Menulis Konten

3 Cara Mudah Membuat Posting Anda Lebih Personal

Salah satu cara membuat pembaca Anda tertarik tertarik terhadap posting blog Anda adalah dengan menulis artikel yang lebih personal.

Dalam hal ini, adalah membuat posting Anda lebih berupa sebuah percakapan, seolah Anda tengah berbicara langsung dengan pembaca.

Jika Anda melakukan hal ini dengan baik, akan membuat pembaca Anda ikut terlibat di dalam tulisan Anda, mereka menjadi titik pusat artikel Anda. Lebih jauh membuat mereka terkesan dan menikmati setiap artikel yang Anda sajikan, menarik mereka untuk berkomentar misalnya.

Jelas bukan?

Tapi, yang jadi masalah adalah masih banyak blogger menulis artikel yang datar, ‘garing’, terlihat begitu formal.

Inilah yang mesti Anda rubah, jika ingin mendapatkan perhatian lebih dari pembaca. Dan di bawah adalah tips sederhana, yang membuat tulisan Anda lebih personal, lebih berupa percakapan sehari-hari, yang terbukti diminati oleh pembaca.

1. Berbicaralah langsung dengan pembaca Anda

Pada saat Anda menulis, bayangkanlah Anda sedang berbicara kepada satu orang pembaca saja.  Tuju orang tersebut dengan kata ‘Anda’. Ini membuat seolah Anda benar-benar sedang berhadapan dengan pembaca dan berbicara empat mata dengan mereka.

Jangan pula sungkan menggunakan kata ‘saya’. Ini akan membuat tulisan Anda lebih personal lagi. Sebagai contoh Anda mungkin menulis:

“Ketika seseorang memulai blogging, ada banyak pertanyaan tentang…..”

Ini terdengar biasa, tidak personal, tidak ada sentuhan pribadi. Sebaliknya Anda bisa menulis:

“Ketika saya mulai blogging, ada banyak pertanyaan di kepala saya…..”

“Ketika pertama kali blogging, mungkin Anda bertanya tentang…..”

Ini lebih personal, lebih mampu ‘bicara’ kepada pembaca. Lebih jauh tentang ini, silakan baca: Alasan Anda Harus Menggunakan Kata ‘Saya’ dan ‘Anda’ di Dalam Artikel.

2. Gunakan bahasa sehari-hari

Hindari sebisa mungkin menggunakan kata-kata yang kompleks, kecuali jika Anda benar-benar memerlukannya. Penggunaan istilah asing, jika memang ada padanannya juga sebaiknya dihindari, kecuali berupa istilah yang terlanjur populer dan sudah begitu memasyarakat.

Jika dalam tulisan Anda menggunakan banyak istilah, sampaikan sejak awal agar pembaca bisa memahami tulisan dengan baik. Terangkan sejelas mungkin istilah atau kata-kata yang bisa membuat pembaca bingung.

3. Gunakan kalimat aktif

Hal ini pernah saya sampaikan sebelumnya dalam artikel: 4 Hal Ini Membuat Anda Menjadi Penulis yang Lebih Baik dari Hari Kemarin! dan kali ini saya menyampaikannya kembali, karena ini adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan setiap kali Anda menulis artikel.

Hindari menggunakan kalimat negatif, karena bisa melemahkan tulisan Anda dengan menyembunyikan subyek (orang yang melakukannya). Contoh:

Pasif:
“Banyak kesalahan telah dilakukan pada saat memulai blogging…..”

Aktif:
“Saya membuat banyak kesalahan ketika pertama kali blogging…..”

Memang tidak selamanya kalimat negatif itu salah, namun seringkali Anda bisa mencari kalimat-kalimat negatif dan mengubahnya menjadi kalimat positif untuk membuat tulisan Anda lebih bertenaga.

Itulah 3 tips yang bisa saya sampaikan, yang dapat membantu Anda menghasilkan tulisan yang lebih personal, tulisan yang lebih ‘bercakap-cakap’ dengan pembaca Anda.

Jika Anda memiliki tips lainnya? Silakan berbagi melalui komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

4 Komentar