5 Alasan Mengapa Blogging Itu Menyebalkan

Apakah Kamu berpikir bahwa blogging itu adalah melulu tentang kesenangan dan uang?

Coba deh, Kamu pikir sekali lagi.

Nyatanya, blogging itu melelahkan, penuh tekanan, dan… menyebalkan!

Oke, oke… Jangan salah paham dulu. Ya, saya menikmati blogging sama seperti semua mereka yang serius blogging menikmatinya. Dan saya, termasuk blogger yang ‘serius’. Tapi… blogging itu memang melelahkan dan penuh tekanan.

Kamu belum yakin? Di bawah ini saya sampaikan 5 alasan mengapa saya berpendapat seperti itu.

1. Kamu harus ‘super’ kreatif

Mari kita jujur. Berapa banyak ide baru bisa dihasilkan seorang blogger yang lebih banyak diam di rumah seharian? Seperti saya dan Kamu?

Semua orang berkata: Kamu harus kreatif cari ide baru, orisinal, unik, unik, unik, dan seterusnya dan seterusnya, agar orang lain memperhatikan Kamu, tanpa mereka tahu Kamu harus memeras otak sampai kering untuk bisa menulis posting yang kreatif.

Bukankah hal yang dapat menimbulkan stress, dituntut menghasilkan sesuatu yang baru, unik, unik dan unik, dan itu harus diulang-ulang setiap hari? Benar-benar menyebalkan!

2. Kamu harus melupakan ‘hidup’ Kamu

Ketika Kamu memutuskan meniti karir sebagai blogger profesional, maka saat itu Kamu cenderung akan melupakan ‘kehidupan’ orang-orang di sekeliling Kamu. Kamu lebih banyak menghabiskan waktu seharian di depan komputer. Selalu ada saja yang dilakukan oleh seorang blogger.

Blogging adalah kegiatan yang menyita banyak waktu. Bahkan ketika Kamu telah berusaha menjadi blogger produktif dengan melakukan manajemen waktu yang ketat, itu tidak akan cukup membuat Kamu menjadi ‘manusia normal’ kembali.

Coba bayangkan bagaimana istri / suami, orang tua Kamu yang mengelus dada dan geleng kepala melihat asyik-masyuk seharian di hadapan komputer. Mereka merasa ‘kehilangan’ Kamu.

Saya pernah menulis anekdot seorang suami yang berusaha menjelaskan blogging kepada istrinya. Silakan baca, saya jamin Kamu akan tersenyum dan ikut geleng-geleng kepala. Ini artikelnya: 5 Fakta Blogging yang Tak Boleh Kamu Ceritakan kepada Istri.

3. Kamu jadi malas, dan… gendut!

Duduk berlama-lama seharian, sama sekali tidak membantu Kamu lebih sehat. Karena kurang gerak, Kamu bisa jadi jadi bertambah gemuk. Jika sudah begitu, tambah satu lagi alasan baru untuk tidak keluar rumah.

Oke, mungkin Kamu tidak akan jadi gendut, nyatanya saya sendiri susah untuk tambah berat badan, hehehe…. Tapi ada satu lagi, Kamu akan jadi malas bergerak dari tempat duduk.

Kamu meminta istri untuk mengantar makanan ke ruang kerja. Kamu akan tertidur kelelahan di depan komputer, bukannya beristirahat nyaman di tempat tidur.

Dan ini yang terburuk: Kamu bahkan malas untuk sekedar buang air kecil, sebisa mungkin menahannya, sampai Kamu benar-benar tidak kuat lagi, baru ke kamar kecil.

4. Penghasilan Kamu tidak stabil

Jika Kamu mulai mengendur, tidak memposting artikel baru beberapa minggu lamanya, atau lebih buruk Google menganggap Kamu sebagai plagiat, kemungkinan besar pendapatan Kamu mulai menurun.

Jika Kamu bekerja lainnya paling tidak Kamu tahu penghasilan Kamu tidak akan turun drastis sewaktu-waktu secara mendadak. Tapi tidak begitu dengan penghasilan dari blog.

5. Kamu melupakan liburan dan piknik

Piknik? Liburan? Eng… Gak deh, saya harus melakukan sesuatu yang lebih penting untuk blog saya.

Sayangnya, terkadang ‘sesuatu yang lebih penting’ itu benar-benar menyita waktu, sehingga tidak memberi kesempatan Kamu melakukan hal lainnya. Kamu tidak mampu rehat seharian meskipun Kamu benar-benar menginginkannya.

Dan jika pun Kamu pergi berlibur, Kamu tetap tidak bisa jauh dari laptop. Jika Kamu berhasil jauh dari laptop, pikiran Kamu terganggu ketika Kamu mulai memikirkan ide untuk posting esok hari. Ya, ide itu harus original!

Ya. Itulah hal-hal menyebalkan dari blogging menurut saya. Namun, saya mencintai blogging tanpa perlu diragukan. Kecintaan itu pula yang membuat saya menulis artikel ini bukan?

Bagaimana menurut Kamu? Apakah Kamu juga kadang merasakan bahwa blogging itu sangat menyebalkan? Saya tunggu komentarnya.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

10 Komentar

  • saya pernah merasakan yg gtu gan,, kdg2 sy jadi putus asa, berharap penghasilan dr blog, tp kdg2 utk 1 hr dibwah modal kuota internet,,

  • Wah2, anda menyinggung saya ini bang.
    Semua yang anda katakan di atas benar semua. Selama 1 bulan saya mengalami hal itu. Tapi sekarang saya bisa lebih mengontrol diri, bisa bersama-sama keluarga lagi, masyarakat juga.

  • @afrid.
    hmm… setiap blogger tentunya tidak sama. Di sinilah mungkin kelebihan dari menjadi blogger, krn bebas menentukan jam kerjanya sendiri. Saya sendiri lebih banyak menulis di dinihari, biasanya dari jam 4 – jam 7 pagi, dan kmbali lagi nanti pukul 10 – 12 malam. Rata-rata per hari saya cm menghabiskan waktu 6 jam. 4 jam untuk menulis, sisanya utk blogwalking, nongkrong di sos med, dsb…. 🙂

  • boleh ya saya tahu pak..
    jadwal-jadwal harian blogger profesional
    dari jam 5 pagi – jam 9 malam apa aja ya pak
    saya cuma pengen tahu apa aja yg dilakuin oleh Full Time Blogger

    Makasih "-"