5 Langkah Menuju Rutinitas Blogging Anti Stres

Kamu menyalakan komputer. Membuka aplikasi blogging, lalu mengklik ‘new entry’ untuk membuat posting baru.

Halaman kosong untuk menulis terbuka. Mata menatap nanar ke layar, menunggu inspirasi datang, sambil memeras otak mendapatkan ide.

Lalu, ide pun muncul. Kamu mulai menulis, mengedit, dan akhirnya klik ‘Publish’. Semua dilakukan dalam sekali jalan, dalam satu waktu.

Apakah itu terdengar seperti rutinitas blogging Kamu selama ini?

Bagaimana pun pasti akan datang satu hari, dimana inspirasi tak juga muncul, ide tak pernah datang. Atau komputer Kamu mulai bertingkah aneh berkali-kali restart sendiri (saya benar-benar pernah mengalaminya, hehe…).

Belum lagi ada acara tv yang sayang sekali Kamu lewatkan. Suasana hati, tekanan di tempat kerja, dan seabrek masalah lainnya, yang intinya:

Kamu tidak bisa ngeblog!

Saat demikianlah yang kerap membuat seorang blogger frustasi!

Nah, di bawah ini adalah 5 langkah yang dapat membantu Kamu membentuk kebiasaan atau rutinitas blogging anti stres. Kebiasaan yang jika mampu Kamu lakukan, akan menjauhkan Kamu dari frustasi dan mencegah kehilangan semangat dalam blogging.

1. Melakukan apa di hari apa

Mungkin ini tidak cocok untuk semua blogger. Namun, barangkali Kamu menemukan ini dapat bekerja baik bagi Kamu.

Yang saya maksud di sini adalah menulis jenis artikel tertentu, atau topik tertentu, di hari tertentu. Misalnya, setiap Senin Kamu menulis tentang topik A. Selasa topik B, Rabu mengulas posting di blog lain, dan lain sebagainya.

Dengan cara ini, Kamu memiliki gambaran lebih pasti mempersiapkan apa, menulis apa, di hari apa. Sehingga akan jauh lebih efektif dan lebih produktif. Selain urusan membuat konten blog, Kamu pun bisa mengatur kapan menganalisa statistik, misalnya.

Di hari apa di minggu ke berapa memperbaiki layout dan desain blog, dan sebagainya.

Intinya: Kamu memiliki kebiasaan melakukan satu tugas blogging di waktu yang telah Kamu tetapkan sendiri.

2. Mengelola waktu

Penting sekali Kamu membatasi waktu untuk satu tugas tertentu. Berapa lama Kamu memeriksa statistik, berapa lama Kamu memoderasi komentar dan sebagainya.

Jika Kamu membatasi diri seberapa lama Kamu harus menyelesaikan satu pekerjaan blogging Kamu, maka Kamu akan mampu menyelesaikannya lebih lebih cepat, lebih efektif, lebih efisien.

Dan ini akan memastikan Kamu tidak menghabiskan tiga per empat waktu luang Kamu di malam hari untuk hal-hal ‘gak penting’ dan hanya menghabiskan seperempat bagiannya saja yang benar-benar untuk ngeblog!

3. Menulis artikel lebih banyak dari yang Kamu publish

Kamu pasti tahu prinsip sederhana untuk bisa menabung: belanja lebih sedikit dari total penghasilan. Dalam hal blogging, ini pun berlaku. Dan Kamu akan lebih santai, lebih rileks, karena Kamu punya ‘tabungan’ dengan cara menulis lebih banyak dari yang Kamu publikasikan.

Caranya? 

Menulislah 2 – 3 artikel lebih banyak saat Kamu dalam kondisi on-fire. Jangan berhenti menulis, hanya karena Kamu merasa tidak dikejar deadline jadwal posting.

Seperti yang saya sampaikan pada poin kedua di atas, adakalanya Kamu tidak mampu menulis satu kalimat pun, maka tabungan artikel tadi akan sangat berguna, dan inilah yang sering saya sebut sebagai: posting darurat.

4. Kumpulkan ide lebih banyak dari yang dibutuhkan

Salah satu hal yang paling sering membuat blogger tidak produktif, adalah masalah ide. Seringkali kita kehabisan ide, tidak tahu akan menulis apa.

Nah, sama seperti menulis lebih banyak dari yang Kamu publish di atas, Kamu perlu memiliki tabungan ide. Tulislah semua ide yang muncul, segera pada saat ide tersebut muncul. Jangan menunda. Tulis saja. Jangan pikirkan apakah Kamu akan menulis artikel tentang ide itu atau tidak, yang penting Kamu tulis ide itu.

Dengan memiliki banyak tabungan ide tulisan, akan sangat mempermudah Kamu untuk menyajikan konten selanjutnya. Dan juga memastikan Kamu tetap bisa menulis di saat pikiran sedang buntu, dan inspirasi tak kunjung tiba.

5. Gunakan jadwal (schedule) posting

Hampir semua aplikasi blogging memiliki fasilitas ini. Mengapa tidak dimanfaatkan dengan baik?

Alih-alih Kamu mendapat ide, lalu menulisnya, lalu mempublikasikannya dalam satu waktu, Kamu bisa mengatur jadwal kapan suatu artikel diterbitkan.

Ini berkaitan dengan poin 3 di atas, setelah Kamu menulis, atur kapan artikel itu diterbitkan. Akan lebih baik jika Kamu gabungkan dengan kebiasaan pertama, yaitu menyajikan apa di hari apa, karena pembaca sangat menyukai konsistensi, mereka akan lebih senang jika mengetahui bahwa setiap senin, Kamu pasti mengulas posting blog lain, misalnya.

Nah, itulah 5 hal yang dapat Kamu jadikan kebiasaan baik dalam blogging.

Jika Kamu bisa menerapkannya, akan membuat Kamu lebih produktif, lebih efektif, lebih santai dan tetap bersemangat. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

5 Komentar

  • @reidiy.
    ya bisa juga dikatakan demikian. Dan terima kasih atas koreksinya, ya nanti saya perbarui, hehe… yg itu kelewat dari dulu mau diperbaiki tidak sempat aja. 🙂 Thanks

  • Sama seperti membuat Target yah gan. Kalau tdk ada target tdk tau harus kemana. Oia koreksi dikit dikategori 'Menulis Konten' Permalinknya spt ini portal-uang dot blogspot dot com/p/blog-page_23.html mungkin diedit dulu gan