Setelah minggu kemarin, saya absen menulis seri 5 Kesalahan Blogging dan Cara Memperbaikinya, hari ini kembali saya lanjutkan.

Pada 2 bagian sebelumnya, saya telah membahas kesalahan halaman ‘about’ dan kesalahan judul posting, dan pada bagian #3 ini, saya akan mengupas 5 kesalahan paling umum pada salah satu bagian penting dari sebuah blog, yaitu sidebar.

Sidebar adalah bagian vital dari sebuah blog, dimana seharusnya menjadi tempat bagi pembaca menemukan apa yang mereka cari. Sedangkan dari sisi Kamu sebagai blogger, sidebar semestinya jadi tempat memajang konten terbaik Kamu.

Nah, untuk tujuan tersebut, di bawah ini adalah 5 kesalahan paling umum dilakukan pada sidebar beserta cara memperbaikinya.

1. Memasang terlalu banyak gadget (widget)

Kesalahan terbesar yang saya lihat di banyak blog adalah terlalu banyak memasang widget di sidebar. Di sini kembali berlaku pedoman yang sering saya sampaikan, desain minimalis dan bersih adalah yang terbaik.

Ya, memang ada begitu banyak widget yang tersedia dan dapat Kamu pasang, namun Kamu hanya boleh memasang widget yang benar-benar dibutuhkan. Kalender, jam, tag cloud, adalah beberapa contoh widget yang sama sekali tidak diperlukan.

Cara memperbaikinya:
Coba lihatlah lagi sidebar Kamu, tanyakan pada diri sendiri, mana yang benar-benar diperlukan? Mana yang hanya membuat sesak? Mana yang bermanfaat bagi pembaca dan mana yang tidak? Lalu buanglah beberapa di antaranya, sehingga Kamu memiliki sidebar yang ‘bersih’, hanya berisi informasi yang dibutuhkan pembaca.

Selain itu, ini yang paling sering saya lihat. Banyak blog directory, layanan ping dan sejenisnya, mewajibkan Kamu memasang reciprocal link berupa badge, akhirnya Kamu memenuhi sidebar dengan seabrek badge tersebut (jangan khawatir, dulu saya pun sempat melakukannya, hehe….).

Tapi sekarang tidak lagi, karena manfaatnya sangat kecil, jadi sekarang saya membuangnya sama sekali. Seberapa efektif manfaatnya? Mungkin ada manfaatnya, tapi sangat tidak sebanding dengan ‘kekacauan’ yang didapat. Jadi, yang terbaik, buang saja. Semua itu tidak ada gunanya, hanya mengotori desain blog Kamu.

2. Membiarkan gadget default apa adanya

Pada saat Kamu membuat blog baru, ada beberapa gadget yang sudah otomatis terpasang. Membiarkan mereka tetap berada di sidebar berlama-lama membuat tampilan blog Kamu terlihat amatir.

Cara memperbaikinya:
Segera setelah Kamu membuat blog baru, masuklah ke menu tata letak, dan buang gadget default.

3. Memasang gadget dengan susunan yang ‘aneh’

Ya betul, Kamu bebas melakukan apapun terhadap blog Kamu. Tapi dalam dunia blogging tetap ada semacam kesepakatan umum, atau kebiasaan lazim dalam banyak hal, termasuk di dalamnya masalah susunan elemen di sidebar.

Jika Kamu mengatur gadget sidebar dengan susunan yang ‘tidak biasa’, justru akan membuat bingung pengunjung, sehingga mereka bisa jadi meninggalkan blog Kamu karena frustasi melihat susunan gadget sidebar Kamu yang aneh.

Cara memperbaikinya:
Coba Kamu survey kecil-kecilan. Lihat blog-blog profesional di topik yang sama dengan blog Kamu, dan lihatlah bagaimana mereka menyusun gadget mereka. Lalu Kamu tetap mempertahankan susunan yang sudah menjadi kebiasaan.

4. Tidak ada form langganan email

Salah satu elemen terpenting di sidebar adalah form berlangganan melalui email. Sayang sekali jika Kamu tidak memilikinya, yang berarti Kamu tidak memanfaatkan salah satu cara terbaik mendapatkan pembaca setia.

Cara memperbaikinya:
Jika Kamu menggunakan FeedBurner, hanya butuh beberapa langkah mudah untuk mengaktifkan berlangganan email ini, Kamu kopi kodenya kemudian Kamu memasangnya sebagai widget berlangganan email di sidebar.

5. Memenuhi sidebar dengan iklan

Saya tahu, Kamu ingin menghasilkan uang dari blog, begitu juga dengan saya. Kita sama-sama blogger matre, hehe…. Tapi, memasang terlalu banyak iklan di sidebar, bukanlah ide yang bagus.

Terlalu banyak iklan di sidebar akan menghalangi konten penting untuk pembaca, dan itu membuat pembaca bisa jadi mengabaikan semua yang ada di sidebar Kamu.

Cara memperbaikinya:
Satu iklan berukuran 300×250, rasanya sudah cukup, atau jika mau lebih, pilih ukuran iklan yang lebih kecil, misalnya 125×125 yang bisa dipasang bersisian. Namun begitu, untuk mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya Kamu bereksperimen dengan beberapa ukuran unit iklan yang berbeda.

Yang pasti, jangan sampai sidebar Kamu hanya berisi iklan tanpa menawarkan konten blog Kamu kepada pengunjung.

Nah, itulah 5 kesalahan umum pada sidebar yang seharusnya Kamu hindari. Jika saat ini ada beberapa kesalahan di atas yang masih Kamu lakukan, segera perbaiki. Semoga bermanfaat.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

3 Komentar

  • @dzaky.
    jika yang dipasang memang widget yang memang diperlukan dan memudahkan pembaca, maka itu tidak masalah…. sukses selalu tuk blognya.

  • Semuanya udah hampir ane terapin nih gan, kecuali yang nomor 1. Di blog ane memang lumayan banyak widget pada sidebar-nya, tapi ya itu, semuanya saya rasa sangat diperlukan pembaca.