Strategi Blogging

Strategi Blogging: Analisis SWOT

Dalam bidang perencanaan bisnis, ada satu metode yang sudah begitu dikenal luas, yaitu yang disebut dengan Analisis SWOT.

Metode ini, pada intinya bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknesses), peluang (Opportunities), dan ancaman (Threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Nah, di bawah nanti saya coba menerapkan metode ini dalam upaya membangun sebuah blog yang sukses.

Memulai pembahasan ini, saya teringat ada satu studi tentang strategi tertua dan paling terkenal, yaitu Seni Berperang, karya seorang jenderal perang China di masa lalu, bernama Sun Tzu. Dan jika disarikan maka salah satu poin terpenting dari buku tersebut adalah:

Jika kamu mengenal musuh dan dirimu sendiri, maka kamu tidak perlu takut kalah dalam beratus peperangan. Jika kamu mengenal diri sendiri tapi tidak mengenal musuh, maka dalam setiap kemenangan, kamu juga akan menderita kekalahan. Jika kamu tidak mengenal dirimu, tidak pula musuhmu, maka kamu akan tunduk dan mati di tangan musuh.

Kembali ke analisis SWOT. Mengetahui dan memahami faktor-faktor, baik internal dan eksternal, amat lah penting dalam kesuksesan sebuah strategi. Sebut saja dalam strategi militer, strategi bisnis, dan bagi kita: strategi blogging!

Nah, analisis SWOT adalah metode yang mudah namun efektif untuk mengenali faktor-faktor tersebut, yaitu kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman.

Mari kita bahas satu per satu:

Strengths (kekuatan)

Inilah langkah pertama dalam analisis SWOT, yaitu mengenali kekuatan atau kelebihan yang Anda miliki. Jika Anda tidak yakin akan hal ini, coba jawab beberapa pertanyaan pada diri sendiri:

  • Apa yang membuat blog saya unik?
  • Sambutan dan apresiasi seperti apa yang diberikan pembaca?
  • Artikel mana yang di-link oleh blogger lain? Mengapa?
Beberapa contoh yang merupakan kekuatan:
  • Keahlian di bidang tertentu
  • Kemampuan mendesain web
  • Ide kreatif dan inovatif
  • Jaringan ke orang-orang yang berpengaruh, dan sebagainya.

Weaknesses (kelemahan)

Selesai mendata kekuatan blog Anda, berikutnya adalah mengidentifikasi kelemahannya. Kelemahan ini bisa Anda temukan dari pengalaman di masa lalu, seperti misalnya Anda pernah kehilangan data-data blog Anda, atau masalah kemampuan pemograman, dan lainnya. Itu semua dapat dianggap sebagai kelemahan.

Selain itu, Anda juga menggali kelemahan blog Anda dengan cara mencari bidang kompetensi atau bagian-bagian mana yang perlu ditingkatkan lagi.

Beberapa contoh yang merupakan kelemahan:

  • Kurangnya pengetahuan tentang blogging
  • Kurangnya pengetahuan tentang hal teknis (html, php, database)
  • Kurangnya keterampilan menulis
  • Waktu mengelola blog yang sempit, dan sebagainya.

Opportunities (peluang)

Setelah menganalisa faktor-faktor internal, saatnya menganalisa faktor-faktor eksternal. Hal ini meliputi blogger atau website lainnya, pembaca, dan hampir segala sesuatu yang berada di luar kendali Anda.

Peluang seringkali muncul dari suatu perubahan, karena itu ada baiknya Anda perhatikan hal-hal yang kemungkinan akan mengalami perubahan-perubahan di masa yang akan datang, serta memikirkan bagaimana cara memanfaatkan peluang untuk kemajuan blog Anda.

Beberapa contoh yang merupakan peluang:

  • Bekerjasama dengan blogger lain
  • Bergabung ke jaringan periklanan
  • Mencari niche baru
  • Meningkatkan pelayanan, dan sebagainya.

Threats (ancaman)

Langkah terakhir dalam analisis SWOT adalah mencari tahu atau mengenali ancaman-ancaman yang mungkin terjadi. Ancaman ini dapat muncul dari faktor eksternal, juga bisa berasal dari faktor kelemahan internal yang tidak terjaga dengan baik.

Beberapa contoh yang merupakan ancaman:
  • Masalah teknis (server down, kehilangan data)
  • Topik Anda ketinggalan jaman
  • Masalah SEO (kena penalti Google)
  • Berkurangnya waktu untuk blogging karena sesuatu hal, dan sebagainya.

Nah, dengan analisis SWOT di atas, memberi pemahaman yang jelas tentang faktor-faktor, baik internal maupun eksternal, yang akan mempengaruhi nasib atau perkembangan blog Anda.

Setelah analisa selesai, dari situ Anda kemudian bisa fokus pada kekuatan, memperbaiki kelemahan, memanfaatkan peluang dari luar, dan melindungi diri dari ancaman yang mungkin terjadi.

Sukses selalu.

Salam.

Sebelumnya:
Strategi Blogging: Tentukan Goal

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

13 Komentar

  • Halo mas Gee… Saya bisa dikatakan salah satu pembaca setia blog ini. Berbicara seputar strategi, saya ingin bertanya mas. Dulu sepertinya mas Gee memakai blogspot ya? Lalu tahap selanjutnya beralih ke domain TLD? Nah pada saat itu apa berbarengan dengan migrasi ke wordpress (sepertinya sekarang sudah pakai wordpress)? Mantap sekali ya perencanaannya… Btw apakah ribet dan merepotkan melakukan migrasi dari blogspot ke wordpress? Pakai jasa hosting mana mas kalau boleh tau? Terus apakah ada pengaruhnya dengan index artikel-artikel Portal Uang di Google?

    Makasih banyak buat sharingnya ya mas…
    Sukses selalu untuk Portal Uang dan Mas Gee

    • Sebelumnya terima kasih dulu, sudah jadi pembaca setia PortalUang, hehe….

      Betul mas Mamo, dulu portaluang memang menggunakan blogger, krn jujur sebenarnya PortalUang tidak saya maksudkan sebagai blog utama saya, hanya sebagai wadah tuk berbagi pengalaman blogging saya selama ini, jauh sebelum membuat portaluang.

      Namun, melihat perkembangannya, akhirnya saya memutuskan utk migrasi ke wp. Adapun menggunakan TLD, memang sejak menggunakan blogger pun sudah menggunakan TLD. itulah salah satu keuntungan menggunakan TLD, sehingga pada saat ingin migrasi, tidak harus kehilangan trafik, karena alamat url-nya bisa disamakan. Beda jika masih menggunakan subdomain blogspot. Akan jauh lebih repot migrasinya.

      Dan mengenai proses migrasi, saya kita sama sekali tidak ribet kok, semuanya bisa serba mudah. hehe…. dan sejauh ini tidak ada pengaruh apapun terhadap index artikel2 portaluang.

      Sukses selalu juga….

      • Sip mas… Saya ada blog di blogspot juga mas, cuma gak sebagus portal uang ini. Hehehe. Nah, kalau saya pengen pindahan ke wordpress, langkah-langkahnya mending beli domain TLD dulu ya mas? Habis itu baru migrasi ke hosting berbayar?

        Waktu antara beli domain TLD sama pindahan ke hosting berbayar itu berapa lama mas? Atau bareng, beli domain TLD selain migrasi?

        Yang saya takutkan nanti postingan yang sudah terindex di google dengan alamat blogspot saya itu malah turun gara-gara saya pasang domain TLD dan pindah ke wordpress.

        Mohon bantuannya mas Gee untuk sharing agar pikiran saya bisa lebih terbuka. Hehehe.

        Makasih ya mas! Sukses selalu

      • *Waktu antara beli domain TLD sama pindahan ke hosting berbayar itu berapa lama mas? Atau bareng, beli domain TLD sekaligus migrasi? (tadi salah ketik mas, jadi saya ulang bagian ini… Hehehe)

      • Menurut sy memang seharusnya langsung membeli domain dulu, itu penting sekali. Jika kemudian hari berkeinginan migrasi ke wp, akan jadi lebih mudah prosesnya. Tentang indeks di alamat lama, sebenarnya baik sudah menggunakan tld ataupun masih blogspot, kedua-duanya ada cara yg bisa dilakukan agar tidak kehilangan trafik yg sudah ada.

  • Dengan adanya analisis SWOT tentunya kita dapat dengan mudah mengetahui posisi kita dalam persaingan, sehingga dengan begitu kita dapat menentukan rencana seperti apa yang perlu kita terapkan pada blog kita..

    Bagaimana caranya agar dapat tetap bersaing, bertahan dan menjadi yang unggul..

    By the way, artikelnya bermanfaat sekali, mengingatkan saya agar lebih berbenah lagi dalam mengembangkan blog-blog saya..

    Salam..