Menulis Konten

5 Tips Menghadirkan Posting yang Memikat

Salah satu kunci paling penting untuk membangun blog yang sukses, adalah menyajikan konten yang istimewa.

Kali ini, kembali saya menulis tips bagaimana menghadirkan artikel yang tidak hanya dibaca, tapi juga membuat pembaca terpikat dan ingin berkunjung lagi dan lagi.

1. Kejujuran itu utama

Blog yang ditulis dengan suara kejujuran dan apa adanya, serta dengan jelas menunjukkan siapa penulisnya, jauh lebih berpeluang menjadi populer.

Tunjukkan siapa diri Anda dan konten Anda secara jujur dan terbuka, maka Anda akan memiliki pembaca setia yang terus bertambah.

Jujur, dalam hal ini, mencakup beberapa aspek. Misalnya, jika Anda tidak menguasai suatu hal, maka jangan menulis tentangnya, seolah Anda mengetahui luar dalamnya. Jangan menulis tentang mendapatkan uang dari blog, jika Anda belum pernah mendapatkannya.

Begitu pun dalam hal percobaan yang pernah Anda lakukan. Jangan hanya menceritakan apa-apa yang bekerja dengan baik, jangan melulu berbicara tentang keberhasilan Anda, namun ceritakan pula kegagalan Anda. Itu akan lebih diterima dengan  baik oleh pembaca.

2. Pilihlah warna dan gaya penulisan yang sesuai

Kalau diibaratkan musik, pilihlah nada yang tepat. Setiap blog memiliki target audiens yang berbeda.

Kenali siapakah audiens Anda?

Siapa yang akan membaca tulisan-tulisan Anda?

Mengapa?

Apakah mereka mencari informasi profesional dan sebuah diskusi mendalam? Atau hanya mencari informasi hiburan yang memancing tawa?

Kenali, apa yang menjadi harapan pembaca blog Anda. Setelah itu, Anda tentukan dengan cara dan gaya seperti apa, untuk menyajikan konten kepada mereka, dan tetaplah dengan gaya itu secara konsisten.

3. Jangan pernah hanya memberi link

Ngeblog memang kegiatan yang menyita banyak waktu. Itu memang sebuah konsekuensi. Akhirnya, tidak sedikit blogger (dengan bermacam alasan) hanya membuat posting berupa link ke halaman situs lain yang mereka rasa berguna untuk pembaca.

Jangan pernah melakukan ini. Pembaca tidak sedang ingin mencari informasi yang mereka inginkan dari deretan link di posting Anda. Mereka datang adalah untuk mendengarkan suara Anda.

Dan satu hal lain, jika Anda hanya menghadirkan link kepada pembaca, bisa jadi akhirnya pembaca menganggap bahwa situs yang Anda rekomendasikan jauh lebih baik daripada blog Anda sendiri, lalu berpaling selamanya.

Memberi link, bukannya tidak boleh. Namun, jika Anda memberikan link (dan memang dalam berbagai kesempatan itu perlu), pastikan Anda memberi sebuah alasan kepada pembaca agar tetap berada di blog Anda, dengan memberi sinopsis, review, pandangan dari kacamata Anda sendiri terhadap isi dari link yang Anda sajikan.

Ingatlah selalu, kumpulan link tanpa konteks, adalah cara mudah untuk kehilangan pembaca, alih-alih menarik minat mereka.

4. Tulislah dengan paragraf pendek

Penampilan visual memiliki nilai sama pentingnya dengan konten itu sendiri. Oleh karena itu, tulislah artikel dalam paragraf-paragraf kecil (untuk amannya, tidak lebih dari 3 – 4 kalimat) untuk memberi ruang visual yang nyaman.

Kebanyakan pembaca akan membaca sepintas lalu sebuah posting blog, sebelum memutuskan akan membacanya secara detil atau tidak. Jika posting Anda terdiri dari blok-blok teks panjang, ini akan ‘menakuti’ pembaca. Seolah tulisan Anda terlihat berat, ruwet, dan kebanyakan mereka akan segera pergi.

Karena itu, berilah ‘ruang putih’ yang cukup banyak, agar posting Anda terlihat lebih nyaman, tidak menakutkan, serta menarik untuk dibaca sampai tuntas. Bukan itu saja, dengan menulis paragraf tetap ringkas akan mengajak pembaca untuk mengeksplorasi blog Anda lebih dalam lagi.

5. Berilah atribusi

Jangan mengambil resiko dicap sebagai pelanggar hak cipta, pencuri konten, atau seorang plagiator konten milik orang lain.

Jika Anda menemukan informasi yang menarik di situs atau blog lain, dan Anda ingin membahasnya di blog Anda sendiri, pastikan Anda memberi atribusi ke mereka dan memberi link sumbernya. Ini jauh lebih dihargai oleh pembaca Anda, dibandingkan mereka tahu bahwa blog Anda tidak lebih hanya sebuah tempat daur ulang informasi dari blog lain.

Itulah tips menulis artikel atau posting blog yang baik. Sebaik apa sebuah blog, bisa diukur dari sebaik apa artikel di dalamnya. Semoga bermanfaat.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

6 Komentar