Google Adsense

5 Rahasia Optimasi Adsense Paling Penting!

Ada begitu banyak pertanyaan tentang optimasi Akun Google Adsense yang dilontarkan pembaca kepada PortalUang, baik melalui kolom komentar, email, live chat, facebook, juga forum. Dari sekian banyak pertanyaan itu, saya simpulkan ada 5 hal yang paling sering ditanyakan.

Ternyata kelima hal tersebut memang merupakan hal terpenting dan utama dalam optimasi Google Adsense, yaitu meliputi: ukuran dan posisi iklan, cara meningkatkan BPK, menggunakan saluran khusus untuk pelaporan yang lebih baik dan penerapan iklan untuk tampilan mobile.

Nah, kali ini saya ajak Anda mempelajari aspek-aspek terpenting dari kelima hal di atas, mempelajari praktek terbaik menerapkannya, juga memahami apa yang bisa Anda lakukan untuk mulai melakukan optimasi Google Adsense yang baik dan benar guna meraih hasil maksimal.

Tapi, oleh karena banyak sekali publisher pemula salah kaprah dalam berbagai hal optimasi Adsense, maka saya menyebut apa yang akan saya sampaikan nanti sebagai ‘kenyataan’ sesungguhnya dari berbagai aspek optimasi Adsense.

Apa yang saya paparkan di sini merupakan kesimpulan dari banyak sekali eksperimen yang saya lakukan di berbagai blog yang saya kelola. Dan yang akan kita bahas adalah tentang:

  • Ukuran iklan
  • Posisi iklan
  • BPK tinggi
  • Saluran khusus
  • Iklan responsif

Ukuran iklan

Baik ketika Anda membuka dasbor Adsense atau pun saran optimasi yang Anda terima melalui email, Anda pasti mendapati bahwa mereka menyarankan ukuran iklan yang lebih besar.

Nyatanya, ukuran besar: tidak selalu berjalan baik!

Berkenaan dengan ukuran iklan ini, saya telah mempelajari bahwa ukuran iklan berikut bekerja dengan baik, terutama dalam hal BPK, yaitu:

  • Spanduk – 728×90
  • Kotak Sedang – 300×250
  • Kotak Besar – 336×280
  • Pilar – 120×600
  • Pilar Lebar – 160×600
  • Pilar Besar – 300×600

Bila Anda memerlukan ukuran lebih kecil, misalnya untuk tampilan mobile, gunakan ukuran berikut:

  • Banner  – 320×50
  • Banner Besar – 320×100
  • Banner Penuh – 468×60

Secara pribadi menemukan bahwa Kotak Sedang (300×250) adalah kompromi bagus untuk layout responsif, karena ia bisa pas pada hampir semua perangkat dan memiliki nilai klik cukup tinggi.

Harap perhatikan bahwa Adsense kadang menampilkan iklan ukuran lebih kecil karena menganggap bisa memberi hasil lebih baik. Karena itu, selalu gunakan ukuran besar jika memungkinkan. Contoh pada ukuran Kotak Besar, ia juga akan menampilkan Kotak Sedang.

Namun ada 1 satu contoh iklan ukuran besar yang buruk kinerjanya, yaitu Billboard (970×250). Dari semua eksperimen yang saya lakukan unit ini tidak pernah memberi kinerja lebih baik dari ukuran lainnya.

Bagaimana dengan ukuran khusus?

Meski Google membolehkan Anda membuat unit iklan dengan ukuran khusus, saya sarankan, sebaiknya Anda menjauhinya!  Atau Anda hanya akan mendapatkan iklan teks berharga rendah, karena tidak ada iklan premium yang pas dengan ukuran yang Anda buat.


Posisi iklan

Meski Adsense memiliki beberapa jenis tawaran berbeda, tapi tawaran BPK (biaya per klik), masih menjadi yang utama. Ini artinya, Anda hanya akan mendapat bayaran jika pengunjung mengklik iklan. Tapi, sebelum pengunjung mengklik iklan, tentu saja mereka harus melihatnya lebih dulu bukan?

Banyak penayang memilih menggeser iklan ke header atau sidebar, yang dianggap tidak terlalu mengganggu pembaca. Namun, jika Anda benar-benar ingin menghasilkan uang dari Adsense, nampaknya Anda harus sedikit lebih agresif.

Nyatanya, semakin dekat iklan terhadap konten, maka kinerjanya semakin baik. Karena itu, posisi iklan Adsense terbaik adalah di dalam konten!

Saya telah melakukan banyak eksperimen dengan berbagai format, penempatan dan gaya tampilan iklan di banyak blog, bahkan di banyak halaman tertentu.

Dan hasilnya, pada beberapa halaman, iklan spanduk tepat di bawah konten, sama sekali tidak menghasilkan klik. Sementara di halaman lain, ia memperoleh jumlah klik yang luar biasa. Di sini lah perlunya Anda melakukan eksperimen.

Sekali lagi saya katakan: posisi terbaik iklan adalah di dalam konten!

Lalu bagaimana cara memasang Adsense di dalam konten?

Saya sangat sering sekali ditanya mengenai hal ini, dan ternyata banyak sekali publisher tidak memasang iklan di tengah artikel, hanya karena mereka tidak tahu caranya.

Bagi Anda pengguna Blogger, Anda bisa menemukan caranya pada dua artikel ini:

Sedangkan bagi Anda pengguna WordPress, maka semuanya menjadi jauh lebih mudah, lebih fleksibel dan sangat leluasa dalam mengelola atau menempatkan iklan. Ada banyak plugin tersedia untuk tujuan ini, namun dari sekian banyak 2 plugin yang saya rekomendasikan, yaitu: Ads Inserter dan Advanced Ads.

Saya menyarankan keduanya, karena fitur dan kemudahan dalam penggunaan. Anda dapat dengan mudah memasang iklan di dalam konten dengan menerapkan banyak pengaturan, seperti iklan hanya muncul di halaman tertentu, berdasarkan kategori, di paragraf ke berapa dan banyak lagi. Silakan Anda eksplorasi sendiri fungsi-fungsi dari kedua plugin tersebut, lalu pilih mana yang paling sesuai bagi Anda.

Setelah Anda dapat menguasai berbagai fungsi pengaturan posisi iklan, selanjutnya Anda perlu (sesungguhnya harus) melakukan eksperimen posisi iklan dari waktu ke waktu, mencoba posisi baru dan lihat mana yang paling bagus kinerjanya.

Anda juga bisa memasang iklan di dalam konten lebih dari satu. Jika Anda mendapati bahwa iklan di luar konten sama sekali tidak memberi hasil memuaskan, saya sarankan untuk memasang satu di awal, satu lagi di tengah-tengah (antara paragraf 3 – 5), dan satu lagi di akhir artikel. Ini merupakan awal yang bagus untuk memulai, namun ingat untuk terus melakukan eksperimen sampai Anda yakin benar telah menemukan formasi terbaik.

Ukuran iklan mana yang bekerja baik di dalam konten?

Saya juga telah bereskperimen ukuran unit iklan mana yang bekerja sangat baik di dalam konten. Jika ruangnya pas untuk 728×90, mulailah dengan itu. Jika tidak, saya mendapati ukuran Kotak Sedang dan Kotak Besar adalah unit terbaik di dalam konten. Kedua ukuran ini juga bekerja baik pada tampilan mobile.

Bila Anda menggunakan ukuran kotak, maka akan menyisakan satu pertanyaan lagi: perataan mana yang terbaik? Anda bisa membuatnya rata kanan dan membiarkan teks mengelilingi kotak iklan di sisi kiri. Hasil terbaik, tempatkan iklan di tengah konten tanpa ada teks float di kedua sisinya. Cara ini membuat unit iklan tidak bisa ‘dilewatkan’ pembaca dan dari berbagai eksperimen memberi dampak kinerja terbaik.

Satu lagi posisi dan ukuran unit iklan yang juga bekerja baik di dalam konten, yaitu unit Pilar di sisi kiri konten. Jika sidebar berada di sisi kiri konten, tempatkan 160×600 atau 300×600 di situ. Penempatan terbaik adalah setelah paragraf 2 – 3.


BPK Tinggi

Salah satu keluhan yang paling sering dilontarkan penayang Adsense adalah mengenai rendahnya nilai BPK yang mereka dapat.

Ada dua hal penting terkait hal ini:
Pertama, BPK bukan lah segalanya, yang menentukan seberapa besar pendapatan Adsense Anda.

Kedua, saya berani bertaruh, akun Adsense Anda tidak akan selalu mendapat BPK rendah setiap waktu.

Memahami BPK

Untuk memahami nilai BPK, pertama sekali Anda harus menyadari bahwa nilai BPK tidak lah terjadi secara acak.

Adsense hanya merupakan satu sisi dari sistem bisnis jaringan periklanan internet Google, yaitu sisi dalam hal penayangan iklan. Sisi satunya, adalah sisi para pengiklan, yaitu AdWords dan berbagai jaringan periklanan mitra Google lainnya.

Pengiklan (advertiser) adalah perusahaan atau perorangan yang berusaha menjual sesuatu kepada calon pembeli. Iklan, merupakan alat pemasaran bagi mereka. Mereka mengeluarkan sejumlah biaya dan berharap mendapat hasil pengembalian yang sebesar-besarnya.

Dari sisi pengiklan, mereka amat menyukai AdWords karena mereka hanya harus membayar setiap klik pada iklan, jika tidak terjadi klik, meski iklan tampil, mereka tidak harus membayarnya. Sehingga, semakin banyak pengunjung mengklik, atau membeli produk / jasa setelah mengklik iklan, atau semakin mahal harga produk mereka, maka semakin mahal pula harga yang rela mereka berikan.

Jika Anda belum mengenal Adsense dengan baik, silakan baca: Panduan Lengkap Cara Menjalankan Google Adsense.

Bagi kita sebagai publisher, untuk meraih penghasilan tinggi dari Adsense, bukan hanya harga klik atau BPK yang berperan, tapi juga seberapa besar peluang atau kemungkinan pengunjung mengklik iklan di website Anda.

Hebatnya lagi, Adsense memiliki satu sistem yang dapat mendeteksi seberapa efektif (dari kacamata pengiklan) suatu iklan tampil di suatu website. Dan inilah yang biasa disebut dengan istilah smart pricing. Ada banyak faktor yang mempengaruhi nilai BPK di blog Anda.

Alasan utama mengapa BPK bernilai rendah

Salah satu yang paling mempengaruhi nilai BPK adalah topik. Jika blog Anda membahas tentang bunga, maka tidak akan ada pengiklan yang berpikir bahwa orang akan berniat membeli I-Phone saat mengunjungi blog Anda dan mencari informasi bagaimana cara merangkai karangan bunga.

Selain itu, karangan bunga juga bukan merupakan produk yang mudah dijual secara online, maka kompetisi pada topik ini menjadi rendah, akibatnya harga klik pun menjadi rendah pula.

Beberapa informasi penting terkait harga BPK dapat Anda temukan di:

Faktor lainnya yang turut berperan besar terkait nilai BPK adalah lokasi pengunjung. Pengunjung dari negara seperti USA, Kanada, Australia dan Jepang, adalah beberapa negara yang memiliki rata-rata BPK tertinggi.


Saluran Khusus

Sudahkah Anda memanfaatkan Saluran Khusus dan Saluran URL? Jika tidak, maka Anda kehilangan data berharga yang bisa membantu Anda meraih penghasilan tinggi dari Adsense.

1. Saluran URL
Saluran URL berguna untuk melacak kinerja dari halaman tertentu atau halaman dengan pola URL tertentu. Terutama sekali berguna bagi Anda yang memiliki struktur URL hirarkis.

Contoh:
Saluran URL http://bloganda.com akan melacak seluruh halaman di blog Anda.

Bila Anda menggunakan hirarki URL, misalnya mengandung kategori pada URL, contoh “gadget”, maka URL http://bloganda.com/gadget akan melacak seluruh artikel pada kategori gadget.

Anda bahkan dapat melacak kinerja satu halaman tertentu, misal http://bloganda.com/gadget/samsung-s6.

Dengan mengetahui halaman mana yang terbesar menyumbang pendapatan, Anda kemudian dapat melakukan berbagai optimasi yang diperlukan untuk meningkatkannya lagi, seperti memperbanyak halaman pada kategori tertentu dan seterusnya.

Namun, Anda hanya mungkin menambahkan maksimal 500 Saluran URL, sehingga tidak semua halaman dapat Anda lacak secara mandiri.

2. Saluran Khusus
Saluran Khusus bisa dianggap sebagai grup dari beberapa unit iklan. Setiap unit iklan bisa masuk ke maksimal 5 Saluran Khusus berbeda.

Contoh penggunaan saluran khusus:

  • Mengelompokkan iklan pada bagian tertentu dari website Anda (post, page, forum dan sebagainya)
  • Mengelompokkan semua iklan pada posisi tertentu (header, sidebar, konten dan sebagainya)

Kemudian Anda dapat dengan mudah melacak kinerja iklan di bagian blog atau posisi mana yang memberi hasil terbesar. Lalu melakukan optimasi lanjutan yang diperlukan.

Namun, manfaat sesungguhnya dari Saluran Khusus adalah membuat mereka dapat ditarget langsung oleh pengiklan.

Jika Anda mengatur Saluran Khusus dengan penargetan penempatan, maka pengiklan dapat memesan slot / space iklan di blog Anda secara langsung. Ini membuat semakin banyak tawaran lelang pada space tersebut, hasil akhirnya nilai CPC Anda akan meningkat drastis.

Selain itu, dengan penargetan penempatan juga meningkatkan peluang mendapatkan iklan non-cpc, yaitu iklan berbasis BPS dimana Anda dibayar hanya dengan menampilkannya saja (tidak harus terjadi klik).

Membuat saluran khusus adalah hal yang sangat mudah, jadi kalau Anda tidak membuatnya, itu sama artinya Anda melewatkan hal teramat penting untuk peningkatan pendapatan dari Adsense.

Untuk info lebih lengkap tentang Saluran Khusus, silakan baca:

Praktek terbaik untuk Saluran Khusus:
Untuk penargetan penempatan yang lebih baik, unit iklan yang masuk ke dalam satu Saluran Khusus harus muncul pada spot yang sama. Saat Anda mengatur penargetan penempatan, berpikirlah dari perspektif advertiser yang ingin membeli spot iklan di blog Anda.


 

Nah, itulah 5 rahasia terpenting dalam optimasi Google Adsense.

Jika Anda publisher Adsense veteran, apa yang bisa Anda bagikan kepada pembaca PortalUang?

Jika Anda publisher Adsense pemula, pertanyaan apa yang masih menggelayut di pikiran Anda?

Silakan bagikan melalui komentar, atau lebih baik lagi mari kita diskusikan bersama melalui Forum Adsense PortalUang. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

18 Komentar

%d blogger menyukai ini: