Salah satu kunci paling penting untuk membangun blog yang sukses, adalah menyajikan konten yang istimewa.

Kali ini, kembali saya menulis tips bagaimana menghadirkan artikel yang tidak hanya dibaca, tapi juga membuat pembaca terpikat dan ingin berkunjung lagi dan lagi.

1. Kejujuran itu utama

Blog yang ditulis dengan suara kejujuran dan apa adanya, serta dengan jelas menunjukkan siapa penulisnya, jauh lebih berpeluang menjadi populer.

Tunjukkan siapa diri Kamu dan konten Kamu secara jujur dan terbuka, maka Kamu akan memiliki pembaca setia yang terus bertambah.

Jujur, dalam hal ini, mencakup beberapa aspek. Misalnya, jika Kamu tidak menguasai suatu hal, maka jangan menulis tentangnya, seolah Kamu mengetahui luar dalamnya. Jangan menulis tentang mendapatkan uang dari blog, jika Kamu belum pernah mendapatkannya.

Begitu pun dalam hal percobaan yang pernah Kamu lakukan. Jangan hanya menceritakan apa-apa yang bekerja dengan baik, jangan melulu berbicara tentang keberhasilan Kamu, namun ceritakan pula kegagalan Kamu. Itu akan lebih diterima dengan  baik oleh pembaca.

2. Pilihlah warna dan gaya penulisan yang sesuai

Kalau diibaratkan musik, pilihlah nada yang tepat. Setiap blog memiliki target audiens yang berbeda.

Kenali siapakah audiens Kamu?

Siapa yang akan membaca tulisan-tulisan Kamu?

Mengapa?

Apakah mereka mencari informasi profesional dan sebuah diskusi mendalam? Atau hanya mencari informasi hiburan yang memancing tawa?

Kenali, apa yang menjadi harapan pembaca blog Kamu. Setelah itu, Kamu tentukan dengan cara dan gaya seperti apa, untuk menyajikan konten kepada mereka, dan tetaplah dengan gaya itu secara konsisten.

3. Jangan pernah hanya memberi link

Ngeblog memang kegiatan yang menyita banyak waktu. Itu memang sebuah konsekuensi. Akhirnya, tidak sedikit blogger (dengan bermacam alasan) hanya membuat posting berupa link ke halaman situs lain yang mereka rasa berguna untuk pembaca.

Jangan pernah melakukan ini. Pembaca tidak sedang ingin mencari informasi yang mereka inginkan dari deretan link di posting Kamu. Mereka datang adalah untuk mendengarkan suara Kamu.

Dan satu hal lain, jika Kamu hanya menghadirkan link kepada pembaca, bisa jadi akhirnya pembaca menganggap bahwa situs yang Kamu rekomendasikan jauh lebih baik daripada blog Kamu sendiri, lalu berpaling selamanya.

Memberi link, bukannya tidak boleh. Namun, jika Kamu memberikan link (dan memang dalam berbagai kesempatan itu perlu), pastikan Kamu memberi sebuah alasan kepada pembaca agar tetap berada di blog Kamu, dengan memberi sinopsis, review, pandangan dari kacamata Kamu sendiri terhadap isi dari link yang Kamu sajikan.

Ingatlah selalu, kumpulan link tanpa konteks, adalah cara mudah untuk kehilangan pembaca, alih-alih menarik minat mereka.

4. Tulislah dengan paragraf pendek

Penampilan visual memiliki nilai sama pentingnya dengan konten itu sendiri. Oleh karena itu, tulislah artikel dalam paragraf-paragraf kecil (untuk amannya, tidak lebih dari 3 – 4 kalimat) untuk memberi ruang visual yang nyaman.

Kebanyakan pembaca akan membaca sepintas lalu sebuah posting blog, sebelum memutuskan akan membacanya secara detil atau tidak. Jika posting Kamu terdiri dari blok-blok teks panjang, ini akan ‘menakuti’ pembaca. Seolah tulisan Kamu terlihat berat, ruwet, dan kebanyakan mereka akan segera pergi.

Karena itu, berilah ‘ruang putih’ yang cukup banyak, agar posting Kamu terlihat lebih nyaman, tidak menakutkan, serta menarik untuk dibaca sampai tuntas. Bukan itu saja, dengan menulis paragraf tetap ringkas akan mengajak pembaca untuk mengeksplorasi blog Kamu lebih dalam lagi.

5. Berilah atribusi

Jangan mengambil resiko dicap sebagai pelanggar hak cipta, pencuri konten, atau seorang plagiator konten milik orang lain.

Jika Kamu menemukan informasi yang menarik di situs atau blog lain, dan Kamu ingin membahasnya di blog Kamu sendiri, pastikan Kamu memberi atribusi ke mereka dan memberi link sumbernya. Ini jauh lebih dihargai oleh pembaca Kamu, dibandingkan mereka tahu bahwa blog Kamu tidak lebih hanya sebuah tempat daur ulang informasi dari blog lain.

Itulah tips menulis artikel atau posting blog yang baik. Sebaik apa sebuah blog, bisa diukur dari sebaik apa artikel di dalamnya. Semoga bermanfaat.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

6 Komentar

  • Bener mas, padahal diluar sana masih banyak blogger yg kepincut menampilkan tema yg sedang trend pdhl temanya beda sama tema blognya.

  • saya setuju terutama no.1 🙂
    kayanya sy juga harus mulai belajar membagi artikel ke paragraf yg pendek biar lebih enak dibacanya