Google Adsense

10 Cara Efektif Meningkatkan CPC Adsense

Apakah Anda memperoleh nilai sangat rendah pada CPC Adsense?

Pada artikel ini Anda akan dapatkan tips dan cara sederhana namun efektif untuk meningkatkan CPC Adsense.

Pada artikel yang perlu dilakukan untuk meningkatkan CPC Adsense, saya telah menyampaikan hal-hal yang perlu dan yang tidak perlu dilakukan untuk meningkatkan CPC Adsense.

Kali ini saya coba mengulasnya secara lebih rinci, sekaligus memberi tips yang efektif untuk meningkatkan CPC Adsense.

CPC adalah istilah yang begitu akrab bagi mereka yang menggunakan iklan untuk memonetisasi konten online mereka. CPC adalah singkatan dari Cost per Click.

Lebih jauh tentang istilah-istilah periklanan internet bisa Anda baca pada: Istilah Advertising yang Penting Diketahui Pemula.

Tips Meningkatkan CPC Adsense

Banyak publisher, terutama dari Indonesia, mengeluhkan CPC mereka anjlok secara tajam setelah sebelumnya sempat mendapat nilai cukup tinggi selama beberapa bulan. Penyebab paling masuk akal dari hal ini adalah karena pengiklan yang menargetkan blog Anda telah mengakhiri kampanye mereka.

Jika trafik dan perolehan Adsense Anda secara keseluruhan meningkat sementara nilai CPC malah turun, maka bisa jadi Anda mendapatkan trafik ke konten ber-CPC rendah, yang tentu menurunkan CPC rata-rata Anda.

Namun, jika memang pendapatan keseluruhan mengalami kenaikan, maka Anda tidak perlu terlalu memusingkan masalah nilai CPC.

Nah, berikut adalah beberapa faktor utama yang banyak mempengaruhi nilai CPC serta tips meningkatkan CPC dan pendapatan keseluruhan Adsense Anda.

1. Iklan dengan penargetan penempatan

Iklan dengan penargetan penempatan selalu memberi CPC lebih tinggi dibandingkan iklan reguler lainnya. Salah satu cara paling efektif meningkatkan CPC Adsense, adalah menarik minat pengiklan AdWords untuk mempertimbangkan blog / website Anda sebagai target penempatan iklan.

Kehilangan pengiklan tertarget adalah salah satu alasan utama kenapa nilai CPC turun secara tiba-tiba pada banyak blog.

Lebih jauh tentang penargetan penempatan silakan baca:

2. Iklan berbasis minat

Dari statistik Adsense saya selama 2 tahun lebih, iklan berbasis minat merupakan iklan bernilai tertinggi kedua, yang hanya kalah dari penargetan penempatan.

Untuk mengaktifkan atau menon-aktifkan fitur iklan berbasis minat, bisa Anda atur pada tab “Penayangan iklan” pada kategori “Izin iklan”.
mengaktifkan fitur berbasis minat adsense

3. Topik blog 

Seperti Anda tahu, nilai CPC ditentukan oleh pengiklan. Jika ada persaingan lebih, maka akan mempengaruhi sistem lelang dimana pengiklan menawarkan nilai tinggi dan lebih tinggi lagi agar iklan mereka muncul di halaman yang relevan.

Beberapa jenis konten, seperti produk kesehatan, automobile, gadget dan sejenisnya memiliki CPC sangat tinggi di kalangan pengiklan. Hal ini membuat masing-masing pengiklan memberi penawaran lebih tinggi pada sistem lelang Adsense, hasilnya: CPC yang lebih tinggi.

Jika blog Anda kebetulan mengusung konten bernilai tinggi, secara otomatis, Anda akan mendapat nilai CPC lebih tinggi. Untuk mendapatkannya, mau tidak mau Anda mesti fokus pada keyword, topik atau niche yang memiliki persaingan tinggi.

Namun, perlu diingat pula, bahwa persaingan yang tinggi sendirian tidak serta merta memberi CPC yang tinggi. Pikirkanlah nilai uang yang rela dibelanjakan oleh pengiklan. Semakin besar uang yang dibelanjakan, semakin tinggi nilai CPC. Topik automobile, asuransi, gadget, dan produk kesehatan, adalah beberapa yang terbukti membayar CPC tinggi.

Sebaliknya, topik semisal ‘pencari kerja, lowongan kerja’ dan sejenisnya, memiliki permintaan besar dari sisi pencarian, tapi memiliki CPC relatif rendah. Karena pembaca atau pencari informasi ini, bukan merupakan pembeli potensi dari produk-produk terkait, sehingga pengiklan tidak membelanjakan uang mereka terlalu besar.

Silakan baca: Cara Menemukan Ide Topik Blog yang Menguntungkan.

4. Iklan gambar memberi CPC lebih tinggi pada topik tertentu

Apakah Anda menggunakan “Hanya iklan teks” atau “Hanya iklan bergambar”? Meskipun iklan bergambar (rich media) memberi CPC yang relatif lebih tinggi, tapi nilai CTR rata-rata Anda akan jauh lebih tinggi jika Anda menampilkan kedua-duanya.

Saya sendiri telah melakukan observasi bahwa jenis “Iklan teks dan bergambar” memberi hasil lebih besar dibanding jika memilih salah satunya saja pada topik yang berkaitan dengan teknologi, karena banyak pengiklan ingin menampilkan produk mereka melalui iklan bergambar.

Sedangkan, pada topik yang berkaitan dengan pendidikan, saya temukan bahwa unit iklan teks memberi pendapatan lebih tinggi karena nilai CTR yang lebih tinggi, meskipun dengan nilai CPC yang lebih rendah.

Sayangnya, cukup sulit men-generalisasi jenis iklan apa yang paling baik bagi Anda dan topik Anda. Pendekatan terbaik adalah dengan melakukan eksperimen: gunakan “Hanya iklan teks”, “Hanya iklan bergambar” dan kombinasi keduanya selama beberapa hari dan lihat mana yang memberi hasil paling baik.

Untuk strategi bagaimana menemukan unit iklan terbaik, silakan baca: Strategi meningkatkan pendapatan Adsense naik 2 kali lipat dalam 4 minggu.

Catatan:
Jangan hanya mengandalkan CPC yang tinggi, tapi lihatlah pendapatan secara keseluruhan. Meski jika dari hasil percobaan menunjukkan CPC lebih tinggi, tapi dengan CTR yang sangat rendah, maka pendapatan Anda secara keseluruhan akan lebih rendah pula.

5. Lokasi penempatan iklan

Ini ada hubungannya dengan poin pertama yaitu penargetan penempatan. Maksudnya, penempatan atau lokasi iklan berpengaruh banyak terhadap CTR dan CPC.

Jika iklan Anda ditempatkan pada bagian paruh atas layar (above the fold), atau pada lokasi ‘penting’ lainnya, maka kesempatan mendapatkan iklan dengan target penempatan dari pengiklan relatif lebih besar, yang akhirnya membuat CPC Anda juga ikut naik.

6. Mengaktifkan jenis iklan mahal

Iklan rich media, seperti “Iklan yang dapat diperluas”, “Iklan bergambar animasi”, “Iklan video” dan lainnya, biasanya menawarkan CPC lebih tinggi dibanding iklan biasa.

Buka tab “Penayangan iklan” pada kategori “Izin iklan”, dan pastikan semua jenis iklan diaktifkan.

jenis iklan bernilai mahal

7. Jaringan iklan pihak ketiga

Google mengintegrasikan layanan iklan pihak ketiga di Adsense. Artinya, iklan dari pihak ketiga akan bersaing dengan iklan Adsense dan akan menampilkan iklan dengan nilai tertinggi di blog Anda.

Pastikan Anda mengaktifkan “Jaringan iklan” pihak ketiga dan memilih semua jaringan iklan yang memberi CPC tinggi tinggi. Anda juga dapat mengaktifkan pilihan “Otomatis mengizinkan jaringan iklan tersertifikasi Google yang baru”, agar ketika ada jaringan baru bergabung ke Adsense, maka otomatis ditampilkan di akun Anda.

Setelah Anda memilih jaringan iklan pihak ketiga, Anda selanjutnya mesti mempelajari kinerja jaringan iklan tersebut secara berkala. Anda bisa melihatnya pada halaman “Laporan kinerja”, pada tab “Jaringan iklan”.

Cari jaringan iklan yang memberi cukup banyak impresi, tapi dengan CPC atau RPM yang sangat rendah. Anda kemudian dapat menon-aktifkan jaringan iklan tersebut, untuk memastikan impresi, yang Anda miliki tidak diisi dengan iklan bernilai sangat rendah.

Saya sendiri memilih untuk menon-aktifkan jaringan iklan yang memberi nilai CPC lebih kecil dari $0,07.

8. Pengaruh ukuran unit iklan

Cobalah ukuran iklan lainnya. Jika Anda menggunakan ukuran kotak, Anda bisa mencoba ukuran 336×280 atau 300×250 dan sebagainya, yang kiranya sesuai pada layout yang sama.

Memang, pada dasarnya, ukuran iklan tidak berpengaruh terhadap nilai CPC secara langsung. Tapi ada beberapa ukuran yang menjadi favorit banyak pengiklan, dan unit-unit tersebut memberi CPC lebih tinggi karena persaingan yang lebih tinggi.

Pada kasus saya, berikut adalah ukuran unit iklan yang memberi CPC tertinggi secara berurutan:

  • 300×600 (iklan gambar)
  • 336×280 (iklan teks)
  • 300×250 (iklan teks dan gambar)
  • 728×90 (iklan teks dan gambar)

Kembali lagi, eksperimen adalah kuncinya. Baca hasil eksperimen saya menggunakan ukuran 336×280.

9. Jumlah unit iklan

Banyaknya jumlah unit iklan yang digunakan pada satu halaman tidak memiliki pengaruh langsung dengan nilai CPC, namun ada beberapa faktor yang mempengaruhi nilai CPC secara tidak langsung.

Jika Anda memiliki terlalu banyak blok iklan di blog Anda, pengiklan mungkin akan menghindari blog Anda, sehingga Anda kehilangan peluang mendapatkan iklan dengan target penempatan.

Ingat bahwa iklan dengan penargetan penempatan selalu memberi CPC lebih tinggi dibanding iklan lainnya, sehingga jika Anda kehilangan mereka, maka sangat berpengaruh terhadap rata-rata CPC Adsense Anda.

10. Menulis topik hangat dan peluncuran produk baru

Ketika sebuah produk baru diluncurkan, ada banyak toko online dan pengiklan lainnya yang menargetkan lebih pada produk tersebut.

Sebagai contoh, ketika Samsung Galaxy Note 4 diluncurkan dan tersedia di pasar, akan ada banyak toko online ingin mempromosikan produk tersebut, jadi mereka menargetkan keyword terkait. Jika Anda memiliki banyak konten berkaitan dengan topik tersebut, selama periode tersebut, Anda bisa mendapatkan CPC Adsense tinggi pada halaman konten tersebut.

Nah, itulah beberapa hal yang bekerja baik untuk kebanyakan publisher Adsense, tapi ingat, tidak semua blog adalah sama. Beberapa tips yang bekerja baik pada blog saya, bisa jadi tidak untuk blog Anda.

Anda mesti terus bereksperimen dengan berbagai opsi, penempatan, ukuran iklan, desain iklan dan sebagainya guna menemukan mana yang terbaik bagi blog Anda sendiri.

Sebagai tambahan, sebenarnya ada satu lagi cara meningkatkan CPC Adsense, yaitu dengan menargetkan pembaca dari negara-negara seperti USA, Inggris dan Kanada, di mana negara-negara tersebut memberi CPC Adsense lebih tinggi dibanding negara-negara seperti Indonesia, Tiongkok, India dan lainnya.

Tentu saja, Anda bisa melakukan ini jika blog Anda diisi dengan konten berbahasa Inggris. Lalu bagaimana cara menargetkan pembaca dari negara tertentu?

Maka Anda bisa menulis misalnya: “The Bestseller Smartphone in USA”, Ini akan memberi peluang lebih besar mendapat pembaca dari Amerika dibandingkan misalnya Anda menulis “The Bestseller Smartphone in Indonesia” meski sama-sama menggunakan bahasa Inggris.

Dan dari hasil pengamatan, berikut adalah negara-negara yang memberi CPC tinggi:

  • Selandia Baru
  • Norwegia
  • Australia
  • Kanada
  • Inggris Raya
  • Amerika Serikat
  • Singapura
  • Irlandia
  • Belanda
  • Jerman
  • Finlandia
  • Perancis
  • Itali, dan
  • Swiss
Bagi Anda yang masih awam tentang Adsense atau ingin menjalankan Adsense di blog Anda, baca:

Panduan Lengkap dari A – Z Menjalankan Google Adsense

 Sukses selalu untuk kita semua.
Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

74 Komentar