Blogging Dasar

Jadilah Blogger Pemenang, Jangan Jadi Blogger Pecundang!

Mohon maaf, jika judul di atas terlalu ‘vulgar’. Ini terpaksa saya tulis karena saya masih melihat banyak blogger melakukan praktik yang bukan hanya tidak akan membawanya kemana-mana, namun juga menghancurkan reputasinya sendiri.

Namun, jika Anda ingin menjadi blogger yang lebih baik, silakan lanjutkan membaca artikel ini sampai tuntas.

Sukses membangun blog, dengan berat hati saya katakan: tidak ada yang namanya jalan pintas!

Sesungguhnya semua sukses berawal dari isi kepala. Karena itu, Anda harus membersihkannya dari mental-mental penghalang. Mental para pecundang, lalu isi dengan mental para pemenang.

Lalu apa yang maksud dengan mental pemenang, khususnya dalam dunia blogging?

1. Sikap

Tahukah Anda, bahwa pikiran memiliki kekuatan luar biasa? Yang bisa menarik apapun yang paling banyak Anda pikirkan menjadi sebuah kenyataan?

Apakah selama ini Anda hirau pada pikiran Anda sendiri, apakah ia telah mengarah pada hal-hal positif? Atau sebaliknya melulu berisi hal negatif?

Anda tidak akan meraih sukses tanpa sikap positif. Bila Anda memandang blog Anda sekadar ‘SEBUAH BLOG’ semata, Anda berarti telah menyerah kalah, bahkan sebelum memulai.

Anda harus memandang blog Anda sebagai sarana hebat, yang Anda siap bekerja keras untuknya demi mencapai impian yang ingin Anda raih.

Karena itu, jaga pikiran Anda pada halyang benar-benar Anda inginkan dan buang jauh-jauh pikiran negatif terhadap blog Anda sendiri.

Katakan pada diri sendiri, bahwa blog Anda akan sesukses blog orang lain yang lebih dulu sukses. Bukan ‘berharap’ blog Anda akan sukses dengan keberuntungan, seolah mengatakan: ‘Sukses syukur, tidak ya sudah!” Karena jika demikian 99% Anda pasti akan gagal.

2. Komitmen

Blog Anda akan mencapai potensi maksimalnya dalam jangka panjang. Ngeblog bukanlah jalan pintas. Ngeblog butuh waktu!

Dalam dunia penuh sesak persaingan seperti ini, Anda tidak akan benar-benar meraih sukses sebenarnya, dengan ‘mengakali sistem’, membeli subscriber, membeli follower, berpura-pura menjadi persona lain atau ya… membeli akun Adsense!

 

Bertekadlah untuk meraih semuanya itu dengan usaha dan kerja keras sendiri, tidak peduli berapa lama waktu yang Anda butuhkan!

Satu waktu, artikel Anda begitu populer dan menjadi viral. Di waktu lain, artikel Anda mungkin hanya dibaca oleh segelintir orang.

Satu hari Anda mampu menghasilkan $100, di lain hari mungkin hanya $0.05.

Itulah bagian dari proses. Itulah bagian ‘terbaik’ dari kegiatan blogging. Itulah dinamika. Suka-duka dalam proses meraih hal besar, adalah satu keniscayaan.

Untuk melewati itu semua, butuh satu komitmen tinggi. Bila Anda bekerja dengan komitmen, maka Anda akan temui keberhasilan di saat orang lain hanya menemui kegagalan.

Ingat, adalah hal mudah untuk mencapai 90% perjalanan Anda, tapi tidak semua mampu bertahan melewati 10% lagi sisa perjalanan sebelum sampai pada kesuksesan.

3. Kualitas

Ingat, saya tidak berbicara tentang kesempurnaan! Banyak orang ‘takut’ saat dituntut memiliki kualitas, karena yang ia bayangkan adalah sebuah kesempurnaan.

Jadilah yang terbaik dari apa yang Anda lakukan. Anda mesti memberikan seluruh yang Anda miliki demi melihat blog Anda berkembang pesat. Lakukan itu dengan terus menjaga kualitas terbaik yang ada pada diri Anda.

Tentu, Anda akan gagal. Anda akan jatuh. Anda akan merasa bosan dan marah. Anda akan melakukan kesalahan-kesalahan. Tapi…. Anda harus tetap melakukan yang terbaik. Itu satu-satunya cara menggapai keberhasilan.

Kegagalan adalah kunci dari kesuksesan!

Suatu saat kelak, Anda menemukan banyak cerita kegagalan di sebalik satu kesuksesan Anda sendiri.

Lalu apa yang saya maksud dengan mental pecundang?

Berikut ciri-ciri blogger pecundang:

  • Membeli like
  • Membeli follower
  • Bersembunyi di balik persona palsu
  • Membeli sistem cepat kaya
  • Membeli akun Adsense
  • Terjebak pada skema money games (skema ponzi)
  • Mengakali sistem, seperti bertukar klik Adsense, melakukan blackhat SEO dan lainnya.

Semua hal di atas, akan menurunkan nilai dan kredibilitas Anda sebagai blogger, dan jujur: menumpulkan kemampuan Anda sendiri.

Anda mungkin terpukau dengan tawaran-tawaran website tidak jelas, yang menawarkan jalan cepat, cara paling mudah, ‘sistem maut’ yang diklaim mampu menghasilkan ribuan dolar dalam semalam. Yakinlah, itu semua dilakukan oleh orang-orang yang memanfaatkan kebodohan Anda, hanya bermodal kemampuan lips-marketing yang mumpuni.

Selain yang telah saya sebutkan di atas, ada beberapa lagi ciri mental blogger pecundang:

  • Menyalahkan orang lain atas kegagalan sendiri
  • Menyalahkan situasi
  • Tidak mau menerima bahwa ia telah melakukan kesalahan
  • Tidak mau menerima bahwa ia menggunakan cara yang salah
  • Tidak bersedia bekerja keras
  • Ingin semuanya serba instan

Ya! Kita semua tentu ingin segalanya serba mudah, itu adalah fitrah. Sehingga kita mudah tergiur pada cara-cara yang instan.

Kita jadi mudah tergoda untuk membombardir pelanggan dengan spam, alih-alih memberi nilai kepada mereka.

Kita inginnya meluncurkan produk murahan dibanding menghabiskan banyak waktu membuat produk berkualitas tinggi.

Kita ingin cepat memiliki banyak basis pelanggan dan tergoda untuk membeli mailing-list dari pada membangunnya sendiri satu demi satu.

Sayangnya, cara-cara instan di atas sama sekali bukan cara tepat untuk membangun blog yang sukses. Anda mungkin bisa meraih keuntungan sesaat, namun tidak untuk jangka panjang.

Apakah saya seorang pemenang atau pecundang?

Coba tanyakan pada diri sendiri. Jika Anda seorang pecundang, tidak ada kata terlambat untuk ‘bertobat’ dan memulai segalanya dari awal. Dan berikut adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk menjadi seorang pemenang:

  • Jujurlah pada diri sendiri
    Anda harus mengerahkan segala upaya untuk menjadi diri sendiri dan menyediakan banyak waktu untuk melakukan yang terbaik yang Anda mampu.
  • Siapkan strategi
    Semua hal baik butuh strategi, butuh perencanaan. Dalam hal blogging, tidak terkecuali. Namun, jangan sampai semua hanya sebatas rencana. Bagaimanapun aksi yang buruk, jauh lebih baik dari pada rencana yang tak pernah terlaksana.
  • Action
    Saatnya Anda menjalankan apapun yang telah Anda rencanakan. Jika Anda melangkah, maka Anda akan berhasil. Meski pun Anda gagal, Anda tetap lebih baik dibanding 99% orang lain yang tidak melakukan apa-apa.
  • Fokus pada nilai
    Pastikan apapun yang Anda usahakan, adalah hal baik. Apapun yang Anda lakukan adalah positif, memberi nilai nyata bagi orang lain.

Sekarang giliran Anda. Sekali lagi, mohon maaf kepada mereka yang mungkin tertampar oleh tulisan saya ini. Sungguh saya hanya ingin mengajak Anda berpikir realistis. Inilah dunia blogging sesungguhnya! Bukan cara cepat menjadi kaya dalam semalam dengan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip kebaikan universal.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

23 Komentar