Desain Blog

5 Kesalahan Umum Kolom Komentar dan Cara Memperbaikinya

Kolom komentar blog Anda adalah sarana bagi pengunjung untuk berkomunikasi dengan Anda dan juga dengan sesama pengunjung lainnya. Disana, pengunjung mungkin bertanya atau sekadar mengucapkan terima kasih atas pengetahuan yang Anda bagikan.Manfaat komentar, di dunia blogger amatlah penting. Maka dari itu, sudah seharusnya, sebagai blogger Anda memperhatikan masalah komentar ini.

Semakin banyak komentar yang masuk, semakin baik. Komentar menunjukkan bahwa blog Anda cukup populer, Anda bisa mendapatkan masukan berharga, serta membantu menjadikan pengunjung blog Anda menjadi pembaca setia.

Di bawah ini adalah 5 kesalahan paling umum seputar masalah komentar, yang jika Anda berusaha memperbaikinya, akan semakin banyak komentar yang Anda terima, ujung-ujungnya, semakin banyak pula Anda mendapatkan pembaca setia.

1. Anda bahkan tidak pernah menggunakan kolom komentar sendiri
Ini sebuah kesalahan yang banyak dilakukan oleh blogger. Mereka bekerja keras dengan blog mereka, menulis artikel hebat, membagikannya di sosial media, tapi tidak membalas komentar yang masuk.

Hal ini membuat blog Anda terlihat tidak ‘ramah’. Lambat laun, trafik ke blog Anda akan menurun karena pengunjung baru berpikir bahwa Anda tidak benar-benar peduli dengan pembaca.

Komentar ibarat ‘kunci’ bagi blog Anda. Jika Anda selalu membalasnya, akan lebih banyak lagi pembaca baru yang akan menjadi pembaca setia Anda.

Cara memperbaikinya:
Periksa, apakah ada komentar yang belum Anda jawab? Jika ya, jawablah segera, lalu jadikan itu sebuah kebiasaan rutin.

Anda mungkin tidak harus menjawab seluruh komentar yang ada, tapi paling tidak jawablah semua komentar yang berupa pertanyaan.

2. Menggunakan captcha
Saya pernah menyinggungnya dalam artikel: cara merpermudah orang lain berkomentar, dan memang ini adalah salah satu hal yang paling mengganggu bagi mereka ingin meninggalkan komentar di blog Anda.

Saya benci CAPTCHA!

Cara memperbaikinya:
Jika saat ini Anda menggunakan capctha, maka sebaiknya matikan segera. Jika tujuan Anda menggunakannya adalah untuk mencegah masuknya komentar spam, ijinkan saya menyampaikan bahwa komentar spam mungkin Anda terima, tapi saya yakin jumlahnya sangat-sangat sedikit. Kita semua benci yang namanya spam bukan?

Sampai artikel ini ditulis, blog Portal-Uang ini, telah memiliki lebih dari 3.000 komentar, dan dari sebanyak itu, tidak lebih dari 30 komentar yang masuk.

Jadi, kesimpulannya, Anda tidak perlu takut menerima komentar spam, karena memang nyatanya tidaklah banyak spammer di sekeliling kita.

3. Tidak memeriksa komentar masuk
Apakah Anda memoderasi (menyaring) komentar yang masuk di blog Anda? Saya sendiri tidak.

Jika Anda melakukan moderasi komentar, pastikan Anda memeriksanya secara rutin. Jika tidak, ini membuat frustasi pembaca yang ingin meninggalkan komentarnya lagi dan lagi, karena mereka melihat komentar yang kemarin mereka tulis pun belum muncul di blog Anda.

Cara memperbaikinya:
Dedikasikan waktu khusus untuk memeriksa komentar yang masuk. Jika Anda mau mengikuti apa yang saya lakukan, saya memilih untuk sama sekali tidak melakukan penyaringan terhadap komentar yang masuk.

Ini lebih mudah bagi saya, karena semua komentar langsung muncul setiap pembaca membuatnya. Saya tinggal memerikan komentar mana yang mesti saya jawab dan mana yang tidak harus dijawab, juga mana yang perlu dihapus (komentar spam).

4. Tidak ada opsi mengikuti jawaban komentar
Dengan adanya opsi ini, memungkinkan pembaca untuk mengikuti diskusi yang terjadi setelah ia meninggalkan komentar di suatu posting.

Tentu selain bagus untuk promosi blog, juga membantu pembaca mengetahui bahwa Anda telah menjawab pertanyaan mereka.

Cara memperbaikinya:
Kebanyakan blog memiliki opsi ini, namun beberapa saya melihat ada yang tidak memilikinya. Cobalah periksa apakah kolom komentar blog Anda memilikinya? Jika tidak, Anda harus memperbaikinya.

5. Mengijinkan link di komentar
Pada umumnya, tidak ada kepentingan apapun bagi pemberi komentar untuk menulis sebuah link. Yang jadi permasalahan jika Anda mengijinkan live link di komentar, blog Anda bisa dimanfaatkan oleh para tukang nyepam, untuk menebar backlink.

Selain Anda tidak mendapatkan masukan berharga dari pembaca, tidak terjadi diskusi yang baik, pun secara SEO blog Anda pun kurang bagus karena terlalu banyak link keluar.

Cara memperbaikinya:
Anda bisa mengingatkan pembaca agar tidak meninggalkan link di komentar. Jika artikel Anda memang bagus dan menarik untuk dikomentari, biasanya pembaca akan mengerti dan tidak akan meninggalkan link di komentar mereka.

Cara lain, Anda bisa menggunakan script di bawah ini, untuk menghapus setiap link di komentar secara otomatis.

<script src=’http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.5/jquery.min.js’ type=’text/javascript’/>
<script type=’text/javascript’>
$(function() {
$(&#39;#comments p&#39;).find(&#39;a&#39;).remove();
});
</script>

Tempatkan script tersebut, sebelum </head>, maka semua live link di komentar akan dihapus secara otomatis.

Nah, itulah 5 kesalahan paling umum pada kolom komentar. Apakah Anda menemukan kesalahan komentar lainnya? Silakan berbagi melalui komentar.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

2 Komentar

  • @anonim.
    Ada pemberitahuan. Pada tab Setelan di dasbor, masuk ke pengaturan Seluler dan Email, terus masukkan alamat email di bagian Email Pemberitahuan Komentar.

  • Nice post, ada ga pemberitahuan lewat email bila ada komentar yang masuk ke blog kita, sehingga kita lebih mudah mengetahuinya