Menulis Konten

3 Langkah Cara Memilih Topik Blog yang Membuat Anda Berbeda!

Tadi pagi, saya mengobrol dengan seorang teman yang sangat tertarik untuk membuat blog.

Dia bilang: “Saya belum pernah membuat blog sebelumnya, jadi saya bingung sekali memilih topik blog yang tepat. Saya kira ini bagian paling sulit untuk membuat blog.”

Mungkin banyak orang yang merasakan hal serupa seperti teman saya tadi, hingga membuat mereka terhenti bahkan sebelum memulai.

Saya sudah beberapa kali menulis tentang masalah memilih topik blog ini, di antaranya:

Panduan Lengkap Memilih Topik Terbaik5 Tips Memilih Topik untuk Sukses Membangun Blog dan Cara Menemukan Ide Topik Blog yang Menguntungkan

Namun, untuk melengkapinya, saya coba kembali mengulas masalah ini. Semoga dapat membantu Anda yang sedang ‘galau’ mencari topik yang sempurna untuk Anda kelola.

Ingatlah satu hal: reputasi dibangun oleh mereka yang membagikan pengetahuan, pengalaman dan wawasan yang mereka miliki.

Kita saat ini hidup di era informasi, dimana orang-orang amat bergantung pada informasi dan menjadikan internet sebagai tempat mendapatkannya. Inilah pentingnya Anda memilih topik yang tepat untuk blog yang ingin dibangun.

Kembali ke pokok masalah:

Dalam memilih topik blog, pada dasarnya Anda memilih topik yang Anda sukai, yang Anda kuasai, dan dibutuhkan banyak orang

Itulah topik yang sempurna. Topik paling tepat untuk Anda pilih, mestinya selalu merupakan bagian dari ketiga hal di atas, yaitu:

  1. Kesukaan Anda
  2. Keahlian Anda
  3. Permintaan pasar
Agar lebih jelas, mari kita lihat gambar di bawah ini:
topik terbaik untuk blog anda
 Sekarang mari kita bahas satu per satu:

1. Hal yang Anda sukai (Apa yang rela Anda lakukan cuma-cuma untuk orang lain)

Ayo jujur-jujuran: kebanyakan blog benar-benar membosankan, bukan? Mereka terlihat seperti banyak blog lainnya, konten mereka seperti banyak blog lainnya, dan mereka mudah sekali dilupakan seperti banyak blog lainnya. Tidak ada permintaan atau kebutuhan yang cukup terhadap konten yang disajikan!

Nyatanya, tidak semua orang memahami apa yang dimaksud dengan konten memikat. Banyak blogger hanya ‘membolak-balik’ konten, mereka lebih nampak seperti sebuah ‘mesin penghasil konten’, dibandingkan manusia yang sedang berbagi.

Mereka mampu menulis banyak sekali artikel unik yang fokus pada keyword, tapi tidak mampu menjawab satu pun pertanyaan dari pembaca.

Konten mereka kehilangan bobot dan ide. Kehilangan substansi. Kehilangan nilai. Konten mereka tidak menggairahkan, tidak berguna, tidak menghibur, tidak pula menarik perhatian!

Untuk menemukan topik sempurna bagi blog Anda, coba lihatlah ke dalam diri Anda. Lihatlah dari mana Anda memperoleh energi untuk melakukan sesuatu.

Mengelola blog, itu artinya Anda siap membuat konten secara konsisten pada topik yang dipilih, sehingga Anda tidak boleh kehabisan ide dan kata, tentang apa yang ingin disampaikan. Apalagi sampai kehilangan gairah dengan segera: karena Anda tidak benar-benar menyukainya!

Pikirkanlah baik-baik: topik apa dimana Anda memiliki banyak pengalaman, pengetahuan dan kecintaan yang diperlukan, agar mampu melangkah dari hari ke hari sebagai blogger?

Sesuatu yang Anda gemari dan benar-benar peduli. Sesuatu yang menggerakkan Anda secara emosional. Sesuatu yang membuat Anda ‘hidup’!

Ada satu hal yang pasti dimiliki setiap blogger, yaitu: keunikan. Anda adalah unik. Anda menulis konten Anda sendiri, tidak ada blog lain yang dapat menirunya. Bawalah diri Anda ke hadapan pembaca. Mestilah jelas siapa sosok di balik konten yang Anda sajikan.

Kembangkan gaya unik dan suara khas milik Anda sendiri. Tulislah artikel kreatif dan menarik, maka Anda akan banyak mendapat pembaca dan pengikut setia.

Pada dasarnya sebuah blog adalah seperti sebuah catatan pengalaman. Sisi dan faktor manusianya, itulah yang utama. Dengan berbagi cerita tentang hidup Anda, kemudian membangun hubungan personal, membuat pembaca merasa Anda adalah manusia yang sebenarnya, bukan sekadar mesin pembuat konten!

Perlakukan blog seperti ruang tamu Anda. Jadilah tuan rumah yang baik untuk mereka yang mengunjungi.

Tengoklah lagi catatan harian Anda, buku-buku yang Anda beli, blog yang Anda berlangganan, website yang Anda bookmark, atau orang yang Anda ikuti di Twitter. Perhatikan hal dimana Anda menghabiskan waktu luang.

Bagaimana Anda menghabiskan banyak waktu di saat senggang, dapat membantu menemukan passion Anda yang sesungguhnya dan hal apa yang paling menarik dalam hidup Anda. Ngeblog tentang hal yang Anda cinta, pengetahuan yang Anda punyai, membuat Anda menikmati apa yang Anda lakukan, dan itu akan merubah kerja menjadi sebuah kesenangan. Adakah yang lebih baik dari itu?

Saya pernah menulis lebih dalam tentang bagaimana menemukan potensi hidup Anda yang sesungguhnya. Jika Anda tertarik, silakan baca: 7 Kunci Menemukan Tujuan Hidup.

Memang, dengan melakukan itu semua, tidak otomatis menjamin kesuksesan. Namun yang pasti, peluang sukses jauh lebih besar jika Anda sungguh menyukai serta menenggelamkan diri secara emosional di topik Anda.

Nah, berikut beberapa pertanyaan yang dapat membantu Anda menemukan topik yang paling Anda sukai:

  • Siapa Anda?
  • Apa yang Anda rela lakukan untuk orang secara cuma-cuma?
  • Apa yang Anda lakukan untuk penghidupan?
  • Apa yang paling suka melakukannya?
  • Apa hobi Anda?
  • Apa yang paling menggairahkan semangat Anda?
  • Apa yang Anda impikan?

2. Hal yang Anda kuasai (dimana Anda memiliki kemampuan dan pengalaman)

Gairah dan kecintaan Anda yang akan membuat Anda mampu melewati rintangan, sekaligus bahan bakar yang membuat Anda tetap setia dari hari ke hari. Tapi…. passion saja, bukan satu-satunya yang Anda butuhkan.

Hal kedua, Anda perlu melihat kepada kemampuan diri atau saya katakan: asset yang Anda miliki. Anda mesti menemukan keunikan khas milik Anda. Atau dengan kata lain:

Temukan hal yang membuat Anda berbeda dari orang lain, sesuatu yang spesial tentang Anda, sebuah alasan mengapa orang mesti mendengarkan Anda, bukan yang lainnya.

Akan jauh lebih mudah mendatangkan pengunjung, jika Anda memiliki topik yang benar-benar fokus. Anda membangun citra sebagai ‘ahli’ di bidang itu, serta pembaca tahu persis apa yang mereka harapkan dari Anda.

Orang-orang akan memberi perhatian lebih kepada mereka yang terlihat sebagai ahli. Oleh karena itu, fokuslah pada hal spesifik dimana Anda mampu membangun citra sebagai pakar di bidangnya.

Betul, Anda tidak akan mampu menjadi ahli di segala bidang. Namun, jika Anda cenderung menulis ide apapun, atau isu apapun yang muncul begitu saja di benak Anda, Anda akan cepat kehilangan arah.

Itu semua berarti, Anda mesti menemukan hal terbaik apa yang bisa Anda lakukan, atau hal yang bisa Anda lakukan lebih baik daripada orang lain.

Tulislah ‘apa yang Anda ketahui’.

Meski Anda begitu menyukai suatu hal, tapi jika tidak cukup menguasai bidang itu, Anda akan sulit menarik perhatian banyak audiens. Anda butuh pengalaman sesungguhnya serta kredibilitas, untuk tidak dipandang sebelah mata oleh pembaca.

Coba perhatikan, seringkali Anda temukan suatu tantangan yang bagi orang lain sangat sulit, namun tampak mudah bagi Anda. Nah, bisa jadi, itulah asset berharga yang menjadi pembeda Anda dari lainnya.

Temukan itu, catatlah poin-poin utamanya. Bandingkan dengan passion atau daftar kesukaan yang Anda temukan pada langkah sebelumnya.

Temukan masalah yang bisa Anda atasi, dan jelaskan mengapa solusi yang Anda tawarkan lebih berharga dibanding tawaran blog lainnya.

Sebagai contoh, misalkan Anda begitu menyukai grup musik Koes Plus, Anda menghabiskan banyak waktu menikmati musik karya mereka, mengoleksi semua album yang mereka rilis. Bisa jadi, itulah topik terbaik Anda.

Kemudian Anda mengumpulkan dan menulis banyak informasi tentang mereka, lalu menyatukannya dalam sebuah blog yang tersaji secara sistematis. Tidak mustahil di kemudian hari Anda dianggap berhasil membuat niche Anda sendiri, yang menjadi rujukan, sebagai sumber utama bagi mereka yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Koes Plus.

Tentu saja, itu hanyalah sebuah contoh mudah. Anda bisa terapkan untuk topik apapun yang paling Anda mampu.

Dalam hal itu, jangan pernah menentang pemikiran dan analisis yang Anda buat. Jangan pernah menyensor diri sendiri. Tulislah dari hati dan jadilah diri sendiri.

Ingatlah, opini pribadi amatlah penting, dan bahwa orang di balik konten lah yang membuat sebuah konten keluar sebagai pemenang.

Memang, Anda tidak perlu menjadi yang terbaik sedunia. Anda hanya butuh mengekspresikan sudut pandang unik milik Anda sendiri. Rengkuh gairah dan obsesi Anda sepenuh hati. Jika Anda berhasil menggalinya, maka konten yang Anda hasilkan benar-benar merupakan konten terbaik dari yang pernah ada.

Untuk membantu Anda, tanyakanlah pada diri sendiri:

  • Apa hal yang paling banyak Anda ketahui?
  • Apa bakat yang Anda miliki? (masih terpendam?)
  • Apa keahlian dan kemampuan terbaik Anda?
  • Apa hal yang Anda kira sesuatu yang sulit didapat, yang jarang tapi begitu bernilai?
  • Mengapa Anda berbeda? Mengapa Anda spesial? Mengapa orang mesti mendengarkan Anda, bukan yang lainnya?
  • Apa yang membedakan Anda di bidang itu?

3. Realitas pasar (apa yang dibutuhkan banyak orang?)

Blog yang sukses, tidak dibangun di atas dasar gairah dan ide semata. Menemukan topik yang Anda sukai, dimana Anda memiliki keahlian yang membedakan Anda dengan yang lainnya, tidak serta merta membuat topik Anda sukses besar.

Hanya karena Anda begitu menyukai suatu hal dan menguasainya, bukan berarti ada audiens yang cukup terhadapnya.

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan blogger gagal, adalah mereka membuat konten “tentang dirinya sendiri”, bukan “tentang pembaca mereka”. Kecuali Anda begitu menarik bagi mereka (dan ini adalah sesuatu yang butuh waktu lama untuk mewujudkannya), pengunjung blog, secara umum, tidak akan tidak akan peduli, tidak akan mau mendengar suara Anda.

Tidak ada yang namanya cinta pada pandangan pertama dalam dunia blogging. Pengunjung tidak akan mau menghabiskan waktu kepada seseorang yang berbicara hal-hal tidak relevan dengan kebutuhan mereka.

Mereka tidak peduli tentang diri Anda!

Mereka hanya peduli pada diri mereka sendiri. Mereka hanya ingin mendengar sesuatu yang bermanfaat untuk mereka. Mereka menginginkan informasi yang bisa mereka gunakan. Mereka ingin ‘diajari’ sesuatu. Mereka ingin terhibur. Mereka ingin jawaban atas pertanyaan yang menggelayut di pikiran mereka.

Anda perlu menentukan topik yang Anda bergairah di dalamnya, Anda benar-benar menguasainya dengan baik, serta topik itu banyak dibutuhkan dan memiliki target audiens yang banyak pula.

Tengoklah apa yang sudah coba dilakukan orang lain, dan bantu mereka menyelesaikannya. Pertimbangkan realitas pasar terhadap permintaan informasi topik yang Anda pilih.

Seberapa populerkah topik itu? Adakah permintaan banyak terhadap informasi itu? Apakah ia menawarkan solusi sesungguhnya bagi persoalan yang dihadapi banyak orang?

Namun demikian, Anda tidak akan bisa menulis untuk semua orang, maka jangan pula menyulitkan diri sendiri. Anda hanya perlu mengetahui target pembaca Anda, sebelum Anda bisa menyajikan konten secara efektif.

Beberapa pertanyaan yang dapat membantu:

  • Siapa target pembaca Anda?
  • Dimana mereka tinggal? Di kota? Di desa?
  • Jazz atau Dangdut?
  • Kesulitan apa yang mereka alami?
  • Pertanyaan apa yang mereka harap mendapat jawaban segera?

Anda bisa mulai dengan gambaran secara umum. Mulai dari lingkungan yang sangat luas, kemudian menjadi lebih spesifik dan lebih spesifik lagi dengan profil rata-rata dari target pembaca Anda. Dari situ kemudian Anda bisa membantu mereka mendapat jawab atas pertanyaan mereka.

Lihatlah pula apa yang telah dilakukan blogger lain berkaitan dengan topik Anda. Namun ingat, jangan pernah mencoba meniru mereka, karena hal itu tidak akan mengantarkan Anda kemana pun. Tapi belajarlah dari mereka. Pelajari apa sajian terbaik mereka dan bagaimana respon pembaca mereka.

Kemudian temukan pembeda antara Anda dan ‘pesaing’ Anda (sesungguhnya tidak ada yang namanya pesaing dalam dunia blogging).

Hal terhebat yang bisa Anda lakukan untuk keluar dari kerumunan jutaan blogger lainnya, adalah dengan menciptakan niche Anda sendiri, bukan dengan meniru apa yang dikerjakan orang lain.

Anda tidak akan bisa jadi ‘pemimpin’ dengan mengikuti ‘pemimpin’ lainnya.

Nah, itulah 3 langkah bagaimana Anda menemukan topik terbaik untuk membangun blog yang sukses.

“Tapi saya tetap belum juga bisa menemukan topik terbaik untuk blog saya. Bagaimana? Apa yang harus saya lakukan?”

Jika, setelah Anda mengikuti langkah-langkah di atas, belum juga menemukan topik sempurna untuk blog Anda, sebaiknya Anda membaca:

Bagaimana jika satu blog = dua topik?

Ingat, Anda perlu membuat orang tahu tentang apa sebenarnya blog Anda. Anda perlu memberi alasan mengapa mereka mesti mengklik link Anda, dan bukan link blog-blog lainnya. Untuk melakukannya, Anda perlu menjadi spesifik. Juga menjadi jelas, apa masalah yang bisa mereka temukan jawabannya di blog Anda.

Semakin sempit topik Anda, semakin besar potensi untuk sukses.

Lihatlah dari kacamata pembaca. Jika saya menyukai sebuah thread, membaca sebuah posting, menyukai suatu komentar, saya akan menuju ke halaman depan blog bersangkutan dan melihat tentang apa sebenarnya blog tersebut berbicara.

Jika penulis melompat ke berbagai topik dari posting satu ke posting lainnya, sulit rasanya saya akan berlangganan artikel darinya, karena kemungkinan besar akan banyak sekali konten yang sama sekali tidak menarik bagi saya.

Atau dengan kata lain, jika kontennya cukup spesifik dan berkonsentrasi pada topik tertentu, baru saya mau mengisikan alamat email di kolom subscribe.

Bagaimana jika Anda sangat menyukai lebih dari satu topik?

Saya tetap merekomendasikan untuk menggarap satu topik terlebih dahulu. Beri waktu 3 – 6 bulan, fokus menulis konten yang baik dan berkualitas. Fokus pula mempromosikannya kepada audiens yang menjadi target Anda.

Setelah beberapa lama, prosesnya akan menjadi lebih mudah, Anda akan memiliki irama tersendiri untuk menulis, mungkin 2 – 3 posting per minggu. Lalu upaya promosi konten pun akan jauh lebih mudah, mungkin tidak lebih dari sekadar membagikannya di Facebook atau Google+ atau membuat Tweet tentangnya.

Setelah semuanya jadi lebih mudah, Anda kemudian boleh mengembangkan ke topik lainnya.

Dan bagi Anda telah berhasil menemukan topik terbaik untuk blogging, namun masih belum jelas bagaimana membuat konten yang berkulitas, silakan baca: Panduan Strategi Terbaik Membuat Konten Hebat.

Saya harap, Anda memiliki pandangan berbeda dari sebelumnya tentang bagaimana memilih topik yang tepat bagi blog Anda setelah membaca artikel ini.

Terima kasih atas waktunya, saya akan sangat menghargai jika Anda bersedia membagikannya melalui Facebook atau pun Google+.

Sukses selalu.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

28 Komentar