Menulis Konten

Alasan Anda Harus Menggunakan Kata ‘Saya’ dan ‘Anda’ di Dalam Artikel

Apakah Anda menginginkan blog Anda mendapatkan lebih banyak trafik, komentar, orang berlangganan via email serta sharing di media sosial?

Saya yakin jawabannya, pasti: iya!

Jika demikian, maka Anda harus belajar bagaimana menggunakan kata ‘saya’ dan ‘anda’ secara efektif dalam setiap artikel.

Jika Anda menulis artikel ilmiah, atau pun laporan bisnis, mungkin Anda akan menghindari untuk menggunakan kata ‘saya’ dan ‘anda’ di dalamnya.

Tapi, pembaca online, termasuk mereka yang membaca blog Anda, justru lebih menginginkan sebuah tulisan yang tidak formal, luwes, lebih bersifat ‘percakapan’ sehari-hari, dan ‘berbicara’ langsung kepada mereka.

Nah, itulah alasan mengapa Anda harus menggunakan kata ‘saya’ dan ‘anda’ lebih banyak dalam setiap artikel yang Anda buat.

Di bawah ini, saya mencoba mengulas beberapa hal mendasar tentang penggunaan dua kata ini secara efektif guna meningkatkan kualitas tulisan menjadi lebih personal, lebih mengena di hati pembaca.

Menggunakan kata ‘anda’

Jika Anda melihat posting-posting di blog Portal Uang ini, maka Anda akan menemukan banyak di antaranya terdapat kata ‘anda’ pada judul artikel, seperti:

dan masih banyak lagi lainnya.

Coba perhatikan. Apakah judul-judul tersebut masih cukup menarik seandainya tidak menyertakan kata ‘anda’ di dalamnya? Saya kira tidak. Dan saya berharap Anda setuju dengan dalam hal ini.

Kata ‘anda’, apabila digunakan akan membuat posting Anda lebih bersifat personal, tidak generik. Hal ini bisa membangun sebuah hubungan kuat antara Anda dan pembaca.

Pakailah kata ‘anda’ pada artikel Anda berikutnya, dan lihat apa yang terjadi.

Namun demikian, ada satu kesalahan yang masing sering saya lihat, dimana beberapa penulis menggunakan kata ‘anda’ dalam bentuk jamak, seperti ‘anda semua’, ‘anda sekalian’ dan sebagainya. Mereka menulis kalimat-kalimat seperti:

  • “Beberapa di antara Anda, yang mungkin membaca blog ini …..”
  • “Kebanyakan Anda akan melakukan ….”
  • “Anda semua memerlukan sesuatu ….”

dan kalimat-kalimat lain yang senada. Ini adalah sebuah kesalahan!

Ingatlah, setiap orang membaca posting Anda sendiri-sendiri. Anda tidak sedang bicara kepada mereka di dalam auditorium secara bersama-sama.

Berikan sentuhan pribadi, jangan pernah menggunakan kata ‘anda’ dalam bentuk jamak. Biarkan mereka merasa spesial, seperti Anda sedang berbicara secara khusus empat mata dengan pembaca.

Kapan harus menghindari menggunakan kata ‘anda’?

Ada saat dimana Anda tidak boleh menggunakan kata ‘anda’ dan ini sangat jelas, yaitu ketika Anda menulis tentang sesuatu yang negatif atau bersifat kritis.

Seperti contoh, Anda harus mengganti kalimat: “Anda adalah orang yang malas”, dengan kalimat: “beberapa orang memiliki rasa malas”, dan kalimat-kalimat lainnya yang senada itu.

Menggunakan kata ‘saya’

Menggunakan kata ‘saya’ sangat sesuai ketika Anda sedang menyampaikan tentang opini atau pengalaman pribadi.

Mungkin Anda berpikir bahwa menggunakan kata ‘saya’ terlalu banyak akan membuat pembaca merasa bosan, tapi jika dilakukan dengan baik, kata ‘saya’ mampu memberi nyawa ke dalam tulisan, sekaligus memberi sentuhan pribadi yang mengesankan.

Namun, ada beberapa hal mesti diperhatikan. Di bawah saya berikan beberapa contoh ketika Anda mencoba berbagi pengalaman atau pendapat pribadi dengan menggunakan kata ‘saya’ dengan baik.

  • Anda berbagi kegagalan atau rasa frustasi diri sendiri. Anda bisa menulis, “Saya merasa, memang tidak mudah untuk tidak menjadi orang yang malas”. Dengan kalimat ini, pembaca merasa bahwa Anda berada di pihak yang sama dengan mereka, sehingga membuat mereka lebih nyaman membaca artikel Anda.
  • Anda berbagi kesuksesan. “Saya berhasil melakukannya ….. Anda pun pasti mampu melakukannya pula”. Intinya, disini Anda menekankan bahwa pembaca pun bisa melakukannya sebaik yang telah Anda raih.
  • Anda berbagi sepenggal cerita kehidupan Anda. Buatlah pembaca merasa terkesan, karena mereka merasa mengenal Anda sebagai ‘seseorang’.

Satu hal penting lainnya, Anda tetap harus memberi nilai dan manfaat kepada pembaca. Anda tidak sedang menulis sebuah catatan harian. Tapi Anda sedang berbagi nilai kepada orang lain. Ketika Anda menulis sesuatu yang bersifat ‘egosentris’, melulu tentang ‘saya’, maka Anda harus benar-benar jelas memiliki poin penting untuk pembaca Anda.

Kapan harus menghindari menggunakan kata ‘saya’?

Jika Anda sedang menulis tentang hal mengajarkan sesuatu kepada pembaca, hindari pemakaian kata ‘saya’ yang tidak perlu, karena selain tidak bermanfaat juga akan terlihat berlebihan dan membosankan.

Contohnya seperti terlalu banyak menggunakan kalimat seperti: “menurut saya….”, “dalam pemikiran saya….”, “saya rasa….” dan kalimat semacam itu.

Ini sama sekali tidak perlu. Pembaca sudah tahu, bahwa apa yang Anda tulis adalah pendapat Anda, maka Anda tidak perlu mengulang-ngulang menegaskan hal tersebut.

Nah, bagaimana? Apakah Anda telah memaksimalkan kata ‘saya’ dan ‘anda’ dalam setiap posting yang Anda buat?

Atau Anda memiliki pendapat lain? Silakan berbagi melalui komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

13 Komentar

  • @fauzy.
    terima kasih atas apresiasinya terhadap PortalUang mas Fauzy….

    Memang ngeblog, bukan semata berkutat dengan SEO dan adsense, tapi lebih luas dan lebih penting lagi, adalah bagaimana menyajikan konten yang bagus tuk pembaca.

    Sukses selalu, salam….

  • entah kenapa saya senang sekali membaca artikel ini. seorang blogger biasanya selalu membaca artikel2 yg berkutat tentang seo, adsense dan kali ini saya menemukan artikel yang sangat fresh. Menanggapi isi artikel ini, saya sendiri sangat setuju karena saya termasuk tipe blogger dengan gaya penulisan seperti itu sampai sampai kata anda menempati posisi ke 4 jumlah kata terbanyak pada GWT…

  • @media.
    ya betul sekali, makanya kita harus pintar2 memilih kata yg tepat, 🙂 mengenai penggunaan kata 'kita' itu ckp bagus, tapi dalam beberapa hal kata 'anda' tetap lebih baik, terutama utk tulisan berupa how to atau yg lebih bersifat otoritatif.

  • Penempatan kata yang tepat sangat berpengaruh dan menjadikan artikel lebih menarik untuk dibaca. Kalau penempatan kata "kita" bagaimana sob ?, klo ane seringya peke kata "kita".

  • @yogie.
    semoga ke depan kita dapat menulis lebih baik lagi Mas Yogie. 🙂

    @heri.
    ya betul sekali mas Heri. Ayo diperbaiki, hehe..

    terima kasih atas komen dan kunjungannya.

  • Memang segala sesuatu itu harus ditempatkan pada tempatnya 🙂
    Selama ini saya kurang memperhatikan penggunaan kata-kata tersebut. ternyata banyak sekali pengaruhnya ya 🙂