Dalam memilih template atau mendesain blog, prioritas utamanya adalah kenyamanan pengunjung.

Nyaman disini artinya, pengunjung dapat melihat, mencari dan membaca konten Kamu dengan mudah. Mencakup jenis, warna dan ukuran font, warna latar belakang, penempatan iklan, pemilihan elemen-elemen (widget) blog dan banyak lagi lainnya.

Biasanya, desain ringkas dan sederhana lebih disukai oleh pembaca dibandingkan desain yang ‘ramai dan menyilaukan’.

Namun demikian, ada beberapa elemen yang masih sering saya lihat di banyak blog tampil dengan ramainya., yang tentu saja dapat mengurangi kenyamanan pengunjung untuk menikmati konten yang mereka cari.

Dan berikut adalah 3 elemen blog yang perlu Kamu sederhanakan:

1. Desain blog secara keseluruhan

Desain ringkas dan simpel, lebih banyak disukai. Jika meskipun konten bagus dapat membawa blog Kamu terus naik ke level lebih tinggi, tapi jika tidak didukung dengan desain yang baik, sedikit banyak akan menghambat perkembangan blog.

Pastikan (secara visual), blog Kamu menampilkan konten terlebih dahulu, baru hal lainnya kepada pengunjung.

Pemilihan kombinasi warna adalah yang terpenting. Pilihlah warna yang sejuk, yang membuat orang dapat berlama-lama. Tentang ini, saya pernah mengulasnya dalam ‘Kesalahan Utama Desain Blog yang Harus Dihindari’, silakan baca jika belum.

Untuk mencari warna yang paling sesuai dengan tema blog Kamu, artikel ‘Memilih Warna Utama Blog yang Sesuai Berdasarkan Psikologi Warna‘, mungkin dapat membantu.

2. Kolom komentar

Kolom komentar, dalam banyak hal, bisa dibilang sebagai urat nadi dari interaksi antara Kamu dan pembaca. Sehingga sudah sering sekali saya menyampaikan betapa pentingnya fungsi komentar ini pada sebuah blog.

Sayangnya, banyak orang membuat area komentar menjadi ‘ramai’, sampai-sampai orang dibuat bingung ketika ingin berkomentar. Seperti misalnya, dipenuhi iklan di seputar area komentar, penggunaan captcha (ya…. saya benci sama yang namanya captcha!) dan sebagainya.

Lebih jauh tentang kolom komentar, dapat Kamu temukan pada artikel:

Memang banyak tool komentar yang dapat dipilih, tapi menurut saya kolom komentar bawaan blogger atau Google+ sudah lebih dari cukup.

3. Tombol sharing sosial media

Sosial media ada dimana-mana dan Kamu tidak mungkin bisa menghindarinya. Selain itu, ini memang hal yang bagus. Kamu tentunya ingin agar pembaca membagikan konten Kamu kepada teman-teman mereka, yang mana sangat baik untuk promosi dan perkembangan blog.

Tapi, Kamu harus membuatnya mudah untuk digunakan dan sesederhana mungkin pembaca dapat membagikan konten Kamu.

Dan lagi-lagi, saat blogwalking masih sering saya menemukan blog yang memasang 20 ikon sosial media!

Dan itu berulang-ulang: di homepage, di halaman posting, bahkan di area komentar, belum lagi pop-up like Facebook yang melayang.

Pilihlah secara bijak. Share media sosial memang perlu, tapi sepertinya tidak perlu Kamu cantumkan semua. Pilihlah 2 – 3 yang Kamu sendiri paling sering gunakan.

Nah, itulah 3 elemen blog yang perlu Kamu buat sederhana, untuk membuat pengunjung lebih nyaman. Jika Kamu mau melakukan perubahan-perubahan kecil ini, akan mampu meningkatkan trafik, memperkecil bounce-rate dan (diharapkan) akan meningkatkan penghasilan dari blog Kamu.

Sukses selalu.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

3 Komentar

  • kayaknya banyak orang memakai Twitter, Facebook, dan Google Plus aja ya mas. berarti pakai yg ke 3 ini aja ya mas. saya lihat website-website besar seperti detik, kompas, viva, kayaknya cuma memasang ke 3 ini aja.