5 Kesalahan Terbesar Seorang Blogger dan Cara Memperbaikinya

Apakah beberapa kesalahan membuat blog Kamu sulit berkembang?

Saya berteman dengan banyak blogger, dan saya melihat beberapa kesalahan terulang lagi dan lagi, terutama bagi mereka yang baru saja terjun di dunia blogging.

Memang, ada begitu banyak hal yang mesti dipelajari dan dilakukan seorang blogger. Ini seringkali membuat kita mudah melakukan beberapa hal yang sebenarnya ‘tidak boleh’ dilakukan.

Nah, dari sekian banyak hal tersebut, 5 kesalahan di bawah ini benar-benar dapat membuat blog Kamu sulit berkembang dan mencapai sukses.

1. Tidak memiliki goal yang jelas

Mengapa dan untuk apa Kamu membuat blog? Bagaimana ia bisa memberi manfaat untuk Kamu dan orang lain?

Kamu mesti bisa menjawab pertanyaan itu agar memiliki tujuan atau goal yang pasti. Seperti misalnya:

  • Jika blog Kamu bertujuan untuk menghasilkan uang, maka mungkin goal Kamu adalah mencapai penghasilan sebesar $1000/bulan dari penjualan produk digital.
  • Jika blog Kamu bertujuan untuk memperkenalkan keahlian Kamu di bidang yang Kamu geluti, maka mungkin goal Kamu adalah masuk ke 10 besar blog di topik tersebut.
  • Jika blog Kamu bertujuan untuk mengasah keterampilan Kamu menulis, maka mungkin saja goal Kamu adalah membuat posting sepanjang 500 kata setiap harinya.
Ya, tujuan Kamu membuat blog haruslah jelas. Tanpa ada goal pasti, maka Kamu akan mudah kehilangan arah di tengah perjalanan.

Dalam hal ini, tidak ada yang namanya ‘benar dan salah’. Kamu hanya butuh mengetahui apa yang ingin dicapai dari blog Kamu.

Yang perlu dilakukan:
Tentukan tujuan dari blog Kamu. Ambil tujuan jangka menengah sebagai acuan, yaitu apa yang secara realistis dapat Kamu raih dalam waktu 1 tahun.

2. Format posting yang buruk

Saya banyak menjumpai penulis-penulis hebat yang menerbitkan posting blog yang kelihatannya tidak akan dibaca orang lain.

Kenapa? Karena mereka tidak menaruh perhatian cukup pada performatan tulisan.Kenyataan, bahwa membaca di layar monitor komputer lebih sulit dan melelahkan dibandingkan membaca di atas kertas. Ditambah lagi, kebanyakan pembaca Kamu mendapatkan banyak ‘gangguan’: email masuk, Facebook, Twitter, Skype….. dan banyak lagi.

Karenanya, Kamu mesti membuat hidup mereka menjadi lebih mudah.Untuk melakukannya, Kamu dapat mencoba untuk:

  • Menulis paragraf lebih pendek dari biasanya.
  • Gunakan bullet-list untuk membagi teks panjang dan menambah ruang putih di layar.
  • Gunakan huruf tebal (bold) untuk menonjolkan bagian-bagian penting dari artikel.
  • Gunakan sub-judul untuk membagi artikel panjang menjadi beberapa bagian utama.

Yang perlu dilakukan:
Tengoklah kembali beberapa posting terakhir Kamu. Apakah ia sudah cukup terlihat atraktif dan mudah dibaca sekilas lalu? Jika tidak, maka carilah bagian-bagian mana Kamu dapat menambahkan text-formatting yang sesuai.

3. Frekuensi posting yang tidak menentu

Jika Kamu tidak membuat posting baru selama berbulan-bulan, kemudian mulai menyajikan posting baru setiap hari selama 2 minggu, lalu terhenti lagi: maka pembaca Kamu akan mulai merasa tidak nyaman dengan blog Kamu.Memang, tidak ada satu aturan pasti seberapa sering Kamu harus memposting artikel baru. Namun, Kamu butuh konsistensi!

Itu artinya, menjaga keteraturan frekuensi posting Kamu dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan. Jika Kamu berencana membuat satu perubahan, Kamu perlu melakukannya secara bertahap.

Kamu bisa saja bersikap fleksibel, seperti misalnya memposting 2 artikel dalam satu minggu, kemudian 3 kali minggu berikutnya, dan minggu berikutnya lagi hanya bisa menyajikan 1 artikel baru. Oke, itu masih bisa ‘dimaafkan’.

Yang terpenting, Kamu tidak mengalami masa yang cukup lama (berbulan-bulan) tanpa menghadirkan konten baru sama sekali.

Yang perlu dilakukan:
Temukan ‘irama’ blogging yang sesuai dan Kamu paling nyaman dengannya, kemudian konsisten dengan itu. Ingat saja satu hal: kualitas selalu lebih baik dari kuantitas!Ingin mengetahui seberapa sering update konten blog yang terbaik? Silakan baca: Seberapa Sering Frekuensi Posting Ideal?

4. Tidak mengedit posting

Meskipun kebanyakan pembaca masih bisa mentolelir beberapa kesalahan ketik, namun kesalahan yang terus terjadi dan berulang-ulang (apalagi dalam jumlah banyak), benar-benar bisa menghambat blog Kamu naik ke level yang lebih tinggi.

Jika posting Kamu penuh error, bagaimana Kamu berharap kredibilitas blog Kamu akan naik?Oleh karena itu, setiap kali selesai menulis posting:

  • Ambil waktu beberapa jam, tinggalkan sementara tulisan Kamu. Atau jika Kamu menulis di malam hari, tidak mesti harus dipublikasikan malam itu juga, biarkan semalaman. Akan lebih mudah menemukan dan melihat kesalahan-kesalahan ketika pikiran dan mata Kamu sedang fresh di pagi hari.
  • Baca sekali lagi dengan teliti, jangan hanya mengKamulkan pemeriksa ejaan.
  • Ganti kalimat atau susun ulang paragraf yang terlihat buruk, seperti penggunaan kata berulang-ulang atau tidak tersusun dengan baik.

Yang perlu dilakukan:
Tentukan waktu khusus untuk mengedit artikel pada jadwal blogging Kamu. Ini mungkin bisa berarti Kamu menulis artikel di hari sebelumnya, lalu mengeditnya kembali hari ini sebelum mempublikasikannya.

5. Tidak membuat ‘call to action’

Ini mungkin salah satu kesalahan yang paling buruk, yang sayangnya saya masih sering sekali melihatnya. Banyak blogger mengakhiri artikelnya begitu saja tanpa memberi petunjuk yang jelas apa yang harus mereka lakukan selanjutnya.

Baris-baris akhir dari artikel adalah kesempatan yang sangat baik guna menarik dan mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu (ini yang biasa disebut sebagai ‘call to action’).

Bermacam hal bisa Kamu minta pembaca untuk melakukan sesuatu, seperti:

  • Berlangganan artikel
  • Meninggalkan komentar
  • Membeli produk
  • Membagikan artikel ke sosial media
  • ….. atau apapun itu yang bermanfaat bagi Kamu dan pembaca.

Yang perlu dilakukan:
Coba periksa 5 posting terakhir Kamu. Lihat, apakah Kamu telah memasukkan ‘call to action’ di dalamnya? Jika tidak, maka tambahkanlah. Kemudian, jadikan itu sebuah kebiasaan setiap kali menulis artikel berikutnya.

Nah, sekarang giliran Kamu. Apakah Kamu masih melakukan kesalahan-kesalahan di atas atau Kamu telah berhasil memperbaikinya jauh-jauh hari sebelumnya?

Apakah Kamu memiliki tambahan kesalahan terbesar yang seharusnya dihindari seorang blogger untuk mencapai sukses? Bagikan pendapat Kamu melalui komentar.Jangan lupa, jika Kamu menyukai artikel ini, saya berterima kasih jika berkenan membagikannya.

Sukses selalu.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

13 Komentar

  • Bang Gee John, saya mau bertanya terkait nomer 2 di atas.
    – Bagaimana cara buat format tulisan seperti diblog ini, seperti: huruf pertama besar pada awal posting; bentuk angka nomer yang unik dengan ukuran besar?
    – Mohon saran font yang bagus dan enak untuk dibaca.

  • salam kenal mas,, sangat bermanfaat untuk pemula seperti saya, karena rasa malas adalah tantangan yang sangat besar untuk membuat postingan, tapi setelah membaca artikel di atas, semangat tumbuh kembali

  • Lagi lagi saya menemukan kekurangan saya dalam pengembangan blog, pada artikel yang mas publikasikan ini, banyak hal yang musti saya pelajari dari blog ini, terima kasih mas, izin bookmark ya.

  • Menulis di blog saya nikmati sebagai hobby, karena berbagi pengalaman dan ide itu menyenangkan, terlebih saat hasil karya kita diapresiasi oleh pembaca.
    Terima kasih share nya mas Gee Jhon

  • @daniel.
    sudah berapa lama ngeblog? terkadang yg dibutuhkan hanyalah kesabaran. Selain terus berusaha meningkatkan konten, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

    setelah konten bagus, baru kemudian masalah promosi. lakukan segala cara yg mungkin untuk sebanyaknya mempromosikan blognya.

    menurut saya, 2 hal itu yg paling utama. sukses selalu….

    @aan.
    terima kasih kembali, atas kunjungan dan komentarnya.

  • nice share mas.. artikelnya sangat membantu bagi yang baru membangun blog seperti saya, agar layak kunjung dari segi konten.

  • Isinya berbobot Mas, saya sendiri masih terus belajar blogging untuk lebih baik. saya menyadari memang sering melakukan ke 5 kesalahan itu namun bingung cara memperbaikinya dan hasilnya? setiap hari posting pun pengunjung tetap sepi jumlahnya hanya puluhan. mohon pencerahnnya mas!!