Blogging Dasar

Ramah dan Rendah Hati: Syarat Lain Sukses Blogging

Keramahan dan kerendah-hatian adalah sesuatu yang mesti dipertahankan di setiap kegiatan yang kita lakukan, tidak terkecuali dalam blogging.

Saya menulis ini, karena kemarin saya sempat senewen saat blogwalking. Setelah meninggalkan komentar di sana, bukannya jawaban yang ramah dan bersahabat saya dapat, yang saya dapat justru bahasa yang ‘nylekit’, cuek bahkan menjurus ke arah sinisme.

Ah… bener-bener: ‘sakitnya tuh di sini!’ Dan ini bukan pengalaman pertama kalinya.

Tapi ya sudah, toh itu hak mereka untuk bersikap seperti apapun! Pada artikel ini, saya hanya ingin mengingatkan:

Sebagai blogger, akan mudah sekali menjadi ‘angkuh’ ketika Anda mulai meraih trafik ribuan per hari, di saat yang lain masih berjuang keras sekali bahkan untuk mendapat trafik 1/10-nya saja.

Tapi, berpikirlah dua kali dulu sebelum memutuskan untuk tidak mau membalas sebuah komentar hanya karena ia dilontarkan oleh seorang pemula!

Ingin alasan yang lebih pragmatis kenapa Anda harus ramah dan rendah hati?

Orang-orang akan lebih suka meninggalkan komentar di blog Anda atau bahkan memberi link ke posting Anda, jika (dan hanya jika), mereka menganggap Anda seorang yang ramah dan rendah hati.

Bahkan jika pun Anda mampu meraih ribuan dolar per bulan dari blog Anda, orang-orang akan menjaga jarak dan enggan lebih dekat dengan Anda jika mereka tidak menyukai sikap Anda sejak awal.

Keramahan dan kerendah-hatian ini, haruslah tercermin dalam setiap aktivitas blogging Anda, mulai dari gaya menulis, membalas komentar sampai berdiskusi di forum-forum dan sebagainya.

Terakhir, tolong Anda menjawab dengan jujur agar saya dapat mengoreksi dan memperbaiki diri, apa penilaian Anda:

Apakah saya termasuk blogger yang ramah? Berikan jawaban melalui komentar.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

18 Komentar

    • ya bos, tuk popular post, sy tampilkan berdasarkan kategori post. Untuk penggunaan di blogspot, entahlah sy tidak paham. tuk wp, sy akan tulis tutorialnya dalam waktu dekat.

  • Damang juragan?…saya orangnya gaptek tapi maksa tea gan untuk urusan blog (sebab otodidak banget) jadi pake android duh,,cape, mata lelah, jari jd kaku ” curhat..hehe tp itu benar, sy baru dua hari yg lalu adsense sy tidak disetujui oleh google adsense, sedih juga cape, tp tetap semangat 45 nih. :). Sampai kesasar ke situs agan, so ada pencerahan tapi masih 1/2 blank untuk mulai memperbaiki blog. Pertanyaannya, saya ingin menggunakan format html dalam menulis artikel, cuma di kepala ini kayanya gak bnyak menyimpan car-cara edit atau menulis dng format html, apalagi buat widget atau terlebih lagi untuk mendesainnysya dengan template html, 🙁 ,
    Pengaduannya, untuk desain, menulis atau mengedit artikel how to easy can get it’s ..(gara” makan roti nih) 🙂
    Banyak sih yang saya tanyakan ke agan tapi mengingat filosofi ramah agan so ini aja dulu gan. Thanks you sebelumnya gan . untuk masukannys

    • Sy agak kurang paham dg pertanyaannya bos. Tapi jika yg dimaksud adalah menulis artikel dg format html, itu sama saja mempersulit diri sendiri. Lalu buat apa adanya CMS (content management system)? CMS dibuat agar kita mudah membuat sebuah halaman web, tanpa harus menggunakan format html. Blogger dan WP adalah 2 CMS paling terkenal dan banyak digunakan, dan untuk menggunakan keduanya, SAMA SEKALI tidak perlu seorang blogger mengerti bahasa HTML. Saya pun tidak pernah sekali pun membuat halaman/posting langsung dengan html.

  • @fauzul.
    ya betul sekali mas Fauzul. Sebaiknya dalam menulis, fokus kita adalah kepada pembaca. Sehingga pembaca mengambil manfaat sebesar-besarnya dari apa yg kita tulis. oya, terima kasih atas poin A++ nya 🙂

  • Tulisan mencerminkan pikiran dan cara berpikir mencerminkan jati diri, itu menurut saya mas. Jadi apa yang ditulis oleh seorang blogger dengan gaya bahasa dan narasi serta pikirannya, mencerminkan karakter dari si pemilik blog tersebut. Mungkin saya termasuk blogger yang 'insaf' yang dulu berpikir mau menulis sesuka hati dan perasaan saya tanpa mempertimbangkan kenyamanan sisi pembaca, hal ini berpengaruh kepada kredibilitas saya sebagai blogger dan kaitannya kepada pembaca blog saya, mereka mungkin enggan untuk kembali lagi ke blog saya. Itu kasus sederhana yang pernah saya alami mas. Karena menurut saya seorang blogger itu adalah penulis, hanya berbeda statusnya saja. Penulis yang baik pasti akan disukai pembacanya.

    Untuk mas Gee, poinnya A++ hehehe

  • Bener mas, sayajuga sering kementar di blog lain emang ada beberapa blogger yg angkuh dan tinggi hati. Emang sih, sakitnya tuh disini. Tapi cukup ambil hikmahnya.
    Btw tulisan mas Gee yg satu ini sukses buat ingatin saya berhubung pageview YouTube saya juga mulai rame.. hehe

  • Sesungguhnya sudah sewajarnya bersikap ramah dan rendah hati baik dalam dunia nyata maupun didunia maya. Saya pribadi juga pernah mendapati hal seperti yang admin rasakan, tapi jujur saya merasa tertantang untuk lebih sabar.

    Sabar aja ya mas gee jhon, lebih baik memaafkan saja dan iklaskan semuanya toh blog mas gee jhon tetap rame.