Freelancer

10 Hal yang Harus Diingat Saat Mengerjakan Job Pertama

Mendapatkan job pertama di oDesk tergantung dari profil unik Anda, tes keahlian, cover letter yang bagus dan lain-lainnya. Mendapatkan job pertama, itulah saat yang paling sulit dalam karir Anda sebagai freelancer.

Setelah berhasil memperoleh job pertama, Anda mungkin berpikir bahwa semuanya akan berjalan mulus sejak itu. Tapi, ada beberapa hal yang mesti Anda ingat saat mengerjakan job pertama Anda, agar ke depannya bisa sesuai harapan.

Dan di bawah ini beberapa hal yang mesti Anda perhatikan agar dapat mampu menyelesaikan job pertama Anda dengan baik dan mendapat skor atau rating yang maksimal dari klien.

1. Anda bisa dapat job tanpa skor. Tapi, Anda tidak akan dapat job dengan skor yang buruk

Hal pertama yang harus Anda ingat adalah, Anda harus mendapat feedback skor yang bagus pada job pertama Anda.

Memang, untuk job-job selanjutnya pun, Anda harus berusaha mendapat skor yang baik sepanjang karir Anda sebagai freelancer, namun job pertama ini akan menjadi modal yang amat penting.

Jadi, konsentrasi Anda mestilah memberikan hasil  kerja sesuai kualitas yang diinginkan oleh klien. Anda harus berusaha bekerja dengan ‘segenap hati dan jiwa’ untuk sebisa mungkin mendapat skor 5 pada job pertama Anda. Yakinlah, itu akan sangat membantu untuk kesuksesan Anda.

2. Apapun harus dilakukan untuk memenuhi tenggat waktu

Jika klien meminta Anda untuk menyelesaikan job dalam 2 hari, maka Anda harus menyelesaikannya dalam 2 hari. Keterlambatan akan dapat membuat reputasi Anda jadi buruk dan memperoleh skor yang rendah.

Jika karena satu dan lain hal, Anda tidak sanggup menyelesaikan job sesuai jadwal, segera beritahu klien sedini mungkin beserta alasannya. Dan jika Anda memang tidak punya waktu cukup untuk job tersebut dan tidak sanggup memenuhi tenggat waktu, lebih baik jangan diambil.

3. Beri kualitas terbaik

Ingat, bahwa Anda dibayar karena hasil yang berikan, jadi Anda mesti serius mengerjakannya. Klien telah mengandalkan waktu dan keahlian Anda, pastinya ia mengharapkan hasil dengan kualitas terbaik.

4. Jaga kejujuran

Jika job pertama Anda adalah hourly job (Anda dibayar per jam kerja), maka Anda harus jujur. Jujur pada diri sendiri, sesuai keahlian Anda.

Saya sering mendengar, bahwa jika mendapatkan job hourly, maka Anda harus menghabiskan waktu sebanyak mungkin lebih dari yang seharusnya.

Jangan pernah lakukan itu!

Login sebanyak Anda perlu menyelesaikan pekerjaan tersebut, jangan pernah login jika Anda tidak benar-benar mengerjakannya.

oDesk memiliki sistem tracking yang hebat, dan klien Anda akan dengan mudah mengetahui apakah Anda benar-benar bekerja atau hanya berusaha mengulur waktu guna memperoleh bayaran lebih.

5. Jaga komunikasi yang baik

Beritahu klien tentang perkembangan (progress) dari job yang sedang dikerjakan. Ini untuk memastikan Anda memperoleh feedback yang baik dari faktor ‘communication’.

Jika mereka mengajukan keluhan, permintaan ataupun ingin berdiskusi, sempatkan untuk selalu melayaninya dengan baik.

6. Selalu online di Skype / Google Hangout

Instan messenger paling banyak digunakan adalah Skype dan Google Hangout, jadi jika Anda belum memiliki segeralah buat.

Lalu berikan ID instant messenger Anda kepada klien, agar dapat berkomunikasi di luar oDesk, dan bangun komunikasi yang intens. Ini untuk memastikan Anda mendapatkan feedback bagus pada faktor ‘availability’.

7. Jangan biarkan klien memperalat Anda

Terkadang klien meminta Anda untuk mengerjakan sesuatu secara gratis. Di sini Anda pasti tahu kapan saatnya mengatakan ‘tidak’ kepada klien. Tolak secara halus dan sopan, pada saat Anda menolaknya.

8. Hati-hati terhadap klien penipu

Ya. Tidak dipungkiri ada klien-klien nakal di oDesk, yang biasa memanfaatkan para freelancer baru. Jika misalnya, kontrak fixed price yang disepakati adalah membuat logo, maka Anda tidak perlu memberikan hasil akhir sebelum pembayaran pasti dilakukan.

Anda dapat memberikan gambar sample (beresolusi rendah), atau dengan tanda air nama Anda di atasnya. Setelah semuanya baik, baru Anda berikan semua file yang klien butuhkan.

Baca Sepenggal Cerita Seorang Freelancer Baru, bagaimana pengalaman saya pada saat menerima job pertama. Jangan sampai Anda juga mengalaminya.

9. Minta feedback yang bagus

Setelah kontrak berakhir, dan Anda merasa telah melakukan job dengan baik, minta kepada klien untuk memberikan feedback yang baik.

Tanyakan beberapa hal mengenai job telah selesai dikerjakan, seperti: ‘Apakah Anda puas dengan hasilnya?’, ‘Apakah Anda masih perlu beberapa modifikasi?’, ‘Apakah Anda butuh sesuatu yang lainnya?’.

Pertanyaan-pertanyaan ini bisa membantu klien memberikan skor feedback yang tinggi kepada Anda.

10. Beri penilaian secara jujur kepada klien

Di oDesk, baik contractor (Anda sebagai freelancer) maupun employer (klien yang mempekerjakan Anda), sama-sama memberikan feedback satu sama lain. Karena itu, berilah penilaian secara jujur, apa adanya, karena feedback yang Anda berikan akan terlihat oleh contractor lainnya.

Jika Anda merasa puas bekerja dengan klien, Anda dapat memberikan feedback seperti: ‘…. And I’d like to work with him again in the future. It was a pleasure work with him/her’, atau sejenisnya.

Dan jika misalnya Anda kurang puas, Anda dapat menulis seperti: ‘… but there are some room for improvement in the employer’s management / communication / availability skills’, atau semacamnya.

Nah, itulah 10 hal yang mesti Anda perhatikan pada saat mengerjakan job pertama Anda sebagai freelancer, khususnya jika Anda bekerja melalui oDesk.

Nah, Apakah Anda sudah mendapat job pertama? Bagaimana pengalamannya? Bagikan melalui komentar. Sukses selalu.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar