Google DFP

Membuat Order Pengiklan: Tutorial DFP

Pada artikel sebelumnya, Anda telah berhasil membuat unit iklan dan menempatkan kode di blog Anda. Nah, sekarang Anda perlu membuat ‘iklan’-nya, atau unit yang telah Anda buat tadi tidak akan menampilkan apa-apa.

Untuk itu, klik tab Order, seperti yang telah saya jelaskan secara singkat pada artikel ‘mengenal apa itu DFP Small Business’.

Namun sebelum itu, untuk mempermudah Anda memahami bagaimana cara kerja Order dan Line items, berikut saya berikan satu contoh kasus:

Katakanlah, Anda mendapat order pemasangan iklan langsung di blog dari sebuah perusahaan alat-alat elektronik, anggap saja namanya: Elektrika.

Maka kemudian Anda perlu membuat sebuah Order dengan nama ‘Elektrika’, berikut data kontak dan detil lainnya, seperti email, orang yang bertanggung jawab dan lain sebagainya.

cara membuat order baru di dfp
Untuk membuatnya, klik tombol ‘New Order’. Isikan nama ‘elektrika’. Kemudian klik pada kolom Advertiser, lalu pilih Add a new company.

Pada kolom Type Anda memiliki 3 pilihan:

1. Advertiser = Orang yang ingin memasang iklan di blog Anda.

2. Ad network = Jaringan periklanan online, seperti Google Adsense dan lainnya.

3. House advertiser = Usaha milik Anda atau iklan milik sendiri yang ingin Anda tampilkan di blog.

membuat advertiser baru di dfp
Pada kolom Name, beri nama ‘Elektrika’. Lalu klik tombol Save.
Berarti Anda telah berhasil membuat profil pengiklan baru. Jika nantinya Anda ingin mengeditnya, Anda dapat melakukannya melalui tab Admin, lalu klik Companies.

Sekarang kita kembali ke halaman ‘New order’.

membuat order baru di DFP
Kolom berikutnya adalah ‘Trafficker’. Ini biasanya Anda isi dengan alamat email Anda. Jika Anda memiliki beberapa orang yang ikut menangani DFP Small Business, Anda dapat membuat akun pengguna baru untuk mereka. Trafficker adalah orang yang bertanggung jawab menangani Advertiser pada DFP.

Jika Anda mengklik ‘Optional order fields’, Anda dapat melengkapi order dengan data-data tambahan lainnya, seperti nama kontak, catatan tambahan dan sebagainya. Isi sesuai kebutuhan.

data tambahan order DFP
Berikutnya, anggap saja perusahaan ‘Elektrika’ tadi, ingin menjalankan 2 jenis kampanye iklan mereka di blog Anda. Satu untuk produk LED TV 52″, dan satunya lagi untuk produk Home Theater 8.1 keluaran terbaru mereka.

Maka, Anda perlu membuat 2 buah Line items bagi pengiklan ini. Anda bisa melakukannya, dengan membuat Line items pertama saat membuat order untuk ‘Elektrika’.

Nama Line items pertama ini sesuai contoh, Anda beri nama: LED TV 52″

line items di DFP

Untuk masing-masing kampanye iklan, pengiklan akan memberi Anda beberapa banner (dapat berupa gambar, flash, HTML dan sebagainya) yang disesuaikan dengan ukuran unit iklan yang Anda sediakan.

Jika Anda mengklik kolom Inventory size di bawah kolom Name, Anda membuka menu dropdown yang berisi semua ukuran unit iklan yang tersedia pada inventori Anda. Pilih ukuran sesuai yang dipesan oleh Advertiser.

Di bawahnya lagi, Anda menemukan Setting (setelan) untuk kampanye yang sedang dibuat. Anda dapat mengatur tipe, awal dan akhir waktu penayangan iklan, kuantitas (berdasarkan impresi atau klik) harga dan lainnya.

setting line item order doubleclick for publisher (DFP)

Mengenai penjelasan detil tentang Line items ini, silakan baca: Penjelasan Lengkap Tentang Line Items DFP.

Kemudian di bawahnya lagi, yaitu Add tergeting. Sekarang Anda bisa memilih Ad units atau Placement yang telah dibuat sebelumnya, dimana Anda akan menampilkan banner dari kampanye ini. Tergantung dari ukuran yang Anda tentukan di atas, di sini hanya akan ditampilkan ukuran Ad units yang sesuai.

Setelah Anda memilih semua Ad units yang diinginkan, lalu klik tombol Save. Dan sekarang Anda telah berhasil membuat Line items (kampanye) pertama bagi Advertiser ini.

Setelah itu Anda akan dibawa ke halaman baru.

Untuk menambahkan Line items kedua, klik New line items. Dalam contoh ini, dengan nama Home Theater 8.1 dan ulangi persis seperti membuat line items yang pertama tadi.

daftar line items DFP

Kemudian, setelah itu Anda perlu mengklik tombol Approve. Selama Anda tidak mengklik Approve maka semua yang telah dibuat tadi masih dalam kondisi ‘draft’. Anda bisa melakukannya nanti setelah semuanya selesai dilakukan.

Selanjutnya, yang perlu Anda lakukan adalah menambahkan Creatives pada setiap Line items yang ada, yaitu banner iklan yang sesungguhnya dari kampanye iklan yang ingin ditayangkan.

Untuk melakukannya, klik pada nama Line items, lalu klik Add creatives. Setelah halaman upload terbuka, Anda dapat mengunggah file banner yang ada. Format yang valid adalah:  gif, jpg/jpeg, png, swf, js, txt, html dan zip.

Anda bisa melakukannya langsung dengan drag and drop files atau Anda dapat memilih jenis file tertentu. Misalnya, Anda mendapatkan file image JPG dari Advertiser, berarti Anda memiliki Creative berupa image. Maka Anda dapat mengklik link Image, lalu akan muncul form seperti di bawah ini:

membuat creative baru di dfp

Kemudian Anda bisa memberi nama file, url tujuan (destination) dan lainnya, lalu klik Save. Dan selesai!

Jika Anda ingin menggunakan image di tempat lain, Anda dapat memasukkan url gambarnya dengan mengklik “Use a remote image”.

Anda telah berhasil menambahkan Creative pada Line items yang bersangkutan. Sekarang, saatnya Anda menekan tombol Approve seperti yang saya maksud sebelumnya, atau iklan Anda tidak akan ditampilkan. Ingat, terkadang butuh waktu hingga 30 menit sampai Creatives baru berhasil ditampilkan.

Ulangi semua proses untuk semua Creatives yang Anda dapat dari Advertiser, dan selesai sudah. Sekarang DFP Small Business akan menayangkan iklan pertama Anda di blog atau website Anda. Selamat!

Kita lanjutkan tutorial DFP ini pada artikel berikutnya. Nanti kita akan membahas bagaimana menggunakan Google Adsense sebagai Line items di DFP. Semoga bermanfaat. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Berikutnya:

Sebelumnya:

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

7 Komentar