Strategi Blogging

Berapa Lama Sampai Blog Saya Mendapat Trafik Organik?

Bagi mereka yang baru membangun blog atau website baru, seringkali bertanya (paling tidak dalam hati): butuh berapa lama sampai blog saya mendapat trafik organik? 

Dan ya, saya amat sering mendapat pertanyaan ini dari pembaca PortalUang. Dan biasanya saya menjawabnya agak panjang lebar, karena masalah ini memang tema yang amat cukup luas cakupannya, karena bergantung amat pada banyak faktor sekaligus.

Saya baru saja membuat sebuah blog baru, dan saya mampu membuat konten 2 – 3 artikel / hari. Lalu, berapa lama sampai blog saya mendapat trafik organik?

Trafik organik pada dasarnya adalah trafik yang didapat secara gratis dari mesin pencari. Seperti misalnya saat halaman website Anda muncul di hasil pencarian, lalu orang yang mencarinya tertarik mengklik tautan tersebut lalu tibalah ia di blog Anda.

Disebut organik, karena trafik ini mengalir secara ‘alami’ dan gratis dari search engine. Kebalikannya adalah trafik berbayar, seperti misalnya dengan PPC yang memerlukan biaya untuk mendapatkannya.

mendapat trafik organik blog

Karenanya, menerima trafik organik adalah target yang amat penting bagi semua blogger, karena trafik ini tidak perlu biaya serta merupakan trafik yang tertarget dengan baik. Dianggap tertarget, karena trafik organik berasal dari mereka yang mengetikkan kata kunci tertentu pada mesin pencari lalu sampai ke blog Anda.

Oleh sebab itulah, mengapa banyak blogger baru bertanya-tanya: bagaimana cara memulai guna mendapatkan trafik organik dan berapa waktu yang dibutuhkan untuk itu.

Sebenarnya banyak faktor yang mempengaruhi sebuah blog mampu menerima trafik organik dengan baik, namun pada dasarnya hanya ada 2 hal yang Anda butuhkan: konten unik dan backlink relevan.

Jika Anda tidak memiliki konten unik, maka Google bahkan tidak ‘tertarik’ menambahkan blog Anda pada daftar kueri pencarian populer mereka, karena menganggap pembaca tidak akan menemukan apa yang mereka cari di website Anda.

Dan di sisi lain, meski jika Anda sudah memiliki konten unik, namun belum mempunyai backlink relevan, Google tahu bahwa konten Anda mungkin menarik bagi beberapa orang, namun mereka ‘tidak mau mengambil resiko’ menampilkan konten Anda di hasil pencarian populer, karena mereka masih ragu dengan kredibilitas informasi yang Anda sajikan.

Backlink relevan dari website terpercaya dengan topik yang sama dengan topik blog Anda, bertindak semacam voting kredibilitas atau tingkat kepercayaan konten blog Anda di mata Google. Itulah perlunya backlink berkualitas.

Nah, kembali pada pertanyaan di atas, maka selama Anda tidak memiliki konten unik, jangan berharap mendapat trafik organik. Jika sudah memiliki konten unik, sebelum blog Anda mulai mendapat backlink relevan, maka Anda belum akan mendapat trafik organik secara signifikan, bahkan meski Anda mampu menghadirkan konten baru 2 – 3 artikel per hari!

Jadi sebagai jawaban dari pertanyaan di atas, bila Anda telah bekerja keras pada keduanya, yaitu membuat konten unik dan mendapat backlink relevan, maka Anda akan mulai menerima trafik organik dalam beberapa bulan. Jangka waktu yang paling rasional adalah antara 4 – 6 bulan. Meski jumlahnya belum signifikan, tapi itu sudah cukup menjadi bukti bahwa Anda dan blog Anda telah berada pada jalur yang benar.

Kesimpulan
Membangun blog itu maraton, bukan sprint. Karena untuk mendapatkan trafik organik secara signifikan, butuh waktu, kerja keras dan dedikasi.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

14 Komentar

  • Mantap Mas Artikelnya nya, ada pencerahan baru buat saya
    Saya baru membangun blog, usia blog baru 1,5 bulan udah ada 400 artikel lebih, namun pengunjung masih sekitar 20 orang perhari. Menurut Mas Gee Jhon ini normal atau masih harus ada yang dibenerin?

    • baclik relevan adalah backlink yg berasal dari website yg relevan dg konten kita. contoh: topik blog kita tentang teknologi 4G, lalu kita dapat backlink dari blog bertopik penyakit kanker, maka itu bukan backlink relevan.

    • baclink yg baik tentu saja adalah BL yg alami, yaitu BL yg kita dapat dari webmaster lain yng scr suka rela mengutip, merujuk blog kita. Bgm agar blogger lain memberi link ke kita, tentu saja bila konten kt ckp menarik banyak orang dan dirasa berguna bagi pembaca mereka sendiri. Spt halnya saya, sy pun sering merujuk ke situs lain tanpa diminta, nah itulah BL yg bagus.

      sudah paham ya?

  • Saya setuju mas, saya pernah manulis tentang google dengan kata kunci Mbah Google, dan sekarang masuk halaman pertama dan posisi paling atas, itulah yang mendongkrak trafik organik blog saya.

    Mengenai backlink, sebenarnya sih amat penting terutama yang relevan, satu arah atau situs dengan otoritas tinggi

  • makin keren aja nich web portal uang, dengan blue theme nya ^_^
    thanks atas ulasannya gan …
    btw …
    apa komentar di blog lain yg setopik juga bisa disebut link yg relevant dan berkualitas ?
    soalnya semua orang juga bisa lakukan itu gan …
    beda sekali kalau link itu ada di dalam posting si empunya blog.

    • hehe.. makasih atas pujiannya bos eric. semoga makin betah di portal-uang dg tampilan wajah barunya. 🙂

      mengenai link di komentar, sy kira itu lebih ke membangun network dengan pembaca dan blogger lain, lebih ke promosi langsung, bukan sebagai salah satu faktor penting bagi SEO. Jadi, link di komentar tidak termasuk link relevan dan berkualitas dari kacamata SEO, meskipun ttp ada manfaatnya.