Menulis Konten

Bagaimana Cara Menulis Artikel Tutorial yang Bagus? Inilah 7 Langkah Mudah Melakukannya!

Salah satu artikel populer yang paling banyak dicari pembaca adalah artikel berupa tutorial, yaitu artikel yang menjelaskan atau mengajarkan bagaimana melakukan sesuatu, langkah per langkah secara runut dan mudah.

Jika Anda melakukan riset, betapa banyak orang mengetikkan kata kunci ‘bagaimana cara….(melakukan atau menyelesaikan sesuatu hal) di mesin pencari. Jelas ini adalah peluang. Sungguh kesempatan bagus bagi Anda (sebagai penulis blog), untuk meraih pembaca.

Menyediakan konten pilar berupa artikel ‘bagaimana melakukan sesuatu’ di blog, adalah sebuah strategi yang sangat baik dalam rangka membangun blog yang sukses.

Nah, melalui artikel ini saya ingin menyampaikan 7 langkah mudah, bagaimana menulis artikel tutorial secara baik dan benar.

1. Tentukan topik dan tujuan

Setiap artikel hebat, selalu berawal dari ide yang hebat. Begitu pula dengan artikel tutorial yang ingin Anda buat.

Cobalah untuk menggali, memikirkan secara mendalam: ‘Apa yang ingin dipelajari orang-orang di niche Anda?’ Beberapa contoh, misalnya:

  • Bagaimana cara bisa menabung uang lebih banyak? (keuangan keluarga)
  • Bagaimana Cara Berkomentar Cerdas? (blogging dan tulis-menulis)
  • Bagaimana Mengatasi Konflik dalam Sebuah Hubungan (pengembangan diri)

Dan masih banyak lagi yang bisa Anda gali lebih dalam.

Satu hal yang mesti diperhatikan baik-baik dalam menulis artikel tutorial ini adalah: jika pembaca mengikuti instruksi Anda, mereka akan memperoleh atau mencapai sesuatu.

Cobalah menempatkan diri sebagai pembaca, apakah Anda menginginkan cara yang paling mudah, cara yang langsung mencapai sasaran, atau penjelasan yang sedikit lebih kompleks?

Yang harus dilakukan:

Mulailah dari satu ide ‘bagaimana melakukan sesuatu’ sesuai niche atau topik blog Anda, lalu tulislah ide tersebut. Jangan berpikir dulu hal lainnya, seperti judul artikel dan sebagainya, tulis saja ide yang ingin Anda angkat. Anda bisa memulainya dari situ.

2. Menyusun langkah dari awal sampai akhir

Sebelum Anda mulai menulis artikelnya, Anda perlu menyusun terlebih dahulu semua langkah tutorial yang akan diangkat. Tulislah dulu semua langkah, dari awal sampai akhir.

Jika Anda tidak melakukan langkah ini, maka Anda mungkin akan melewatkan satu langkah penting atau Anda akan kesulitan untuk fokus terhadap tulisan Anda dan melebar kemana-mana.

Selain itu, mungkin Anda memiliki beberapa pilihan dalam melakukan satu langkah tertentu. Nah, disini Anda perlu memilih cara mana yang terbaik yang ingin digunakan. Atau hal-hal lain, seperti misalnya:

  • Memilih urutan langkah terbaik
  • Mulai dari langkah yang termudah, terus sampai yang tersulit
  • Menandai beberapa langkah yang mungkin bisa dianggap sebagai langkah tambahan atau optional.

Pikirkan artikel tutorial seperti sebuah resep masakan, yang menjelaskan setiap tahap dengan segamblang mungkin.

Jika Anda sedikit kesulitan mengidentifikasi langkah per langkahnya, cobalah berpikir terbalik. Yaitu dari ‘hasil’ lebih dulu, dan bertanya: sebelumnya apa yang harus dilakukan? Sebelumnya apa lagi? Sebelum ini, apa lagi? Dan seterusnya.

Yang harus dilakukan:

Tulislah langkah-langkah bagaimana melakukan sesuatu. Anda mungkin membutuhkan 6 – 10 langkah, itu adalah angka yang cukup bagus. Jika lebih dari 10 langkah, cobalah menggabungkan beberapa langkah menjadi satu, atau kalau ada, tandai satu langkah tertentu sebagai langkah tambahan (optional).

Jika tidak bisa, maka sebaiknya Anda memikirkan untuk membaginya ke dalam 2 artikel atau lebih.

3. Membuat kalimat pembuka

Sekarang Anda sudah membuat kerangka artikel, yaitu semua langkah-langkah tutorial yang telah Anda susun dengan baik. Maka, saatnya Anda membuat kalimat pembuka, sebuah kata pengantar.

Sebagian penulis (saya juga kadang melakukannya), lebih menyukai menulis kalimat pengantar ini setelah selesai menulis bagian utama artikel. Jadi, jika Anda sedikit kesulitan atau lebih nyaman seperti itu, Anda bisa kembali lagi mengeditnya nanti setelah menulis isi utama.

Sebagai panduan, kalimat pembuka semestinya:

  • Menjelaskan tentang apa posting tersebut, dan apa yang akan dicapai (diperoleh) pembaca di akhir nanti.
  • Memberi alasan ‘mengapa’ pembaca perlu membacanya. Ceritakan tentang manfaat yang akan didapat.
  • Menyampaikan kepada pembaca jika ada hal-hal yang mesti disiapkan atau dimiliki sebelum mengikuti langkah-langkah tutorialnya. Seperti misalnya, alat tertentu (software mungkin), atau bisa juga pengetahuan dasar tentang apa yang diajarkan.

Satu hal, jangan terlalu menghabiskan waktu dan tersendat di dalam membuat kalimat pembukaan ini, Anda bisa selalu kembali lagi nanti untuk memperbaikinya.

Yang harus dilakukan:

Tulislah kalimat pembuka, atau kata pengantar untuk artikel tutorial Anda. Bisa hanya berisi beberapa kalimat saja sampai beberapa paragraf. Jaga tetap simpel, jangan terlalu panjang dan bertele-tele.

4. Menulis uraian setiap langkah

Di langkah ini, Anda siap menguraikan setiap langkah yang telah disusun tadi. Dan langkah ini cenderung lebih mudah, karena Anda telah memiliki kerangka dan tinggal menguraikannya saja satu per satu.

Anda bisa menambahkan screenshot, gambar atau foto, untuk menunjukkan kepada pembaca akan seperti apa kira-kira hasil yang didapat dari setiap langkah yang dibuat.

Ada beberapa pendekatan dalam menguraikan langkah-langkah tutorial ini, dan di bawah ini mungkin bisa jadi inspirasi buat Anda:

  • Sertakan pengalaman pribadi. Jelaskan bagaimana Anda melakukannya. Pendekatan ini, biasanya lebih disukai oleh pembaca.
  • Berikan contoh pada setiap langkah.
  • Beri saran atau langkah alternatif kepada pembaca, yang bisa dilakukan oleh pembaca.
  • Menyampaikan dengan gaya instruksi langsung, seperti bagian ‘Yang harus dilakukan’ pada artikel ini.

Yang harus dilakukan:

Uraikan setiap langkah tutorial Anda, secara runut dari awal sampai akhir. Jika Anda merasa kesulitan dan terhenti, coba untuk berpikir: ‘bagaimana cara termudah saya menjelaskan ini kepada seorang kawan?’

5. Membuat kesimpulan dan call to action

Ketika Anda telah sampai dan telah menyelesaikan langkah terakhir, artikel Anda masih belum benar-benar selesai. Anda perlu membuat kalimat penutup berupa kesimpulan dan ajakan melakukan sesuatu kepada pembaca. Tanpa adanya ini, artikel Anda tampak seperti ‘berhenti’ tiba-tiba dan tidak tuntas.

Untuk membuat sebuah kesimpulan, Anda bisa:

  • Berupa rangkuman. Jelaskan apa yang seharusnya dapat dicapai oleh pembaca.
  • Memberi saran apa yang harus dilakukan lebih lanjut, atau alternatif lain yang bisa dicoba.
  • Mengajak dan menekankan kepada pembaca, agar benar-benar mengikuti langkah per langkah secara runut serta ‘melakukannya’, bukan hanya sekadar membacanya.
Sedangkan untuk call to action, berarti Anda mesti meminta kepada pembaca untuk melakukan sesuatu, idealnya adalah sesuatu yang menjadi goal Anda, seperti misalnya:

  • Jika Anda menginginkan lebih banyak komentar, maka mintalah kepada pembaca ‘tinggalkan komentar di bawah’ atau ‘bagikan pengalaman Anda melalui komentar’.
  • Jika Anda ingin banyak share di sosial media, maka mintalah kepada pembaca ‘jika Anda menyukai tulisan ini, klik disini untuk membagikannya’.
  • Jika tujuan Anda mendapatkan penjualan, sampaikan kepada pembaca ‘Anda dapat mempelajari lebih dalam dan tuntas mengenai …… di ebook saya, tersedia di …..’.
  • Dan seterusnya ….

Untuk mengetahui lebih jauh tentang call to action, dan mengapa itu penting, silakan baca: Call to Action: Membuat Artikel Lebih ‘Menggigit’.

Yang harus dilakukan:

Buatlah kesimpulan dan call to action untuk menutup artikel tutorial Anda. Mungkin Anda perlu berhenti sejenak memikirkan kembali apa yang jadi goal Anda menulis artikel itu dalam membuat call to action.’

6. Memperbaiki judul artikel

Mungkin ada telah memiliki judul artikel yang deskriptif, seperti: ‘Bagaimana Cara Menyetem Gitar’. Itu memang bukan judul yang buruk, tapi jika mau merubahnya sedikit, Anda akan memiliki judul posting yang lebih menarik lagi bagi pembaca.Dan ini beberapa tips mudah memperbaiki judul posting:

  • Tambahkan angka: 7 Langkah Bagaimana Cara Menyetem Gitar
  • Tambahkan kata sifat: Bagaimana Cara Menyetem Gitar: 7 Langkah Mudah
  • Tambahkan ‘siapa’: Bagaimana Cara Menyetem Gitar: Tips Gitaris Dunia
  • Buat lebih personal: Bagaimana Cara Saya Menyetem Gitar dalam 2 Menit 10 Detik
Tentu saja, contoh saya berikan hanyalah sekadar contoh. Anda bisa berkreasi lebih baik. Untuk ulasan lebih jauh tentang membuat judul posting yang baik, mungkin artikel ini bisa membantu:

Yang harus dilakukan:

Perbaiki judul posting menjadi lebih menarik. Mungkin Anda mendapati beberapa pilihan yang sama bagus, jika perlu tanyakan kepada teman, mana yang lebih baik.

7. Edit artikel Anda

Ini langkah terakhir, dan saatnya Anda membaca kembali tulisan Anda dari awal sampai akhir. Tidak ada siapapun yang menulis artikel langsung sempurna sejak pertama, dan dengan sedikit mengeditnya, akan memberi perbedaan besar.Jika memungkinkan, kembalilah keesokan harinya untuk mengedit. Atau bila perlu, cetak artikel Anda. Dengan begitu Anda bisa lebih fresh, memiliki sudut pandang baru dalam menilai tulisan Anda sendiri.Pada saat melakukan pengeditan, Anda mungkin bisa melakukan:

  • Memeriksa kembali, apakah ada langkah yang terlewatkan. Atau memastikan semua langkah adalah yang terbaik, termudah untuk diikuti.
  • Memastikan Anda telah menjelaskan segala sesuatunya sejelas-jelasnya. Buang kalimat-kalimat yang tidak perlu atau membuat bingung pembaca.
  • Memeriksa kesalahan ketik dan tata bahasa. Tulisan yang banyak mengandung kesalahan ejaan, akan terkesan asal-asalan dan tidak memikat.

Yang harus dilakukan:

Edit kembali artikel Anda. Mulailah dari gambaran besarnya: apakah ada langkah yang terlewatkan. Lalu dilanjutkan dengan perbaikan kata, kalimat, dan ejaan.

Nah, jika Anda telah mengikuti semua langkah di atas, maka sekarang artikel tutorial Anda telah ‘sempurna’ dan siap disajikan kepada pembaca setia Anda. Dan ia akan menjadi salah satu artikel utama, artikel pilar blog Anda, yang akan mendatangkan trafik lebih banyak lagi.Apakah Anda memiliki tips tambahan lainnya? Adakah yang saya lewatkan?

Saya ajak Anda untuk berbagi melalui komentar. Dan bila Anda merasa artikel bermanfaat, saya sangat berterima kasih bila Anda bisa membagikannya kepada kawan.Sukses selalu!

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

4 Komentar