai?

Cara memperbaikinya:
Jika Anda masih kesulitan mendapatkan judul yang baik, gunakan panduan dan contoh judul artikel ini untuk membantu.

2. Menulis judul terlalu panjang

Terkadang, mungkin Anda butuh membuat judul artikel yang cukup panjang untuk menarik pembaca, sekaligus menjelaskan manfaat dari artikel Anda.

Namun demikian judul posting yang terlalu panjang memiliki beberapa kelemahan:

  • Dapat membingungkan dan sulit dibaca
  • Tidak muncul keseluruhan di hasil mesin pencari (rata-rata mesin pencari hanya menampilkan sampai 71 karakter)

Lihat contoh di bawah ini:

  • Tren Baru Gadget Cerdas di GadgetTek Expo 2014
  • GadgetTek Expo 2014 Menyajikan Tren Baru dalam Dunia Gadget Cerdas

Yang kedua gagal. Tidak menarik, membosankan, dan terlalu panjang.

Karena itu, menjaga judul artikel tetap simpel dan tidak terlalu panjang, adalah salah satu upaya mendapatkan judul posting yang baik.

Cara memperbaikinya:
Usahakan panjang judul tidak lebih dari 71 karakter, atau kurang lebih 8 – 10 kata, kecuali jika Anda benar-benar memiliki alasan kuat untuk melakukan sebaliknya.

3. Tidak fokus ke manfaat

Judul posting Anda harus menawarkan suatu manfaat kepada pembaca: Mengapa mereka perlu membacanya?

Sebagai contoh, coba, seandainya Anda tengah berkunjung ke satu blog, dan menemukan dua judul berikut ini:

  • CTR Google Adsense
  • 10 Cara Terbaik Meningkatkan CTR Google Adsense

Kira-kira mana yang Anda klik?

Yang pertama gagal, karena tidak menarik, tidak jelas, dan lebih jauh lagi: tidak menawarkan manfaat kepada kepada pembaca.

Cara memperbaikinya:
Pastikan Anda fokus kepada manfaat yang ingin Anda berikan kepada pembaca.

4. Terlalu menjanjikan yang berlebihan

Jika Anda ingin agar setiap orang mengklik artikel Anda, barangkali Anda bisa menulis:

Terbukti! Ini yang Anda Butuhkan untuk Mendapatkan $100 per Hari dari Adsense

Apakah Anda akan mendapatkan banyak trafik dari judul di atas? Ya. Pasti! Tapi, jika ternyata yang Anda tawarkan adalah hanyalah berupa 5 tips optimasi unit iklan Adsense, jelas Anda akan mengecewakan banyak orang.

Ingat, mereka yang kecewa, tidak akan kembali lagi mengunjungi blog Anda!

Dan betul, saya benar-benar pernah membaca judul ‘cara mendapatkan $100 per hari dari Adsense’, yang ternyata isinya adalah tutorial membuat ‘laporan pendapatan Adsense palsu’.

Saran saya, jangan pernah menjanjikan sesuatu yang lebih dari apa yang benar-benar Anda tawarkan di dalam artikel Anda.

Cara memperbaikinya:
Coba bertanya pada diri sendiri: ‘Jika saya membaca judul ini, apa yang saya harap bisa dapatkan darinya? Apakah isi ini memenuhi harapan tersebut?’ Jika tidak, ganti judul Anda menjadi lebih realistis.

5. Tidak mengandung keyword

Saya membedakan judul posting menjadi 2 jenis:

Pertama, judul posting yang mengandung keyword atau kata kunci. Biasanya judul jenis ini, jelas, simpel, langsung mengacu ke manfaat dari artikel yang ditawarkan, dan secara umum, judul artikel jenis ini sangat baik digunakan.

Kedua, judul posting yang kreatif. Biasanya tidak terlalu pedulikan kata kunci, tapi lebih kepada gaya bahasa, keren, menarik, kontroversial, atau sedikit aneh. Jenis ini, bukannya buruk. Tidak jarang judul yang kreatif juga bekerja dengan sangat baik.

Untuk lebih jelas, mari saya kasih contoh. Misalkan Anda sedang menulis sebuah peluang usaha internet. Anda dapat membuat judul:

  • Peluang Terbaru Mendapatkan Uang dari Internet di 2014
  • Peluang Terbaru: Kerja Cepat, Hasil Hebat, Untung Berlipat!

Kira-kira menurut Anda, mana yang lebih baik?

Judul pertama, lebih berhasil memberikan gambaran tentang isi dari artikel, serta pastinya lebih bagus di mata mesin pencari, karena mengandung kata kunci penting di dalamnya.

Judul kedua, terlihat begitu bagus, menarik, tapi gagal memberitahu kepada pembaca, apa yang akan mereka dapatkan. Lebih jauh, tidak mengandung kata kunci penting di dalamnya.

Di sinilah tantangannya. Yang terbaik, tentu saja, adalah menggabungkan antara kreatifitas dan kesederhanaan kata kunci yang menjadi target. Tapi, untuk menuju kesana, jelas Anda butuh banyak berlatih dan berlatih, sampai Anda menemukan ‘gaya’ milik Anda, tapi tetap ‘ramah’ untuk mesin pencari.

Cara memperbaikinya:
Setiap judul mesti dengan jelas menerangkan kepada pembaca apa manfaat yang mereka dapatkan dari artikel Anda. Jika Anda dihadapkan kepada pilihan, antara judul posting yang kreatif dan judul yang jelas dan mengandung kata kunci penting, pilihlah yang kedua.

Nah, sekarang giliran Anda. Kesalahan mana yang pernah Anda lakukan dalam membuat judul posting yang baik? Apakah Anda memiliki tips lain? Silakan berbagi melalui komentar.

Dan jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, kiranya bisa membagikannya kepada yang lain. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

14 Komentar