Google Adsense

Semua yang Ingin Anda Ketahui tentang Tampilan Aktif di Adsense

Beberapa bulan lalu, Adsense mengenalkan jenis tawaran iklan dan metrik baru di laporan kinerja, yaitu tampilan aktif.

Dan saya cukup sering ditanya tentang hal tersebut, untuk itulah saya menulis artikel ini. Setelah membaca artikel ini, diharapkan Anda memahami semua hal tentang tampilan aktif yang perlu diketahui.

Sebelumnya saya sudah menulis tentang jenis-jenis penawaran iklan Adsense, yang salah satunya adalah tawaran BPS Tampilan Aktif yang akan kita bahas ini.

Apa itu tampilan aktif?

Tampilan aktif digunakan untuk mengukur keterlihatan iklan di blog Anda. Ada dua faktor penting:

  • seberapa banyak iklan terlihat
  • seberapa lama iklan tersebut terlihat

Kapan iklan dianggap terlihat?

Definisi ‘keterlihatan’ iklan bukan berasal dari Adsense sendiri, melainkan oleh Interactive Advertising Bureau (IAB). Dan kondisi ‘terlihat’ suatu iklan harus memenuhi syarat:

  • minimal 50% iklan terlihat oleh pengunjung
  • minimal iklan terlihat selama 1 detik

Mengapa tampilan aktif menjadi penting?

Keterlihatan sebuah impresi iklan menjadi penting, baik bagi pengiklan maupun penayang. Pengiklan ingin mengetahui seberapa besar peluang mereka dalam menarik perhatian pengunjung. Semakin tinggi angka keterlihatan, maka semakin tinggi pula harga impresi iklan.

Hal yang hampir sama juga berlaku bagi penayang. Terutama bagi Anda yang mengandalkan sistem CPC, yang sampai sekarang masih sistem utama yang digunakan Adsense, pertama sekali tentu Anda ingin memastikan bahwa iklan benar-benar dilihat oleh pengunjung.

Bagaimana Anda dapat klik, jika iklan tidak terlihat bukan?

Tampilan aktif atau active view, sesungguhnya bukan hal baru dalam dunia periklanan internet. Banyak ads-server sejak lama sudah mengukurnya, dan telah digunakan secara luas oleh banyak vendor periklanan internet. Jadi bisa dikatakan, Google Adsense sedikit tertinggal dalam hal ini.

Adsense telah melakukan tes beta terhadap tawaran BPS Tampilan Aktif bagi pengiklan AdWords sejak tahun lalu, dan baru akhir-akhir secara resmi diluncurkan. Dan sejak itu, saya melihat ada sedikit perubahan pada perilaku pengiklan AdWords.

Apa bedanya antara Tampilan (impresi) dan Tampilan Aktif?

Di Adsense, impresi diartikan seberapa sering iklan ditampilkan atau dimuat ‘secara teknis’. Artinya yang penting iklan telah dimuat di halaman, terlepas iklan tersebut benar-benar terlihat mata pengunjung atau tidak.

Nah, sebagian dari impresi itu, saat ini Anda juga bisa temukan sebuah persentase impresi yang benar-benar terlihat oleh pengunjung, itulah yang dimaksud dengan ‘Tampilan Aktif’.

Dengan kata lain:
Setiap tampilan aktif adalah impresi, tapi tidak semua impresi adalah tampilan aktif.

BPS vs BPS Tampilan Aktif

Tampilan aktif bukan hanya sebatas metrik baru dalam pelaporan kinerja Adsense, namun ia memberi opsi baru untuk benar-benar menjual inventori iklan di blog Anda. Ia memungkinkan pengiklan (advertiser) secara langsung membeli inventori iklan berdasarkan BPS Tampilan Aktif, atau dengan kata lain mereka hanya akan membayar impresi yang benar-benar terlihat oleh pengunjung.

Saat ini di laporan kinerja Adsense Anda temukan BPK, BPS, BPS Tampilan Aktif dan BPKt, dengan BPK masih yang tertinggi memberi penghasilan. Namun ke depan, seiring makin banyak pengiklan yang menggunakan tawaran tampilan aktif, pendapatan dari BPS Tampilan Aktif akan meningkat.

(silakan baca artikel sebelum ini untuk penjelasan tentang jenis tawaran di Adsense)

Bila Anda klik tab ‘Tampilan Aktif’, maka laporan BPS Tampilan Aktif akan otomatis ditambahkan ke filter.

jenis tawaran tampilan aktif

Nah, begitu terbuka laporan pada tab Tampilan Aktif, Anda juga akan dapati beberapa metrik terkait.

Berikut penjelasannya masing-masing:

laporan tampilan aktif adsense

Tampilan Aktif Dapat Diukur

Metrik ini mengukur seberapa banyak impresi yang dapat dianalisa nilai Tampilan Aktif-nya. Nilai ini harusnya menunjukkan angka 100% atau kurang sedikit.

Jika tidak, itu artinya Anda memiliki masalah dalam hal menampilkan iklan, seperti misalnya Anda menampilkan iklan menggunakan iframe.

Tampilan Aktif Dapat Dilihat

Ini adalah persentase dari impresi yang terlihat. Atau mengacu pada definisi tampilan aktif, adalah seberapa banyak iklan Anda yang minimal 50% ukuran iklan benar-benar dilihat pengunjung untuk paling tidak selama 1 detik.

Perlu diingat bahwa hal ini hanya berlaku untuk Adsense for Content, Adsense for Games dan Adsense for Video. Data dari unit tautan (link unit) dan alokasi dinamis (fallback) dari DFP Small Business tidak termasuk di dalamnya.

Nah, pertanyaan pentingnya sekarang adalah:

Apa pengaruh Tampilan Aktif Anda sebagai publisher Adsense?

Dengan semua penjelasan di atas, maka ada beberapa hal penting yang mesti mendapat perhatian kita sebagai penayang Adsense.

Dimana menempatkan iklan?

Saat ini, bisa saya katakan bahwa penempatan terbaik untuk iklan adalah dimana pengunjung bertahan melihat konten Anda.

Ini memang sudah terbukti berhasil dan valid jauh sebelum ada Tampilan Aktif, namun dengan adanya Tampilan Aktif di Adsense pengaruh penempatan iklan menjadi lebih signifikan lagi.

Iklan di header akan kehilangan performa. Dan bagi website tanpa tampilan khusus mobile, iklan di sidebar juga sama akan kehilangan performa.

Anda mungkin pernah mendengar bahwa penempatan iklan terbaik adalah di bagian paruh atas (ATF – Above the fold). Sekarang hal ini menjadi kurang relevan lagi, karena nyatanya header seringkali dilewati pengunjung dengan scroll halaman ke konten. Jelas hal ini membuat persentase Tampilan Aktif Anda menjadi rendah.

Begitu juga dengan layout responsif dan akses dengan ukuran layar sangat jauh berbeda, definisi above the fold jadi semakin sulit dikenali.

Coba Anda mencari tahu berapa ukuran layar yang paling banyak digunakan oleh pengunjung dengan Analytic untuk mendapat ‘gambaran’ lebih pasti bagian ‘paruh atas’ mereka, lalu menempatkan iklan dekat bagian tersebut.

Tips lainnya (mungkin tidak sesuai untuk semua website), adalah dengan membuat konten atau halaman yang lebih pendek (namun tetap menarik). Halaman lebih pendek berarti lebih sedikit pengunjung menggulung layar dengan cepat, maka akhirnya lebih banyak iklan yang terlihat.

Ukuran iklan yang harus digunakan?

Mungkin pengaruhnya tidak sebesar penempatan iklan dalam hal tampilan aktif, namun tetap secara umum, iklan dengan ukuran lebih tinggi akan semakin lama tampil saat pengguna menggulung layar.

Namun demikian, yang utama tetap sesuaikan dengan layout dan desain blog Anda secara keseluruhan. Juga dengan terus melakukan tes dan eksperimen sampai menemukan ukuran iklan terbaik.

Kesimpulan

Metrik Tampilan Aktif membuat beberapa hal menjadi ‘lebih jelas’ dalam hal optimasi iklan. Melakukan eksperimen yang sebelumnya butuh waktu cukup lama, kini bisa diukur dengan mudah dengan menganalisa angka keterlihatan iklan dengan benar.

Jadi dengan semua pengaruh, pilihan dan peluang dari Tampilan Aktif di Adsense, diharap kita sebagai publisher Adsense mampu meningkatkan pendapatan lebih besar lagi ke depannya.

Silakan tinggalkan komentar untuk berdiskusi tentang hal ini. Dan saya sangat berterima kasih jika Anda bersedia membagikan artikel ini ke teman Anda. Sukses selalu.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

15 Komentar

  • mantep sekali penjelasannya,
    menurut saya, persntase tampilan iklan dapat dilihat juga dipengaruhi loading time,

    semakin lelet blognya, maka visitor makin males mnjelajahi seluruh tampilan, yang terlihat hanya iklan di Above the fold

  • lumayan buat belajar tampilan aktif di adsense
    kadang tampilan aktif persentasinya sedikit tapi penghasilan adsense besar dan sebaliknya
    bingung juga saya hehe

  • Kalau di konten banyak iklan, secara tak langsung masuk kategori tampilan aktif, dalam artikel ini sepertinya banyak tampilan aktif, masing masing ada 2 kategori..
    kira kira apakah tidak menyalahi kebijakan GA mas
    terimakasih

  • saya terkadang bingung membaca statistik adsense.. tulisan ini cukup memberikan pencerahan.. btw, blog portal uang semakin keren karena sekarang sudah memiliki forum..

  • ikut nimbrung om ,
    dari hasil analisa saya setelah membaca artikel di atas, dan kesimpulan hangout kemarin, apakah iklan di side bar dan header memang harus di hilangkan dan di pindah kedalam kontent?
    karena saya sempet mengadakan uji coba juga, membuat iklan melayang di footer halaman bukan nya CTR naek malah turun jadi setengah, apa itu di sebabkan para pengunjung yang merasa terganggu lalu menutup iklan dalam waktu kurang dari 5 detik iklan aktif / terlihat.

    • iklan di footer memang selalu buruk, 🙂

      mengenai iklan di sidebar, sy gak bisa mengatakan pasti, bagaimana pun yg terbaik adalah, silakan lakukan test / eskperimen sampai menemukan optimasi terbaik untuk blog Anda sendiri.

  • Terima kasih banyak Mas.

    Saya terus terang sebelumnya tidak paham sama sekali dengan cara membaca metrik Tampilan Aktif.

    Penjelasan ini benar-benar membantu sekali. Saya bisa melihat performa setiap posisi iklan dengan lebih baik lagi.