Pada artikel sebelumnya, Kamu telah berhasil membuat unit iklan dan menempatkan kode di blog Kamu. Nah, sekarang Kamu perlu membuat ‘iklan’-nya, atau unit yang telah Kamu buat tadi tidak akan menampilkan apa-apa.

Untuk itu, klik tab Order, seperti yang telah saya jelaskan secara singkat pada artikel ‘mengenal apa itu DFP Small Business’.

Namun sebelum itu, untuk mempermudah Kamu memahami bagaimana cara kerja Order dan Line items, berikut saya berikan satu contoh kasus:

Katakanlah, Kamu mendapat order pemasangan iklan langsung di blog dari sebuah perusahaan alat-alat elektronik, anggap saja namanya: Elektrika.

Maka kemudian Kamu perlu membuat sebuah Order dengan nama ‘Elektrika’, berikut data kontak dan detil lainnya, seperti email, orang yang bertanggung jawab dan lain sebagainya.

cara membuat order baru di dfp
Untuk membuatnya, klik tombol ‘New Order’. Isikan nama ‘elektrika’. Kemudian klik pada kolom Advertiser, lalu pilih Add a new company.

Pada kolom Type Kamu memiliki 3 pilihan:

1. Advertiser = Orang yang ingin memasang iklan di blog Kamu.

2. Ad network = Jaringan periklanan online, seperti Google Adsense dan lainnya.

3. House advertiser = Usaha milik Kamu atau iklan milik sendiri yang ingin Kamu tampilkan di blog.

membuat advertiser baru di dfp
Pada kolom Name, beri nama ‘Elektrika’. Lalu klik tombol Save.
Berarti Kamu telah berhasil membuat profil pengiklan baru. Jika nantinya Kamu ingin mengeditnya, Kamu dapat melakukannya melalui tab Admin, lalu klik Companies.

Sekarang kita kembali ke halaman ‘New order’.

membuat order baru di DFP
Kolom berikutnya adalah ‘Trafficker’. Ini biasanya Kamu isi dengan alamat email Kamu. Jika Kamu memiliki beberapa orang yang ikut menangani DFP Small Business, Kamu dapat membuat akun pengguna baru untuk mereka. Trafficker adalah orang yang bertanggung jawab menangani Advertiser pada DFP.

Jika Kamu mengklik ‘Optional order fields’, Kamu dapat melengkapi order dengan data-data tambahan lainnya, seperti nama kontak, catatan tambahan dan sebagainya. Isi sesuai kebutuhan.

data tambahan order DFP
Berikutnya, anggap saja perusahaan ‘Elektrika’ tadi, ingin menjalankan 2 jenis kampanye iklan mereka di blog Kamu. Satu untuk produk LED TV 52″, dan satunya lagi untuk produk Home Theater 8.1 keluaran terbaru mereka.

Maka, Kamu perlu membuat 2 buah Line items bagi pengiklan ini. Kamu bisa melakukannya, dengan membuat Line items pertama saat membuat order untuk ‘Elektrika’.

Nama Line items pertama ini sesuai contoh, Kamu beri nama: LED TV 52″

line items di DFP

Untuk masing-masing kampanye iklan, pengiklan akan memberi Kamu beberapa banner (dapat berupa gambar, flash, HTML dan sebagainya) yang disesuaikan dengan ukuran unit iklan yang Kamu sediakan.

Jika Kamu mengklik kolom Inventory size di bawah kolom Name, Kamu membuka menu dropdown yang berisi semua ukuran unit iklan yang tersedia pada inventori Kamu. Pilih ukuran sesuai yang dipesan oleh Advertiser.

Di bawahnya lagi, Kamu menemukan Setting (setelan) untuk kampanye yang sedang dibuat. Kamu dapat mengatur tipe, awal dan akhir waktu penayangan iklan, kuantitas (berdasarkan impresi atau klik) harga dan lainnya.

setting line item order doubleclick for publisher (DFP)

Mengenai penjelasan detil tentang Line items ini, silakan baca: Penjelasan Lengkap Tentang Line Items DFP.

Kemudian di bawahnya lagi, yaitu Add tergeting. Sekarang Kamu bisa memilih Ad units atau Placement yang telah dibuat sebelumnya, dimana Kamu akan menampilkan banner dari kampanye ini. Tergantung dari ukuran yang Kamu tentukan di atas, di sini hanya akan ditampilkan ukuran Ad units yang sesuai.

Setelah Kamu memilih semua Ad units yang diinginkan, lalu klik tombol Save. Dan sekarang Kamu telah berhasil membuat Line items (kampanye) pertama bagi Advertiser ini.

Setelah itu Kamu akan dibawa ke halaman baru.

Untuk menambahkan Line items kedua, klik New line items. Dalam contoh ini, dengan nama Home Theater 8.1 dan ulangi persis seperti membuat line items yang pertama tadi.

daftar line items DFP

Kemudian, setelah itu Kamu perlu mengklik tombol Approve. Selama Kamu tidak mengklik Approve maka semua yang telah dibuat tadi masih dalam kondisi ‘draft’. Kamu bisa melakukannya nanti setelah semuanya selesai dilakukan.

Selanjutnya, yang perlu Kamu lakukan adalah menambahkan Creatives pada setiap Line items yang ada, yaitu banner iklan yang sesungguhnya dari kampanye iklan yang ingin ditayangkan.

Untuk melakukannya, klik pada nama Line items, lalu klik Add creatives. Setelah halaman upload terbuka, Kamu dapat mengunggah file banner yang ada. Format yang valid adalah:  gif, jpg/jpeg, png, swf, js, txt, html dan zip.

Kamu bisa melakukannya langsung dengan drag and drop files atau Kamu dapat memilih jenis file tertentu. Misalnya, Kamu mendapatkan file image JPG dari Advertiser, berarti Kamu memiliki Creative berupa image. Maka Kamu dapat mengklik link Image, lalu akan muncul form seperti di bawah ini:

membuat creative baru di dfp

Kemudian Kamu bisa memberi nama file, url tujuan (destination) dan lainnya, lalu klik Save. Dan selesai!

Jika Kamu ingin menggunakan image di tempat lain, Kamu dapat memasukkan url gambarnya dengan mengklik “Use a remote image”.

Kamu telah berhasil menambahkan Creative pada Line items yang bersangkutan. Sekarang, saatnya Kamu menekan tombol Approve seperti yang saya maksud sebelumnya, atau iklan Kamu tidak akan ditampilkan. Ingat, terkadang butuh waktu hingga 30 menit sampai Creatives baru berhasil ditampilkan.

Ulangi semua proses untuk semua Creatives yang Kamu dapat dari Advertiser, dan selesai sudah. Sekarang DFP Small Business akan menayangkan iklan pertama Kamu di blog atau website Kamu. Selamat!

Kita lanjutkan tutorial DFP ini pada artikel berikutnya. Nanti kita akan membahas bagaimana menggunakan Google Adsense sebagai Line items di DFP. Semoga bermanfaat. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Berikutnya:

Sebelumnya:
  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

10 Komentar

  • Halo mas John, salam kenal. Terimakasih buat panduan DFP nya. Tapi jujur saya masih bingung banget. Ada beberapa hal yang mengganjal di benak saya :
    1. Apakah membuat order harus sudah ada tawaran iklannya dari pihak Advertiser atau tidak?
    2. Bagaimana cara kita mengetahui ada pihak Advertiser yang ingin mengiklankan? Apakah menghubungi lewat email atau apa?
    3. Seandainya pasang iklan melalui DFP lalu bagaimana dengan kode adsense yang sudah dipasang di blog? Dicopot atau bagaimana?
    4. Bagaimana sistem pembayaran DFP seandainya ada advertiser yang pasang iklan, apa pembayaran akan digabung dengan adsense atau pembayaran ditransfer langsung ke kita tanpa melalui adsense?

    Maaf, banyak pertanyaannya mas. Soalnya masih bingung banget sama sistem DFP ini. Semoga masnya tidak keberatan menjelaskan.

    Terima kasih

  • Halo

    1. Apakah membuat order harus sudah ada tawaran iklannya dari pihak Advertiser atau tidak?

    2. Bagaimana cara kita mengetahui ada pihak Advertiser yang ingin mengiklankan? Apakah menghubungi lewat email atau apa?

    Terima kasih

  • Jadi pengen main adsense neh kya mz gee jhon. . .!! Terus terang sya bnyak tmbhan ilmu nich dari blog mz Gee nich. Walapun kadang jarang ninggalin jejak. Hehe he. Smga tmbh berkembang blognya dan terus membagikan tips"nya yah mz Gee?? Salam kenal. . .