Apa yang dimaksud dengan niche blog?

Niche blog adalah blog yang fokus. Dengan kata lain, semua konten yang disajikan oleh niche blog, berkaitan erat langsung dalam suatu topik yang cukup sempit.

Niche blog adalah cara yang bagus sekali bagi seorang blogger untuk menarik minat pembaca, memonetisasi blog dan mendapatkan tempat tersendiri di rimba belantara blogosphere.

Di bawah adalah hal yang patut Kamu perhatikan untuk memulai sebuah niche blog:

1. Pilihlah topik yang Kamu sukai dan bergairah terhadapnya

Seorang blogger yang mengelola niche blog, harus menulis tentang satu topik dalam jumlah yang tidak sedikit. Ini berarti Kamu harus memiliki banyak ide, rasa suka yang kuat dan pemikiran yang luas terhadap topik tersebut.

Memang masih memungkinkan Kamu menulis dengan topik yang agak luas untuk niche blog Kamu, tapi pembaca yang berkunjung kembali, mereka datang kembali karena ingin mencari informasi terbaru dan suara khas Kamu seputar niche blog.

Untuk mencapai sukses, Kamu harus menyajikan apa yang dicari dan diinginkan oleh pembaca. Menyajikan konten yang melenceng cukup jauh dari niche blog, akan membuat mereka pergi ke tempat lain, untuk mencari informasi yang mereka cari dan butuhkan.

2. Pilihlah topik yang Kamu kuasai dan atau Kamu tahu banyak tentangnya

Para blogger terbaik yang mengelola niche blog, tahu sangat banyak tentang topik yang dipilih. Mereka bukan saja ‘ahli’ di bidangnya, tapi mereka juga menikmati, menyukai membaca, belajar, melakukan riset apapun yang berkaitan dengan topik blog mereka.

Kemudian mereka menyampaikannya kembali kepada pembaca dengan ‘suara’ mereka sendiri yang unik. Dengan cara inilah para blogger sukses mengelola niche blog mereka.

Kunci suksesnya adalah, menulis dengan cerdas, unik, dan penuh gairah. Dengan ini, apa yang disajikan mampu menginspirasi banyak orang. Pendapat berbeda Kamu tentang suatu topik, akan membuat niche blog Kamu keluar dari kerumunan ribuan blog lainnya.

3. Pilihlah topik yang sempit dan tetap di situ

Niche bisa diartikan FOKUS. Ini artinya, Kamu harus memilih topik yang sangat sempit, spesifik dan setia dengannya, sehingga Kamu bisa memosisikan blog Kamu sebagai niche blog yang sesungguhnya.

Sebagai contoh, dibandingkan Kamu blogging dengan topik yang masih cukup luas seperti gadget, misalnya, Kamu bisa memilih topik yang lebih spesifik, seperti misalnya Samsung Android.

Contoh lainnya, misalkan Kamu memilih topik luas seperti pengasuhan anak, Kamu bisa memilih niche yang lebih sempit, seperti pengasuhan Anak yang memiliki disabilitas tertentu misalnya. Ini akan memberikan hasil jauh lebih baik.

Untuk membantu Kamu menemukan niche terbaik untuk blogging, silakan baca artikel saya di PortalUang: Strategi memilih nice terbaik untuk blogging.

 4. Hati-hati dengan topik tren sesaat

Jika Kamu menginginkan membangun blog yang sukses untuk waktu jangka panjang, hindarilah topik yang sedang hangat (mungkin hot) saat ini, tapi kemungkinan akan hilang di masa yang akan datang dengan cepat.

Seperti contohnya, Kamu memilih topik tentang suatu acara televisi yang sangat populer sekaligus sangat Kamu gemari. Mungkin dengan cepat blog Kamu akan meroket. Tapi bagaimana jika acara tersebut berhenti, apa yang terjadi dengan blog Kamu?

Yang jelas, akan terjadi penurunan trafik yang sangat signifikan. Kemudian perlahan tapi pasti akan ditinggalkan tanpa ada peluang untuk mempertahankannya lagi. Untuk itu, pastikan topik Kamu cukup kuat bertahan dalam jangka panjang.

Untuk itu, Kamu harus menyempatkan waktu untuk melakukan riset keyword seperlunya. Bagaimana? Sudah ada gambaran apa niche blog Kamu?

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

6 Komentar

  • @moch.
    ya itu memang termasuk tren sesaat. tapi itu agak mending, karena hanya artikelnya saja yg sesaat. Untuk itu perbanyak terus artikel pilar yg tidak lekang waktu.

    @george.
    semua blogger, juga pada awalnya pastilah nubie.. 🙂 terus semangat….

  • mantap mas penjelasannya, ternyata blog saya gado-gado nih mas he… maklum newbie

  • pernah ngalami yang no 4
    tapi bukan di niche, tapi pada artikel nya
    saya punya blog niche pendidikan, beberapa waktu lalu lagi rame nya tentang UN
    waktu itu banyak sekali yang mengarah ke blog saya, akan tetapi setelah UN nya selesai traffic jadi menghilang 😀

  • kalau sy lebih suka pilih niche yg sy mengerti aja mas 🙂 jadi lebih mudah cari ide postingannya