Desain Blog

Bounce Rate: Apakah Blog Anda Hancur Karenanya?

Bounce rate  (rasio pentalan) adalah sebuah angka yang mengukur seberapa berkualitas trafik yang blog Anda terima.

Ada cukup banyak hal yang mempengaruhi nilai bounce rate ini, beberapa darinya dapat kita kontrol, dan ada pula yang tidak.

Selain itu, sebenarnya tidak ada patokan yang pasti mengenai bounce rate ini, sehingga saya bisa mengatakan, bahwa sebenarnya tidak ada nilai ‘bounce rate yang buruk’ atau ‘bounce rate yang buruk’  yang sesungguhnya. Meskipun begitu, terlepas dari itu semua, Anda selalu dapat berusaha memperbaikinya.

Baca: 24 Cara Bagus Memperkecil Bounce Rate

Pada dasarnya, nilai bounce rate digunakan untuk menilai seberapa banyak orang yang mengunjungi blog Anda, berapa banyak halaman yang mereka buka dan berapa lama mereka bertahan di blog Anda. Semakin kecil nilainya, semakin baik. Tapi, itu bukan satu-satunya indikator absolut terhadap kualitas trafik yang Anda miliki.

Nah, sebelum Anda menganggap bahwa bouce rate menghancurkan blog Anda, Anda mesti mengetahui dari mana angka tersebut berasal.

Pertama
Jika blog telah dikenal baik dan luas di blogosphere, dengan nilai bounce rate antara 30 – 40 persen secara konsisten, lalu tiba-tiba pada rentang waktu tertentu nilainya naik menjadi 70 – 80, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Sebuah blog yang telah dikenal baik, bisa jadi memiliki trafik berulang dalam jumlah yang cukup besar. Yaitu pengunjung setia blog Anda, yang telah membaca hampir seluruh konten yang ada. Ketika mereka berkunjung untuk kesekian kalinya, mungkin mereka hanya tertarik pada artikel terbaru, lalu mereka selesai dan pergi.

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, mereka akan kembali lagi untuk membaca posting terbaru Anda berikutnya. Cuma, karena mereka telah membaca semua posting lainnya, maka tidak ada alasan mereka untuk tinggal berlama-lama.

Kedua
Blog yang telah dikenal sangat baik, juga dapat menarik jumlah trafik ‘aneh’ yang cukup banyak dari mesin pencari. Ingat, search engine akan melihat seluruh kata kunci yang ada, bahkan kata kunci yang Anda sendiri tidak menyadarinya.

Sebagai contoh, misalnya Anda menulis nam ‘Agnes Mo’ sebagai contoh di tengah artikel tentang cara menulis artikel yang baik. Lalu, mesin pencari akan melihat kata kunci ‘Agnes Mo’ dan memasukkan blog Anda pada indeks untuk kata kunci tersebut, meskipun sesungguhnya blog Anda memiliki topik yang tidak relevan sama sekali.

Alhasil, orang-orang yang mengklik link di hasil pencarian, lalu masuk ke blog Anda berharap menemukan berita tentang Agnes Mo, dan ketika ternyata mereka tidak menemukannya, kemungkinan besar mereka akan mengabaikan dan pergi begitu saja.

Kedua hal di atas, adalah  faktor di luar kontrol yang akan sangat mempengaruhi nilai bounce rate menjadi buruk. Jadi, tidak ada yang bisa kita lakukan dengan kedua hal itu.

Namun demikian, beberapa hal di bawah ini sepenuhnya dapat kita kontrol untuk mempertahankan nilai bounce rate yang baik.

Navigasi buruk

Jika link Anda tidak bekerja, atau pengunjung merasa kesulitan menemukan apa yang mereka cari, maka mereka cenderung meninggalkan blog Anda sesegera mungkin.

Desain buruk

Terlalu terang, terlalu riuh, terlalu ramai, terlalu gaduh dan terlalu-terlalu lainnya membuat pengunjung terganggu dan pergi.

Lebih jauh tentang desain yang baik dan buruk, silakan baca: Yang Baik dan Buruk: Desain Iklan di Blog.

Halaman yang ‘ramai’

Menjejali halaman dengan iklan Adsense, iklan banner, form opt-in, survey, polling, gadget twitter, gadget facebook dan apapun yang menurut Anda akan menarik perhatian lebih dari pengunjung. Pada kenyataannya justru malah sebaliknya.

Pengunjung blog tidak bisa menemukan konten yang mereka cari, karena dikacaukan oleh seabrek hal lain yang mengganggu, sehingga mereka cukup menekan tombol back dan pergi.

Pop-ups

Memasang pop-ups di blog, seperti menaruh tukang pukul berbadan besar dan beringas persis di depan pintu masuk toko Anda. Banyak orang merasa amat terganggu dengan pop-ups, mereka bahkan tidak berniat masuk lagi ke blog Anda.

Konten tidak relevan

Bila judul posting Anda menjanjikan satu hal, sedangkan konten Anda tidak memenuhinya atau malah memberi hal lainnya, pembaca akan langsung pergi bahkan sebelum mereka mencapai ujung artikel Anda.

Loading lambat

Banyak pembaca yang memiliki koneksi pas-pasan. Jika blog Anda butuh waktu terlalu lama untuk dibuka, maka mereka tidak akan bertahan untuk menunggu.

Pentingnya link internal

Membuat link internal, yang menuntun pembaca kepada posting relevan lainnya akan membuat mereka menggali blog Anda lebih dalam lagi. Bahkan bagi mereka yang telah berkunjung berkali-kali pun, bisa jadi melewatkan posting terdahulu yang menarik bagi mereka.

Sedangkan bagi pengunjung baru, link internal adalah cara yang sangat bagus untuk mengenalkan kepada mereka segala sesuatu tentang konten blog Anda.

Karenanya jelas, membuat link internal yang baik dan cukup dapat sangat mempengaruhi berapa lama waktu yang dihabiskan pengunjung di blog Anda, dan pada gilirannya akan membuat nilai bounce rate Anda semakin baik.

Itulah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki dan mempertahankan nilai bounce rate.

Pertanyaan selanjutnya:

Mengapa nilai bounce rate menjadi begitu penting?

Secara mendasar, semakin lama pengunjung menghabiskan waktu di blog Anda, semakin besar peluang mereka menjadi pembaca dan pengunjung setia (yang akan berkunjung lagi dan lagi), semakin besar peluang terjadinya konversi. Seperti membeli produk yang ditawarkan, atau sekedar mengklik iklan yang ada.

Selain itu, kini mesin pencari (search engine), juga mulai menaruh perhatian besar terhadap nilai bounce rate ini untuk menentukan posisi pada indeks mereka.

Kesimpulannya adalah, nilai bounce rate yang tinggi tidak akan serta merta menghancurkan blog Anda. Jadi, tidak ada yang perlu ditakutkan dalam hal ini. Namun, apapun yang Anda lakukan untuk menurunkan nilainya, akan membuka peluang sukses lebih besar bagi blog Anda.

Bagaimana pendapat Anda? Berapa nilai bounce rate Anda saat ini? Apakah Anda merasa kesulitan memperkecil nilainya? Mari berbagi melalui komentar.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

20 Komentar

  • @monica.
    hehe…. salam kenal kembali,,, terima kasih deh kalau begitu, sudah menjadi pembaca PortalUang…

    saya kira bounce rate naik tapi diiringi dg lonjakan trafik tidak perlu terlalu dipikirkan. Penyebab bounce rate naik pun bermacam-macam dan tidak selamanya buruk. bagi blog yg telah dikenal baik, bisa saja lebih banyak pembaca yg hanya membaca tulisan terbaru saja, krn artikel lainnya sudah dilahap semua. So… BR memang salah satu indikator apakah website kita sehat atau tidak, tapi itu bukan satu2nya sinyal, selama trafiknya sendiri masih sehat dan terus bertumbuh..

    sukses selalu.

  • Mas Gee, salam kenal
    Saya silent reader portal uang neh selama ini, terima kasih ya artikel-artikel mas sangat membantu..
    oh iya mas sekitar 2 mingguan ini bounce rate saya melonjak naik, ya memang pageview sehari juga naik, padahal upaya2 menurunkan bounce rate sudah saya lakukan, jadi bingung…
    terima kasih mas..

  • @indra.
    jika diterjemahkan kira2 seperti:
    "maaf, Anda menggunakan akun hosted, karena itu kode iklan ini akan menampilkan ruang kosong jika dipasang di situs di luar mitra Google. Bla… bla… "

    intinya itu hanya peringatan, bahwa kode iklan tidak menampilkan iklan jika dipasang di luar mitra host (seperti website / blog dg custom domain atau hosting sendiri).

  • mas maaf sebelumnya oot..
    mau tanya mas kenapa saat mau nambah unit iklan baru kok ada peringatan seperti ini??

    "You currently have a host-only account, so this ad code will show as a blank space outside of host partner sites. To find out how to get live ads on other websites, please refer to our Help Center."

    padahal sebelumnya nggak muncul seperti itu .
    oiya , sebagai tambahan, aku juga baru diterima di GA baru 3 hari..
    mohon penjelasannya mas,, terima kasih,..

  • y betul, bot sangat berpengaruh. tentang bouncer rate yg naik, memang banyak sekali faktor2nya. bukan hanya masalah relevansi kw, tapi jg desain dsb. Sukses selalu.

  • kalau sy suka heran mas, begitu traffic naik tajam dan stabil tapi bounce rate juga naek
    padahal kalau sy liat dianalytic, keyword yg masuk semuanya relevan sama konten karena sy ga suka nembak2 keyword tapi isinya beda sama judul.

    apakah bot juga pengaruh? soalnya sy perhatikan yg bounce rate 100% asalnya dari bot

  • @ilham.
    ya betul, meskipun seperti pada artikel ini, tidak selamanya begitu. Namun, pastikan kita telah melakukan upaya2 yg perlu dilakukan tuk memperkecil nilai bounce rate/

    @edi.
    ya betul itu, hehe…

%d blogger menyukai ini: