Menulis Konten

Jenis Posting Blog: Inspirasi Untuk Tulisan Anda!

Sebagai blogger, pernahkah Anda tidak tahu harus menulis apa? Seakan ide di kepala Anda telah kering dan habis?

Saya sering! Menyedihkan memang, padahal saya telah menetapkan target sehari minimal dapat menulis 1 artikel.

Setelah sekian lama menekuni blogging, saya akhirnya menemukan bahwa setiap posting blog memiliki karakteristik masing-masing, kemudian dari situ saya mencoba membaginya ke dalam jenis-jenis posting blog.

Nah, pada saat-saat sulit tersebut, dimana seolah saya tidak tahu lagi bagaimana cara membuat artikel, biasanya saya menggali jenis-jenis posting blog yang bisa saya tulis, guna mendapatkan ide tulisan.

Di bawah ini saya sajikan untuk Anda 19 jenis posting blog, yang dapat membantu Anda mengatasi kebuntuan untuk menghasilkan artikel baru berikutnya.

1. Posting Intruksional / tutorial

Posting instruksional mengajarkan kepada orang-orang bagaimana cara melakukan sesuatu. Karena salah satu alasan orang melakukan pencarian adalah karena mereka ingin mengetahui bagaimana cara melakukan sesuatu, maka posting jenis ini dapat mendatangkan trafik yang lumayan bagi blog Anda.

Artikel instruksional, jika berhasil mendapatkan rank yang bagus di mesin pencari, tak pelak lagi bisa mendatangkan pengunjung untuk waktu yang jangka panjang.

2. Posting Informatif

Ini adalah jenis posting sederhana dan lebih umum, dimana Anda memberi informasi tentang suatu topik. Posting ini bisa berupa artikel definisi pendek, atau bisa berupa penjelasan panjang tentang bermacam aspek dari niche blog Anda. Ini merupakan kunci dasar kesuksesan situs semacam wikipedia, misalnya.

3. Posting Review / ulasan

Kata lain yang paling banyak dicari di internet adalah kata ‘review’. Setiap saya berencana membeli apapun, terutama untuk secara online, saya selalu menyempatkan mencari ulasan tentang produk tersebut, saya ingin mendengar pendapat orang-orang tentangnya. Dan ada banyak sekali orang seperti saya itu, termasuk Anda bukan?

Sebuah review dapat muncul dalam berbagai bentuk dan kedalamannya. Juga bisa diterapkan pada hampir semua apapun yang dapat Anda bayangkan. Berilah pendapat secara adil, serta minta juga pendapat dari pembaca Anda.

Sebuah posting berupa ‘review’, dapat menjadi satu posting yang hebat dan bertahan untuk waktu yang cukup lama. Nah, sudahkah Anda menulis sebuah review?

4. Posting ‘masalah’

Saya tidak ingat lagi dimana saya pernah mendapatkan data ini, bahwa salah satu kata yang paling banyak dicari di Google, yang dikaitkan dengan suatu produk adalah kata ‘masalah’, ‘kelemahan’ dan kata ‘kekurangan’. Seperti misalnya, ‘masalah samsung galaxy 4’, ‘kekurangan bbm di android’ dan sebagainya.

Ini hampir sama dengan posting review di atas, namun disini lebih fokus kepada sisi kekurangan dan kelemahannya.

Satu hal perlu diingat dalam menulis artikel jenis ini. Jangan pernah menulis karena sentimen pribadi, tapi jika Anda benar-benar menemukan ‘masalah’ pada satu produk ataupun satu hal, maka posting jenis ini, bisa menjadi salah satu artikel terbaik Anda.

5. Posting Interview

Sesekali, ketika Anda kehabisan ide apa yang ingin Anda katakan, biarkan orang lain yang berbicara melalui sebuah interview. Hal ini bukan saja bernilai bagi pembaca Anda yang mendapatkan opini dari seorang pakar di niche Anda, tapi juga barangkali Anda dapat menemukan satu ide bagus sebagai bahan tulisan Anda sendiri nantinya.

Satu tips dari saya, bila Anda bermaksud mewancarai seseorang: jangan memberatkan mereka dengan banyak pertanyaan. 2 – 3 pertanyaan berkualitas, akan lebih mendapatkan respon positif, dibandingkan banyak pertanyaan sekaligus.

6. Posting berupa daftar item

Satu cara termudah untuk menulis sebuah posting blog adalah dengan membuat artikel berisi daftar item tertentu. Artikel semacam: 8 Cara Menyukseskan Posting yang Gagal5 Tips Utama Menjadi Blogger Produktif, 10 Alasan Utama….., 25 Kesalahan dalam….. dan semacamnya, adalah beberapa contoh dari posting jenis ini.

Tips tambahan jika Anda membuat posting daftar item, dimulai dengan membuat daftar singkat berupa frasa atau beberapa kata, kemudian masing-masing dikembangkan menjadi 2 – 3 kalimat, Anda bisa memperoleh satu artikel berseri (bersambung) yang perlu beberapa hari untuk menuntaskannya. Inilah yang membuat saya menulis artikel seri: Tips Sukses Google Adsense.

7. Posting tautan (link)

Untuk membuat posting jenis ini, Anda cukup mencari posting berkualitas dari blog atau situs lain, dan menautkannya ditambah pendapat pribadi Anda serta alasan mengapa Anda membuat tautan ke mereka.

Satu hal yang mesti Anda lakukan ketika membuat posting jenis ini adalah, menulis komentar, pendapat atau pun sanggahan pribadi Anda sendiri. Ini yang membuat posting Anda tetap unik, berkualitas dan bernilai bagi pembaca.

Memang, semakin banyak konten asli milik Anda, semakin bagus, tapi sesekali tidak adalah salahnya membuat link ke posting milik orang lain yang bermanfaat.

8. Posting profil

Posting jenis ini pun hampir mirip seperti review, tapi lebih fokus kepada orangnya. Pilihlah seseorang yang ‘cukup menarik’ di niche Anda, lalu lakukanlah riset terhadapnya, kemudian sajikan kepada pembaca Anda.

Poin penting dalam menulis profil seseorang ini adalah, ceritakan bagaimana mereka mencapai posisi mereka saat ini, perjuangan mereka. Tulis pula karakteristik unik mereka, apa yang mereka lakukan, yang sekiranya akan membuat pembaca Anda terinspirasi mencapai kesuksesan yang sama. Ini bisa menjadi posting yang sangat berharga.

9. Posting perbandingan

Hidup penuh dengan 2 atau lebih pilihan yang ada. Tulislah perbandingan antara 2 produk, layanan, atau suatu cara pendekatan yang berbeda. Sajikan sisi positif dan negatif dari masing-masing pilihan tersebut.

Secara umum posting jenis ini mirip seperti sebuah review, namun dengan fokus yang lebih luas lagi. Saya menemukan bahwa posting perbandingan ini bekerja sangat baik pada blog yang mengulas produk atau layanan tertentu, dimana orang-orang mencari ‘perbandingan antara produk A dan produk B’ lebih mendalam.

10. Posting riset

Kita bisa melakukan riset terhadap hal apapun. Berapa banyak blogger sukses dengan niche tertentu? Siapa saja mereka? Berapa rata-rata penghasilan Adsense dari 1000 pengunjung per hari? Apa merk gadget yang paling disukai ABG alay? Hehehe….

Ya, informasi tertentu, data dan statistik, selalu menarik untuk diketahui. Sajikanlah di blog Anda. Posting riset ini memang agaknya memakan banyak waktu untuk membuatnya, tapi ia akan menjadi posting yang luar bisa jika Anda mampu mengambil sebuah kesimpulan yang menginspirasi banyak orang.

11. Posting kumpulan

Jujur, saya agak kesulitan menamai jenis posting ini. Ini semacam perpaduan unik antara posting riset dan posting tautan.

Di sini Anda menentukan topik yang menurut Anda menarik bagi pembaca Anda. Lalu Anda mulai melakukan riset apa yang dikatakan orang lain tentang topik tersebut. Setelah Anda menemukannya, kemudian setiap pendapat tadi, Anda kumpulkan menjadi satu (disertai kutipan singkat dan link), terakhir ditambah dengan review atau opini Anda sendiri. Satu posting yang bernilai untuk dibagikan oleh pembaca Anda. Cobalah!

12. Posting kontroversial

Dapatkan gairah terhadap satu kejadian atau topik, gali ide dan opini Anda, lalu sampaikan apa yang terlintas dalam benak Anda, apa adanya! Biarkan Anda bebas mengeluarkan unek-unek, ketidaksetujuan, atau ‘kemarahan’ terhadap suatu hal.

Jenis posting ini biasanya sangat bagus memancing suatu diskusi yang hangat (panas?), dan cenderung memicu kontroversi. Dan yang jelas, ini adalah sesuatu yang menyenangkan jika Anda melakukannya dengan spirit yang positif.

Hanya saja, berhati-hatilah. Karena posting jenis ini pun bisa mengundang komentar pedas dan miring, serta dapat mempengaruhi reputasi Anda. Namun, jika dilakukan dengan tepat, hasilnya bisa menjadi luar biasa!

13. Posting inspiratif

Ini kebalikan dari posting ‘kemarahan’ di atas, yaitu posting yang inspiratif dan memotivasi. Sampaikanlah satu cerita sukses, atau bagaimana pahit getir seseorang dalam mewujudkan apa yang saat ini telah dicapai.

Orang-orang senang mendengar cerita sukses yang memotivasi mereka mencapai sukses yang sama di suatu bidang tertentu. Temukan kisah contoh kesuksesan dari pengalaman Anda sendiri atau orang lain, dan sajikan kepada semua orang.

14. Posting ulasan dan prediksi

Posting jenis ini, kerap kita temukan saat pergantian tahun. Dimana orang mengulas tahun yang telah dilalui, lalu membuat prediksi tentang perkembangan apa di niche mereka, yang akan terjadi di tahun yang segera menjelang. Satu posting yang cukup menarik banyak orang.

15. Posting hipotesis

Saya belum sempat menulis posting hipotesis sampai saat ini. Tapi, saya melihat posting tentang ‘bagaimana jika…..’ selalu menarik untuk disimak.

Nah, pilihlah satu topik di niche Anda, yang ada kemungkinan terjadi perubahan-perubahan tertentu, lalu mulailah memolesnya menjadi kalimat: ‘Bagaimana jika…..’

‘Bagaimana Jika Apple dan Samsung Melakukan Merger?’, ‘Apa yang Terjadi Jika Blogspot Dihapus Google?’

16. Posting kritikan

 Posting yang ‘menyerang’ selalu menjadi salah satu bagian dari dunia blogging (saya pun pernah beberapa kali menulisnya), namun saat ini saya lebih memilih posting yang ‘mengkritik’ dibandingkan ‘menyerang’.

Memang posting bernada kritikan tajam adalah sah-sah saja, tapi saya lebih menyukai untuk menemukan sisi positif dari segala sesuatu yang dilakukan oleh orang lain, serta memberi solusi alternatif atau saran yang membangun, di saat saya tidak menyukai apa yang mereka lakukan.

Terlepas dari itu, satu posting berupa kritik terhadap sesuatu atau hal yang dilakukan oleh pihak lain, bisa menjadi posting bagus di blog Anda. Ia bisa mendatangkan banyak trafik dan perhatian.

17. Posting fiksi

Cerita fiksi selalu menarik. Tulislah cerita yang inspiratif, sebuah cerpen atau bahkan puisi. Jika selain menulis hal-hal teknis, Anda pun memiliki imajinasi liar yang kreatif, cobalah menulis posting jenis ini.

Bagaimana jika Anda membuat sebuah cerita bersambung setiap sabtu pagi?

18. Posting perdebatan

Suka menyukai debat yang sehat. Posting berisi pertentangan antara dua pendapat berbeda bisa bekerja baik di sebuah blog. Perdebatan bisa terjadi antara 2 orang, antar sesama blogger, antara blogger dan pembacanya, dan antara blogger dengan … dirinya sendiri!

Ya. Cobalah Anda menuliskan dua pertentangan pendapatan, kekurangan dan kelebihannya, dalam satu posting blog. Anda akan terkejut, karena mendapatkan suatu artikel dengan keseimbangan yang menawan!

19. Posting yang melibatkan pembaca

Tulislah posting yang melibatkan pembaca secara langsung dan mintalah respon dari mereka. Luncurkan sebuah jajak pendapat (polling), penawaran hadiah, atau pun sebuah kuis. Posting jenis ini lebih bertujuan berdialog langsung dengan pembaca, mendekatkan, mempererat hubungan dengan mereka.

Paling tidak Anda harus memiliki satu di blog Anda. Jika belum, Anda bisa menulisnya saat ini juga.

Bagaimana? Masih kekurangan ide bagi tulisan Anda? Atau adakah jenis posting yang tidak saya sebutkan pada daftar di atas? Kini giliran Anda yang bicara.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

7 Komentar