Blogging Dasar

3 Cara Tak Biasa Memiliki Cukup Waktu untuk Blogging

Membangun blog yang sukses, amat membutuhkan banyak waktu. Apalagi bagi Anda yang ngeblog di sela-sela kesibukan pekerjaan lain.

Belum lagi kita juga harus menyisihkan waktu untuk pasangan, bermain bersama keluarga, menjalankan hobi, sungguh menemukan cukup waktu untuk ngeblog, jadi sesuatu yang tidak mudah.

‘Saya sangat ingin membangun blog yang sukses, tapi kendala utama saya adalah: saya tidak punya cukup banyak waktu!’

Apakah Anda juga merasakan keadaan yang sama?

Anda mungkin telah menjalankan berbagai tips meningkatkan produktivitas dalam blogging. Mungkin juga Anda telah berusaha ‘mencari’ tambahan waktu untuk ngeblog, seperti bangun lebih pagi lagi, mengurangi waktu menonton tv atau pesbukan. Namun, nyatanya Anda masih tetap saja merasa tidak memiliki cukup waktu untuk blog Anda.

Jika Anda masih merasa kesulitan mencari waktu tambahan, mengapa tidak berusaha memaksimalkan waktu yang telah Anda miliki saat ini?

Dan inilah 3 hal yang dapat Anda lakukan:

1. Mengurangi frekuensi posting

Jika ada yang mengatakan, bahwa untuk sukses membangun blog, Anda harus memposting artikel setiap hari, Anda tidak perlu mengikutinya.

Betul, jika Anda memiliki waktu (dan mampu), membuat posting setiap hari adalah yang terbaik. Namun, jika Anda bukanlah seorang full-time blogger, tidak perlu memaksakan diri untuk melakukannya. Ada banyak blog sukses yang hanya menghadirkan 1 artikel per minggunya. Karena sesungguhnya, satu-satunya aturan dalam blogging, adalah tidak ada aturan pasti!

Selain itu, ada keuntungan lain dengan hanya menulis posting lebih sedikit; Anda memiliki lebih banyak waktu untuk memperdalam, memperluas dan menyajikan kualitas terbaik di setiap artikel Anda.

Anda memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan riset, mengumpulkan data, memberi sesuatu yang lebih kepada pembaca. Ini jelas lebih baik, jika dibandingkan Anda menghadirkan artikel setiap hari dengan asal-asalan, berkualitas rendah, dan tidak mengesankan pembaca.

Yang diperlukan disini adalah konsistensi. Meskipun satu minggu Anda hanya mampu menghadirkan 1 konten baru, jika dilakukan secara konsisten, dengan memperhatikan kualitas konten Anda, maka Anda memenuhi syarat menjadi blogger sukses.

2. Temukan sistem yang lebih cepat

Apakah Anda terlalu banyak menghabiskan waktu untuk setiap artikel yang Anda tulis? Anda memulai dengan banyak ide setengah jadi, lalu Anda langsung berusaha menulisnya secara liar, kesana-kemari, mencari referensi, memperbaiki setiap kalimat yang telah Anda tulis, menambahkan gambar dan sebagainya.

Anda menyusahkan diri dalam menyiapkan konten tanpa rencana! Banyak waktu yang terbuang.

Jika demikian, sudah saatnya Anda menemukan sistem yang lebih baik dan cepat untuk menyajikan konten blog. Sistem yang membuat Anda menyelesaikan tugas dengan lebih terarah. Fokus pada satu topik dalam satu waktu, membuat plan, lalu menulisnya, terus, tanpa berusaha mengedit apa yang telah Anda tulis setiap saat. Itu akan banyak menghemat waktu.

Begitu pula dengan banyak pekerjaan blogging lainnya. Seperti misalnya, Anda seringkali bingung dan melupakan hal apa saja yang harus dilakukan dalam menulis artikel. Maka Anda bisa membuat ceklist untuk diri Anda sendiri, seperti:

  • Membuat kerangka
  • Menulis
  • Mengedit
  • Menambahkan gambar
  • Menambahkan link
  • Membuat meta desciption
  • Dan seterusnya
Jadikan itu sebuah kebiasaan, maka Anda akan banyak sekali menghemat waktu.

3. Tidak perlu menjawab semua komentar

Dulu saya melakukannya. Ya, saya menjawab semua komentar yang masuk, walau sekedar berbalas ucapan terima kasih. Namun, lama kelamaan, seiring semakin banyaknya komentar yang masuk (saat ini, dari semua blog, saya mendapatkan tidak kurang dari 100 komentar baru setiap hari), saya merasa banyak menghabiskan waktu untuk menjawab komentar satu per satu.

Menjawab komentar memang hal penting yang harus dilakukan seorang blogger. Karena itu Anda harus menjawab komentar berisi pertanyaan yang relevan dengan topik artikel yang bersangkutan atau komentar yang cukup menarik untuk ditanggapi.

Tapi, Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk sekedar membalas ‘terima kasih kembali’ satu persatu.

Dengan demikian Anda memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan tugas blogging lainnya yang lebih penting, seperti menulis konten baru, atau mempromosikan blog di sosial media, dan sebagainya.

Cobalah 3 hal di atas selama seminggu ini, dan lihatlah berapa banyak waktu yang bisa Anda hemat. Semoga Anda tidak lagi mengatakan: ‘Masalah utama saya, saya tidak memiliki waktu yang cukup untuk blogging!’

Bagaimana? Adakah hal lain yang bisa Anda tambahkan? Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

6 Komentar