Freelancer

Kesalahan yang Membuat Gagal Sebagai Freelancer

Sebuah kenyataan yang cukup menyedihkan: tidak sedikit freelancer pada akhirnya gagal!

Sungguh amat disayangkan, di saat banyak orang mulai melirik dan berniat menekuni profesi sebagai freelancer, justru mereka yang telah lebih dulu berkecimpung malah mengalami kegagalan.

Memang, ada kesalahan umum freelancer yang bisa menyebabkan kegagalan, dan itu semua bisa dihindari jika mau. Lalu, bagaimana jika Anda merasa telah melakukan semuanya dengan baik, namun tetap menemui kegagalan?

Beberapa penyebab kegagalan freelancer tampak seperti sebuah misteri, namun saya yakin pasti ada hal-hal yang bisa dicermati jika ditilik lebih dalam lagi.

Nah, pada posting kali ini, saya ingin mengungkap beberapa penyebab kegagalan sebagai feelancer yang seringkali justru tidak disadari. Dan nanti, pada bagian komentar, Anda boleh menambahkan pengalaman Anda sendiri mengenai hal ini.

5 penyebab tersembunyi gagal sebagai freelancer:

1. Hati Anda tidak di situ

Dengan kata lain, Anda tidak benar-benar ingin menjadi seorang freelancer. Anda hanya melihat orang lain melakukannya, lalu Anda ikut-ikutan. Atau pun Anda baru kehilangan pekerjaan utama, dan melirik menjadi freelancer sampai Anda menemukan pekerjaan yang baru.

Profesi freelancer, membutuhkan komitmen yang kuat. Anda akan sulit menjaga komitmen tersebut, jika hati Anda tidak benar-benar ingin menjadi frelancer sesungguhnya.

2. Skill Anda belum sampai

Dunia freelancer, adalah dunia yang penuh persaingan. Anda bersaing dengan ribuan freelancer lainnya dari seluruh dunia. Dan untuk bertahan di dalamnya, Anda butuh kemampuan atau skill yang sangat-sangat  baik!

Jika Anda adalah ‘pemula’, atau pun baru saja memulai di bidang yang digeluti, dunia freelance mungkin akan terasa ‘berat’. Yang terbaik adalah terus mengasah kemampuan dan keterampilan. Suatu saat, Anda akan menjadi ahli yang banyak dibutuhkan dengan bayaran tinggi.

3. Pelayanan yang buruk

Pelayanan kepada klien adalah hal yang teramat penting. Jika Anda orang yang sulit membangun komunikasi, tidak sabar, mungkin akan menemui banyak kendala dalam menjaga klien yang ada.

Kecuali Anda memiliki kemampuan dan skill yang teramat-amat spesial, yang sulit dicari tandingannya, maka pelayanan dan komunikasi yang baik, amat diperlukan untuk sukses sebagai freelancer.

4. Terlalu cepat menyerah

Tahukah Anda, berapa lama saya mendapat job pertama saya? 2 bulan! Pada saat Anda baru masuk, tidak akan ada orang yang mengenal Anda dan skill yang Anda tawarkan. Butuh waktu untuk memupuk nama baik kepada calon klien.

Apakah Anda terbiasa memulai sesuatu tanpa menyelesaikannya? Jika kendala kecil, seperti kritik dari klien pertama, sudah cukup membuat Anda berhenti untuk menyelesaikan proyek, sepertinya dunia freelance bukan untuk Anda.

5. Tidak benar-benar bekerja

Apakah Anda berpikir, bahwa seorang freelancer tidak harus bangun pagi, istirahat sesukanya, dan berhenti bekerja kapan saja? Jika ya, berarti Anda salah.

Seorang freelancer yang telah beberapa lama menjalani profesi ini, pasti akan merasa bahwa menjadi freelancer butuh kerja keras. Benar, Anda bisa dan bebas menentukan jadwal kerja Anda sendiri, kapan saja Anda suka. Tapi, jika Anda menginginkan penghasilan full, maka Anda pun harus bekerja full pula.

Jika Anda terjun sebagai freelancer, karena Anda berpikir dengannya bisa memperoleh uang dengan mudah dan kerja sedikit saja, maka saya pastikan Anda akan kecewa.

Itulah beberapa hal yang membuat Anda gagal sebagai freelancer, yang seringkali tidak disadari sepenuhnya. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Jika Anda belum menemui kesuksesan sebagai freelancer, mungkin itu bukan akhir segalanya. Coba tanyakan hal di bawah ini kepada diri sendiri:

1. Apakah Anda benar-benar ingin menjadi freelancer?
Atau Anda malah kecewa menjadi seorang freelancer? Jawablah dengan sepenuh kejujuran hati.

2. Apakah Anda bersedia bekerja keras?
Jika Anda ingin menjadi freelancer sukses, apakah Anda bersedia bekerja lebih keras lagi?

3. Apakah orang lain mengatakan bahwa Anda baik di bidang yang Anda kerjakan?
Seringkali, kita tidak menyadari hal ini sepenuhnya. Tanyakan kepada teman atau orang lain akan dapat membantu.

Jika Anda menjawab ketiga pertanyaan di atas dengan ‘tidak’, maka sepertinya profesi sebagai freelancer tidaklah cocok bagi Anda.

Sebaliknya, jika Anda menjawab semuanya dengan ‘ya’, maka tetap ada harapan Anda akan sukses sebagai freelancer di kemudian hari. Yang dibutuhkan hanya tekad, niat dan keseriusan menjalani profesi ini.

Nah, bagaimana dengan Anda? Bagikan pengalaman melalui komentar.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar