8 Penyebab Kegagalan Blog Baru

Setiap blogger pasti inginkan blognya sukses. Namun kenyataannya banyak blog baru yang bermunculan, tapi 2-3 bulan kemudian tenggelam entah kemana.

Hilang dari peredaran!

Tentunya, kita tidak menginginkan itu terjadi bukan? Dari pengamatan saya ada beberapa hal yang dapat membuat sebuah blog baru tidak mampu bertahan dan eksis dalam persaingan.

Dan setidaknya saya mencatat ada 8 hal yang paling sering menjadi penyebabnya.

Inilah kedelapan hal tersebut:

1. Tidak melakukan promosi

Mungkin ada sebagian blogger yang menganggap begitu membuat blog dan mengisinya dengan konten yang bagus, begitu saja pembaca akan datang.

Tidak!

Meskipun Anda memiliki konten, materi dan tulisan terbaik ‘sejagat raya’, jika tidak Anda promosikan dengan baik, tidak akan ada yang membacanya. Jika Anda menginginkan blog Anda dibaca orang lain, maka Anda harus mendapatkan pengunjung dengan cara promosi blog Anda dengan baik.

2. Tidak ada sentuhan personal

Ini hal yang jarang dilakukan oleh blogger pemula. Blog adalah semacam jurnal pribadi, tempat Anda menyampaikan pendapat, pengalaman dan pengetahuan Anda secara pribadi. Sehebat apapun konten blog Anda, jika Anda tidak bersedia ‘menceritakan’ siapa diri Anda, tidak akan tercipta suatu hubungan kuat antara Anda dengan pengunjung blog, sehingga dalam jangka panjang blog Anda pasti akan ditinggalkan.

BACA JUGA:  Apa yang Dikatakan Orang tentang Blog Anda dalam 5 1/2 Detik?

Mereka ingin mengetahui tentang Anda, dan mengapa Anda menulis blog. Mereka ingin mengetahui kehidupan Anda sehari-hari. Tentu saja, Anda tidak harus menceritakan setiap Anda berganti pacar, misalnya. Tapi minimal, beritahu pembaca, bahwa Anda ‘ada’.

3. Egosentris

Ini adalah kebalikan dari poin kedua diatas. Menutupi jati diri adalah sebuah kesalahan, begitupun juga sebaliknya, terlalu banyak menceritakan kehidupan pribadi yang tidak seharusnya, juga adalah sebuah kesalahan.

Orang mengunjungi blog Anda dengan tujuan mendapatkan informasi yang mereka butuhkan, bukan untuk menampung ‘curahan hati’ Anda.

4. Tidak memanfaatkan media sosial

Ini memang bukan suatu keharusan. Tapi, coba Anda pikirkan sekali lagi, di manakah pembaca blog Anda sekarang berada?

Mereka ada di facebook, mereka ada di twitter, mereka ada di Google+. Mereka menginginkan Anda memiliki ‘fan page’, mereka menantikan Anda meng-update-nya. Mereka ingin melakukan kontak dengan Anda.

Manfaatkanlah sosial media, karena mungkin saja, itu satu-satunya cara mereka mengetahui ada posting terbaru di blog Anda.

5. Bekerja ‘sendirian’

Menjadi aktif dan ikut berpatisipasi di niche yang Anda pilih adalah sebuah keharusan untuk mencapai sukses dalam blogging. Dengan cara itu Anda akan dikenal dan ‘diperhitungkan’.

BACA JUGA:  Gratis : Cara Daftar Domain di Freenom

Intinya adalah membangun reputasi. Blogger yang bekerja sendirian tidak akan banyak dikenal, dan itu artinya mereka tidak akan mencari Anda ketika membutuhkan sebuah jawaban. Satu hal yang perlu diingat: dalam blogging, tidak ada yang namanya pesaing, yang ada adalah kolega, rekan.

Blogger yang sukses adalah mereka yang saling bekerja sama dan aktif dalam topik yang sama.

6. Kehilangan konsistensi

Ini paling banyak menyebabkan sebuah blog baru gagal. Anda bisa saja telah membangun blog selama 3 bulan pertama. Anda telah memiliki cukup banyak pembaca setia. Tapi kemudian, Anda kehilangan konsistensi. Anda tidak lagi menyajikan sesuatu yang baru. Anda keluar dari komitmen jadwal update blog yang telah Anda tetapkan.

Satu hal perlu diingat: mereka membuka blog Anda adalah karena mereka tertarik dengan tulisan-tulisan Anda. Jika Anda berhenti menyajikan apa yang mereka cari, bisa dipastikan mereka akan pergi.

7. Berlebihan dalam monetisasi

Tidak ada yang salah dengan usaha mendapatkan uang dari blog. Tapi, itu juga tidak berarti Anda harus ‘tenggelam’ dalam berbagai usaha mendatangkan uang. Seperti memenuhi blog dengan segalam macam iklan. Menulis posting berbayar terlalu sering. Selalu menawarkan produk-produk afiliasi dan sebagainya.

BACA JUGA:  5 Realitas Blogging yang Sebenarnya, Anda Harus Tahu!

Jika Anda tidak memberikan nilai apapun kecuali pendapat yang bagus terhadap suatu produk, Anda bisa saja dianggap nyepam, dan itu adalah pertanda Anda akan segera ditinggalkan oleh pembaca Anda. Anda butuh kepercayaan, butuh trust.

“Jika saya tidak mempercayai Anda, saya tidak akan mengklik produk yang Anda tawarkan, maaf.”

8. Tidak menyajikan sesuatu yang unik

Alasan orang mengunjungi blog Anda adalah karena ingin mendengar pendapat berbeda dari Anda. Seorang copycat, tidak akan berhasil dalam jangka panjang.

Tidak ada yang unik, sama dengan yang lain, tidak inspiratif, mejadi salah satu penyebab kegagalan terbesar sebuah blog baru. Be unique! Beranilah tampil beda. Sajikan sesuatu dari sudut pandang berbeda. Jika masih bingung, cukup mengingat satu hal: jangan jadi copasser!

Itulah 8 hal yang menjadi penyebab kegagalan banyak blog baru yang bisa saya sampaikan. Bagaimana menurut Anda? Anda memiliki hal lain untuk menambahkan daftar di atas? Saya menantikan sharingnya melalui kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

Loading...

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

14 Komentar