14 Praktek Terbaik Memberi Komentar yang Bagus

Tidak diragukan lagi bahwa meninggalkan atau memberi komentar setiap kali kita blog-walking adalah hal bagus.

Ada banyak manfaat yang bisa kita dapat dari kebiasaan berkomentar seperti yang pernah saya sampaikan, di antaranya:

Sayangnya, saya masih saja melihat orang-orang berkomentar dengan ‘buruk’. Padahal komentar yang buruk, tidak saja membuat kita tidak mendapatkan manfaat yang diinginkan, bahkan sebaliknya dapat merusak citra kita di mata blogger lain.

Untuk itu, kali ini saya kembali mengangkat tema tentang komentar. Dan untuk melengkapi tulisan saya sebelumnya: Bagaimana Cara Berkomentar Cerdas? Saya akan memberikan 14 praktek berkomentar terbaik hasil dari pengalaman dan pemahaman saya selama ini.

Dan inilah, 14 praktek memberi komentar terbaik:

1. Jangan memberi komentar demi LINK (keuntungan SEO)

Saya menemukan masih banyak blogger melakukan ‘kesalahan besar’ ini (termasuk mereka yang berkomentar di PortalUang). Mereka menganggap bahwa berkomentar adalah melulu masalah membangun link demi keuntungan SEO.

Kamu salah besar, jika masih beranggapan demikian!

Pertama, Kamu harus membuang pemikiran seperti ini dan mulai memahami arti dan fungsi sebenarnya dari sebuah komentar. Semakin cepat Kamu menyadari hal ini, semakin cepat Kamu akan mulai merasakan manfaat dari usaha Kamu dalam menyebarkan komentar.

Komentar blog, adalah salah satu cara paling mudah untuk dapat penalti dari Google dalam kategori skema link-building yang salah, jika Kamu melakukannya untuk semata-mata membangun link.

Jika target Kamu misalnya, meninggalkan komentar sejumlah sekian kali sehari di berbagai halaman posting blog, maka Kamu akan berada pada keadaan yang sulit di mata Google.

Kenapa?

Karena jika sejumlah besar link yang menuju blog Kamu berasal dari kolom komentar dibandingkan dari artikel editorial situs lain, maka secara otomatis Kamu mengundang para hewan milik Google (Panda, Hummingbird, Penguin, … entah apa lagi, saya tidak paham dengan algo Google), lalu blog Kamu akan tinggal di kebun binatang Google dan dikerangkeng di sana selamanya.

Untuk itu, lakukan kebiasaan berkomentar secara alami. Jangan pernah membuat jadwal wajib untuk berkomentar sebanyak sekian kali dalam sehari, seminggu atau pun sebulan.

Intinya, jangan jadikan kegiatan berkomentar melulu sebagai bagian dari strategi SEO!

2. Lebih awal, lebih baik

Menjadi yang pertama, atau paling tidak 5 komentator pertama dapat memberi banyak manfaat. Ini akan membantu pengunjung berikutnya melihat apa yang dikatakan orang lain terhadap satu postingan. Dan jika mereka menemukan bahwa pendapat Kamu unik, menarik dan bermanfaat, maka kemungkinan besar mereka akan tertarik untuk mengetahui Kamu lebih jauh.

Namun demikian, janganlah terburu-buru dalam memberikan komentar. Selalu sempatkan waktu untuk membaca secara tuntas artikel bersangkutan dan memahami apa yang disampaikan.

3. Konsisten

Tidak ada dalam hal online marketing yang lebih membawa Kamu kepada kesuksesan dari sebuah konsistensi.

Sama seperti halnya posting blog Kamu yang perlu terus diperbarui, untuk memperoleh hasil terbaik dari usaha Kamu dalam berkomentar, Kamu harus konsisten. Jadikan ia sebuah kebiasaan baik, lakukan secara teratur dan alamiah.

4. Baca dulu, komentar kemudian

Saya banyak menemukan komentar yang ‘sangat’ tidak relevan dengan artikelnya di PortalUang ini. Entah karena judulnya yang menarik, sehingga mereka langsung melompat ke bagian komentar dan meninggalkan komentar di sana atau memang tulisan saya yang tidak menarik untuk dibaca.

Tapi itulah kenyataan. Masih banyak orang membuat komentar tanpa membaca sampai kalimat terakhir dari suatu artikel, sehingga mereka meninggalkan komentar yang tidak ‘nyambung’. Dan ini menurut saya, sekali lagi, membuktikan bahwa mereka berkomentar hanya ingin mendapatkan link!

Jangan tiru kebiasaan ini. Tidak berkata sepatah pun, masih lebih baik daripada mengucapkan seribu kalimat sampah!

Jika Kamu tidak punya waktu untuk membaca, tidak perlu meninggalkan komentar. Akan jauh lebih baik jika Kamu membagikannya ke Google+ atau Twitter. Ini akan lebih menarik perhatian dari pemilik blog, dan biasanya mereka akan berterima kasih atas sharing Kamu dengan memberi sesuatu manfaat bagi blog Kamu sendiri.

5. Relevansi adalah segalanya

Tidak peduli sepopuler apa blog yang Kamu ingin komentari, jika niche mereka tidak relevan dengan topik blog Kamu sendiri, maka Kamu tidak akan memperoleh manfaat nyata darinya, seperti tambahan trafik dan membangun reputasi Kamu sendiri.

Fokuslah untuk berkomentar pada blog yang memiliki niche yang sama dengan niche blog Kamu sendiri.

Memang, sesekali tidak ada salahnya Kamu mengomentari blog apapun, tapi dalam rangka membangun reputasi dan mengambil manfaat sebanyak-banyaknya dari sebuah komentar, hanya komentar pada blog bertopik relevan lah yang akan memberikannya.

6. Membalas komentar

Jika selama Kamu lebih banyak melakukan strategi berkomentar di luar blog Kamu, jangan lupakan blog Kamu sendiri.

Cara terbaik untuk menunjukkan bahwa Kamu ‘peduli’ dan menghargai pembaca Kamu, adalah dengan selalu menjawab komentar yang mereka tinggalkan.

Kamu berarti sedang membangun hubungan yang baik dan menjaga komunitas blog Kamu dengan menjawab komentar mereka. Hal ini juga menjamin mereka akan kembali berkunjung yang pada akhirnya akan terus meningkatkan trafik blog Kamu.

7. Cari peluang ‘unjuk gigi’

Kadang-kadang (bahkan seringkali terjadi), Kamu menemukan komentar berupa pertanyaan di blog orang lain yang belum dijawab tuntas, baik oleh pemilik blog ataupun komentator lainnya.

Gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan bahwa Kamu menguasai topik yang Kamu geluti. Berikanlah jawaban. Itu berarti Kamu sedang memupuk reputasi dan membangun porto-folio sebagai seorang ahli.

Jika ini Kamu lakukan dengan baik, maka hal ini akan mendatangkan banyak trafik tertarget, serta membangun brand blog milik Kamu.

8. Membangun relasi

Membangun relasi yang erat lestari, adalah tujuan utama dari kegiatan Kamu berkomentar pada blog orang lain. Dan dunia blogging, tidak ada yang sukses sendirian. Kamu selalu butuh blogger lain untuk sama-sama membangun blog yang sukses dan menguntungkan.

9. Tampil beda

Jika semua orang meninggalkan komentar panjang yang relatif sama, cobalah buat komentar yang pendek namun kuat dan berarti. Dan jika kebalikannya, usahakan untuk meninggalkan komentar yang cukup panjang tapi tidak bertele-tele.

Jika semua orang setuju, cobalah untuk menyampaikan pendapat sendiri. Jika yang lain mengkritik, coba untuk ‘memuji’.

Dalam kondisi apapun, jika Kamu bisa tampil beda, maka Kamu akan mendapat perhatian lebih!

10. Buktikan Kamu manusia!

Satu hal pertama yang harus Kamu perhatikan betul-betul dalam dunia online adalah identitas. Selalu bersedia menunjukkan siapa Kamu sebenarnya dalam setiap kegiatan online Kamu.

Di awal-awal karir blogging, mungkin Kamu masih malu-malu menunjukkan jati diri, malu menampilkan foto diri sendiri, entah karena takut terhadap penolakan atau pun merasa diri masih amatir. Tapi jangan khawatir, jadilah diri sendiri, buktikan bahwa Kamu manusia dan banggalah, bahwa ada seraut wajah tampan/cantik di balik semua komentar yang Kamu buat.

Gunakan gambar diri Kamu sebenarnya sebagai avatar, yang akan mengikuti kemanapun Kamu beraktivitas online. Hindari menggunakan gambar binatang, kartun, atau foto orang lain atau pun selebritis. Percayalah hal itu akan mengurangi respek orang lain terhadap Kamu, paling tidak, Kamu tidak akan mendapat penghargaan sebagaimana mestinya.

11. Baca komentar orang lain

Saya tahu ini sulit dilakukan dan mungkin menyita banyak waktu, tapi ini akan akan banyak memberikan peluang seperti yang saya maksud pada poin 7.

Jika Kamu tidak membaca komentar orang lain, bagaimana Kamu dapat mengetahui ada pertanyaan yang belum dijawab?

12. Mengajukan pertanyaaan

Bertanya sesuatu atau ingin mengetahui lebih jauh tentang topik yang dibahas, akan membuat komentar Kamu tampil beda dan menarik perhatian orang lain. Hal ini juga, membuat Kamu memperoleh perhatian langsung dari si empunya blog.

Mereka yang tertarik untuk menjawab pertanyaan Kamu, juga bisa jadi tertarik ingin menjalin relasi yang baik dengan Kamu. Tentu ini adalah hal baik untuk membangun reputasi dan brand Kamu.

Dan yang paling penting, jika Kamu merasa tidak paham sepenuhnya apa yang disampaikan oleh penulis, alih-alih menulis komentar: ‘nice post’, ‘tips yang bagus’, bertanyalah!

13. Gunakan nama sebenarnya

Jika Kamu memiliki blog, pasti Kamu tahu betapa frustasinya ketika Kamu menemukan yang seperti ini: ‘Top SEO Trafik’, ‘Pengacara Kecelakaan Mobil’, ‘Jasa Adsense Murah’, sebagai nama pada komentar!

Betapapun relevan atau hebatnya komentar Kamu, ia akan mudah dianggap sebagai spam, dan kemungkinan besar masuk ke folder trash.

Meskipun saya berkomitmen untuk menjawab semua komentar yang masuk ke PortalUang, entahlah… sepertinya saya mulai malas membalas komentar yang menggunakan ‘nama-nama aneh’ seperti ini. Ayolah… saya ingin berbicara dengan Kamu, manusia, bukan berbicara dengan ‘jasa adsense 30.000 perak’!

14. Tidak ada link hidup

Kecuali Kamu benar-benar yakin sudah ‘sangat akrab’ dengan pemilik blog, dan link yang sertakan untuk tujuan pendidikan, tidak ada alasan lain apapun menyertakan link hidup di dalam komentar.

Jika Kamu dianggap spammer, mudah sekali reputasi online Kamu akan jatuh yang akhirnya sulit memperoleh kepercayaan. Padahal, kepercayaan adalah modal dasar dari segala jenis bisnis online.

Nah, itulah 14 praktek terbaik dalam berkomentar yang memberi manfaat optimal. Beberapa di antara poin di atas, butuh waktu yang cukup lama untuk dilakukan, sampai Kamu melihat hasil yang memuaskan, yaitu: trafik tertarget tambahan, reputasi dan hubungan baik sesama blogger.

Saya yakin, masih banyak praktek berkomentar yang baik, yang belum saya sebutkan di atas. Nah, giliran Kamu untuk melengkapinya melalui kolom komentar di bawah.

Seperti biasanya, sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

25 Komentar

  • Pak Jhon sangat benar. Komentar di blog seharusnya seperti di ruang diskusi. Saling memberi argumen, saling melengkapi pandangan, saling bertanya, saling mengajukan pandangan lain jika punya pandangan berbeda, dsb. Jadi, bukan sekadar memuji yang ditulis pendek, “ciamik, Bos”. Dengan demikian, komentar akan memperkaya isi blog. Maaf komentar terlambat.

  • bagus artikel ini, tapi saya yg ingin tahu adalah komentar2 saya tak bisa masuk. Cara masuknya bagaimana ? maaf saya memang benar2 Gaptek, tak tahu cara berkomen supaya bisa masuk.

  • Lantas apakah ada solusi untuk para blogger yang sudah terlanjur komentar dengan beberapa kesalahan dari point-point di atas?

  • banyak blogger yang menganggap komentar “terimakasih infonya, bagus artikelnya, bagus infonya’ sebagai spam. saya kurang sependapat dgn sikap tsb, karena menurut saya ketika suatu artikel yang kita baca bagus, bermanfaat, dan sdh oke penyajiannya, apalagi yang mau kita komentari, selain mengucapkan terimakasih, atau sekedar pujian layaklah rasanya ia dapatkan.

    • ya, saya setuju bos. dan sy gak mengatakan itu adalah spam. hanya saja komentar2 semacam itu kurang menarik, baik bagi pemilik blog apalagi bagi pembaca lain. Sedangkan diakui atau tidak, berkomentar adalah salah satu cara memperkenalkan diri dan promosi. Ketika kita membuat komentar2 pendek yg tidak menarik spt itu, itu artinya kita menyia-nyiakan kesempatan untuk ‘unjuk gigi’, sekaligus menarik perhatian orang2 (pembaca lain dan pemiliki blog). KOmentar pendek, spt yg disebutkan di atas, sangat jarang memberi trafik balik. mengenai spam tdknya, itu tergantung dari penulisnya masing2.

    • Tapi ya seenggaknya beri kan komentar apresiasi yang layak,, kalau cuma begitu kebanyakan emang spam,, gak tau apakah mereka benar benar membaca atau tidak

  • salam kenal bro, setelah saya baca postingan anda saya coba mendaftar di microwork.. tapi sy nggak paham tentang perhitungan dlm tabel tsbt,
    Job name
    Payment
    Success %
    TTR
    TTF
    Done
    Remove

    apakah anda bisa bantu menjelaskannya? trims sebelumnya

  • Terima kasih pencerahannya gan 🙂
    Sangat membantu tukang komentar seperti saya,maklum cari backlink saya harus rajin,biar blog saya tetap di halaman 1 google search 🙂

  • Halo mas gee jhon … Salam kenal ,
    Dari artikel yang anda buat memang ada benarnya cara yang diatas , cuma pertanyaan saya ? ” dr sekian banyak org / bahkan ribuan yg membuat link hidup di komentar adalah tujuan pastinya untuk menambah trefik/ pengunjung … Nah apakah dr sekian banyak yg koment dengan link hidup bagai mana org bisa langsung mengenal kita atau blog kita klo kita tidak menggunakan link hidup atau menggunakan jasa seo , krna begitu brat dan bayaknya pesaing yg mggunakan cara yg kurang pantas ,tks mas saya tggu jawabannya …. “

    • bukankah pada nama komentator sudah tercantum link ke website-nya? Yg membuat menarik pembaca mengunjungi blog kita dari komentar bukan masalah ada link hidup atau tidak, melainkan karena mereka tertarik dengan konten yg kita tulis. Jika tulisan kita cukup menarik, tentu saja mereka tertarik pula untuk mengetahui kita lebih banyak. Dan dari situlah trafik ke blog kita berasal.

      Jadi sekali lagi bukan masalah live link atau bukan, jstru dg mencantumkan link hidup, akan menurunkan kredibilitas kita di mata pembaca. kenapa? krn mereka menganggap kita menulis komentar ‘hanya’ untuk mendapatkan link.!

  • @fauzul.
    wahh…. setuju banget pake deh. jadinya 'setuju banget deh'… hehe… betul komentar adalah ajang diskusi lbh lanjut tentang topik yg dibahas pada artikel.

  • Saya sependapat dengan mas mengenai komentator yang bersifat spammer. Terlihat seperti sebuah komentar yang terkesan tidak tulus dan bukan berasal dari hati nuraninya sendiri dan selalu berujung dengan tujuan utk link building yang serakah. Apalagi dengan menggunakan nama samaran. Menurut saya tujuan komentar di blog memiliki prinsip yang sama tujuan pembuatan blog yaitu media informasi independent bertujuan berbagi informasi bagi pembacanya. Begitu juga dengan komentar yang disampaikan sebaiknya bersifat informatif dan bermanfaat. Jika ada sebuah kritikan terhadap sebuah tulisan yang kita baca pada artikel blog tersebut, jadikan sebagai sumber masukan dan introspeksi demi perkembangan blog tersebut. Komentar pada blog tidak ubah nya sebagai ajang diskusi di dunia nyata. Setuju mas Gee ?

  • "hewan milik Google (Panda, Hummingbird, Penguin, …)" itu apa ya mas? maaf masih awam… salam kenal…

  • Setuju dengan artikel di atas. Komentar yang baik dapat menguntungkan pemberi dan penerima komentar