5 Kesalahan Umum Mencari Pengunjung Blog dan Cara Memperbaikinya

Apakah Kamu menginginkan lebih banyak pembaca?

Ya… ya… saya tahu ini pertanyaan menggelikan, hehehe…. Setiap blogger pastinya menginginkan lebih banyak pembaca, tidak perduli saat ini memiliki 15, 100, 1.000 ataupun 10.000 pengunjung, tetap saja blogger menginginkan lebih banyak lagi.

Sayangnya, banyak blogger berakhir pada kesalahan besar dalam upaya mengembangkan blognya.

Di bawah ini adalah 5 kesalahan paling umum, yang banyak dilakukan oleh blogger. Kamu mungkin melakukan beberapa di antaranya, tulis pendapat Kamu pada komentar.

1. Tidak terlebih dahulu membuat blognya ‘bagus’

Seberapapun Kamu memiliki keahlian promosi blog, Kamu tidak akan mencapai ‘besar’ jika blog Kamu terlihat amatir, hanya berisi 5 posting, dan desain apa adanya, seperti widget yang telah terpasang default tetap berada di tempatnya.

Coba, bayangkan Kamu mengunjungi sebuah blog, entah dari hasil pencarian ataupun dari media sosial. Jika blog tersebut memberi kesan ‘payah’, apakah Kamu berencana kembali lagi kesana?

Nah, dari situlah landasan Kamu untuk membangun blog Kamu sendiri.

Cara memperbaikinya:
Sebelum Kamu berjibaku mendatangkan pembaca, pastikan dulu blog Kamu tampil dengan sebaik-baiknya. Buatlah desain blog yang bagus. Tentu tidak harus sempurna, tapi minimal Kamu telah memiliki lebih dari 10 artikel dan beberapa di antaranya ada dipublish di bulan lalu.

2. Menggunakan teknik SEO ‘abu-abu’

Banyak blogger begitu fokus dan amat konsen terhadap SEO, ketika ingin mendatangkan pengunjung. Ya betul, blog kita bisa ditemukan oleh mesin pencari adalah hal yang sangat penting, tapi bukanlah hal yang bagus menggunakan ‘jalan pintas’.

Taktik ‘canggih’, seperti: menulis ratusan artikel berkualitas rendah sebagai blogger tamu, dengan tujuan semata mendapatkan backlink, berpartisipasi pada pada program pertukaran link (link exchange), atau menjejali posting Kamu dengan kata kunci (keyword) secara berlebihan, adalah beberapa di antara hal yang tidak akan berhasil dalam jangka panjang.

Ya. Mungkin teknik tersebut dapat berhasil mendatangkan banyak pengunjung dalam waktu singkat, tapi pada akhirnya (hampir dipastikan), blog Kamu akan terkena penalti pada update Google berikutnya.

3. Mengemis backlink

Ada sebagian blogger baru, yang mencatat semua blogger-blogger top di niche mereka, lalu mengirimkan email kepada semuanya, untuk meminta link! Saya sendiri pernah beberapa kali mendapatkan permintaan semacam itu.

Kelihatannya sepintas cara ini cukup bagus untuk dicoba, tapi bukannya link yang Kamu dapatkan, tapi malah reputasi Kamu yang sedang dipertaruhkan. Selain itu, cara ini juga bisa dianggap sesuatu yang mengganggu orang lain. Dan hampir semua blogger tidak akan menggubris permintaan semacam ini.

Saya sendiri cukup sering membuat link ke blog lain di blog saya sendiri, tapi itu bukan karena diminta, tapi karena saya menganggap relevan dan bermanfaat untuk pembaca saya.

Cara memperbaikinya:
Oke-oke saja Kamu meminta link kepada blogger lain, tapi mintalah kepada mereka yang telah Kamu kenal dengan baik dan cukup dekat, dan kalau bisa cari blogger yang secara rutin mencantumkan di artikel mereka.

4. Meninggalkan komentar ‘berlebihan’

Berkomentar di blog lain adalah salah satu hal yang bagus. Selain berguna untuk menjalin persahabatan dengan blogger lain, juga bisa jadi ajang promosi.

Cara-cara berkomentar yang baik mesti diperhatikan dengan serius. Banyak blogger menghapus atau mengedit komentar yang berisi link, atau memakai keyword di kolom nama, ataupun komentar yang tidak relevan ikut terlibat dalam percakapan yang terjadi.

Cara memperbaikinya:
Utamakan kualitas daripada kuantitas dalam berkomentar. Jika Kamu meninggalkan komentar yang relevan, bernilai dan ikut terlibat dalam percakapan yang terjadi, maka orang lain akan tertarik mengklik link dan melihat-lihat blog Kamu. Selalu ingat, bahwa yang terpenting adalah menjalin hubungan dengan pemilik blog yang Kamu komentari.

5. Mengandalkan kualitas konten semata

Ada blogger yang merasa tidak perlu melakukan upaya SEO, melupakan media sosial, dan membangun komunitas di niche mereka. Mereka semata mengandalkan kualitas konten yang menurut mereka hebat. Dalam banyak hal ini adalah kebalikan ekstrem dari poin #4 di atas.

Konten berkualitas adalah hal yang teramat penting, tapi konten yang bagus tidak begitu saja mendatangkan trafik dengan sendirinya. Sebagus apapun konten Kamu, tidak akan mendatangkan trafik, jika Kamu tidak melakukan promosi yang seharusnya.

Cara memperbaikinya:
Jangan pernah berharap tanpa promosi, Kamu mendapatkan trafik. Konten berkualitas adalah hal seharusnya, tapi Kamu pun perlu ‘memasarkannya’, agar dunia tahu Kamu memiliki konten yang luar biasa.

Itulah, 5 kesalahan paling umum ketika Kamu mencoba mendatangkan pembaca. Inti dari semuanya adalah, tidak ada jalan pintas apapun untuk membesarkan blog. Butuh kerja keras, kesabaran dan konsistensi. Semoga bermanfaat.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

8 Komentar