Blogging Dasar

Haruskah Saya Menerjemahkan Blog ke Bahasa Inggris?

Ini masalah klasik bagi blogger non-english, seperti halnya kita-kita. Bahkan saya sering ditanya, apakah sebaiknya membuat blog English atau Indonesia saja?

Apalagi bila menyangkut hal Adsense, banyak blogger yang memaksakan diri untuk ‘menulis’ blognya dalam Bahasa Inggris menggunakan translate mesin. Bahkan, beberapa juga masih bertanya, apakah untuk mendaftar ke Adsense harus menggunakan blog berbahasa Inggris?

Saya jawab dulu, bahwa untuk menjalankan Google Adsense, sangat bisa dengan blog Bahasa Indonesia, karena memang Adsense telah mendukung penuh konten Bahasa Indonesia.

Kembali ke topik awal, pertanyaan selanjutnya adalah:

Jika saat ini kita telah memiliki blog dengan konten Bahasa Indonesia, haruskah saya menerjemahkannya ke dalam Bahasa Inggris? Bagaimana dengan plugin atau terjemahan otomatis, apakah cukup untuk bisa menambah pengunjung blog?

Ya memang, bisa jadi kita kehilangan peluang besar untuk perkembangan blog jika ngeblog dengan Bahasa Indonesia, karena bagaimanapun Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang bisa dimengerti di hampir seluruh dunia.

Dengan kata lain, bila konten kita dalam Bahasa Inggris, akan bisa menjangkau audiens yang jauh lebih besar. Tapi, di saat yang sama, itu juga artinya kita berada dalam persaingan yang besar pula. Sungguh tidak mudah bersaing dengan blog-blog dari seluruh dunia yang telah lebih dulu mapan.

Jadi dalam hal ini, kedua strategi itu sebenarnya memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri.

Bahkan sebenarnya, tergantung dari topik yang Anda angkat, menjalankan blog dengan konten lokal (Bahasa Indonesia), memiliki banyak manfaat lain, seperti menjalin kerjasama dan hubungan dengan blogger lokal lainnya, mengadakan suatu even, dan lebih berpeluang mendapat ekspos dari media lokal.

Sekarang bagaimana dengan masalah menerjemahkan konten yang ada ke dalam Bahasa Inggris?

Bila tujuan Anda benar-benar ingin memperluas dan menjaring trafik berkualitas ke blog, dan jika tidak mampu menulisnya sendiri, maka Anda perlu seorang penerjemah yang sesungguhnya. Karena hasil terjemahan mesin, betapapun, sampai saat ini masih jauh dari sempurna, jadi tidak mampu menyediakan konten yang bagus kepada pembaca.

Bagaimana dengan penggunaan plugin atau terjemahan mesin?

Saya pernah menggunakan beberapa lama tool semacam ini, dan saya mendapati ia mampu mendatangkan trafik dari SE. Tapi sayangnya, saya melihat di statistik trafik ini tidak berkualitas, karena begitu mereka masuk, akan segera meninggalkan blog karena kontennya kurang bisa mereka pahami dengan baik.

Kesimpulannya: Untuk membangun blog yang ramai atau berniat menjalankan Google Adsense maupun meraih penghasilan dari blog dengan cara lainnya, Anda sama sekali tidak HARUS menulis blog dalam Bahasa Inggris.

Bila Anda benar-benar ingin membuat konten English, maka Anda harus menyewa penerjemah profesional yang tentu saja memerlukan biaya. Yang terbaik, Anda bisa mulai belajar menulis dalam Bahasa Inggris, namun jangan berharap bisa menghasilkan blog terkenal dalam waktu singkat, mengingat persaingan yang lebih ketat dan kualitas konten Anda yang masih kurang.

Tips terbaiknya: Jangan pernah memaksakan diri menulis konten English, HANYA karena mendengar bahwa bisa memberi penghasil jauh lebih besar dari Adsense. Karena meski jika konten Anda dalam Bahasa Inggris, bila tidak ada trafik yang cukup sama saja bohong.

Nah, bagaimana pendapat Anda dalam hal ini? Berikan melalui komentar.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

23 Komentar

  • Pada saat saya membaca kesimpulan dan tips terbaik agan pada artikel diatas, saya menjadi sadar akan kemampuan saya. Memang benar semua membutuhkan tahapan dan mungkin hanya diperlukan sikap konsisten dan kefokusan saja dalam blogging. Terimakasih gan atas artikel diatas yang bermanfaat.

    Salam ..

  • Terimakasih atas infonya pertamanya saya akan menulis blog dalam bahasa inggris tp bahasa inggris saya kurang baik maka saya urungkan,

  • mas klo misalnya kita punya blog indonesia kemudian kita pingin menjaring juga untuk visitor luar kemudian diterjemahkan ke inggris tentunya pake jasa translator. itu bisa ga ya? jadi ada versi indo juga inggris itu bagus ga ya?

  • Saya pernah nekat membuat blog bahasa inggris menggunakan tool google translate tanpa memahami apakah gramarnya sudah tepat.

    Ternyata setelah saya rawat slama 6 bulan hasilnya tetap Nol. blm tentu sehari mendapat kunjungan.

  • Terimakasih atas ilmunya mas.
    Saya mau tanya nih,saya kan sudah terlajunjur bikin blog download,dan setelah saya cari tahu kesana kemari ternyata blog download tidak cocok untuk adsense.
    Nah pertanyaan saya,haruskah saya melanjutkan atau membuat blog baru untuk bergabung adsense?

  • Ijin komen pak

    Memang gabung di Adsense itu benar – benar susah seperti saya ini…berkali – kali daftar dari 6 x ditolak sampai buat blog baru selalu gagal..akhirnya saya memutuskan untuk beristirahat … menurut bapak bagaimana solusi yang tepat agar cepat di aprove oleh google adsense…akun saya yang pertama saya kembali daftarkan tidak ada balasan sama sekali oleh adsense…terima kasih

    salam hormat saya

    agus

  • menulis artikel di blog itu sekaligus belajar. memakai bahasa inggris bagi saya tidak lain dan bukan untuk melancarkan bahasa inggris saya.

  • Betul sekali, saya sebagai seorang yang tidak mampu menulis dalam bahasa English dengan baik dan benar menyarankan untuk blogger supaya tidak memaksakan diri. Dari konten berbahasa Indonesia saja tidak habis-habisnya untuk digali dan dieksplor. Jangan tergiur rumput tetangga yang lebih hijau, rumput kita juga tidak kalah nikmat. Intinya adalah menyukuri semua yang kita dapat baik kecil apalagi yang besar.

  • kalau menurut saya sih, kalau punya akan kemampuan itu, kenapa gak di coba saja, lagipuna apabila artikel bahasa inggris kalau untuk bisnis adsense lebih menguntungkan, namun bila sebaliknya, b ing ke indonesia kenapa tidak juga..

  • dulu sih pernah punya niat buat blog bahasa inggris tetapi setelah saya pikir-pikir untuk mengebangkan blog bahasa indonesia saja susah apalagi harus membuat blog bahasa inggris.

  • Kalau saya sebagai blogger pemula lebih baik menulis konten berbahasa Indonesia, yang sejatinya memang kita mengerti. Selain itu saya memang tidak mahir berbahasa Inggris, jadi jika dipaksakan menulis konten berbahasa Inggris akan sangat menguras seluruh isi kepala saya 🙂