Jawablah Semua Email dari Pembaca

Beberapa hari yang lalu, saya menerima email dari seorang blogger yang baru saja membuat blog barunya tentang “Panduan Blogging untuk Pemula”.

Dia menanyakan apakah saya bisa ikut menulis artikel panduan blogging di blognya. Sayangnya, saya sendiri saat ini sedang banyak “tugas” menulis yang sangat padat, karena baru saja meluncurkan beberapa blog baru, jadi rasanya tidak mungkin saya punya waktu untuk itu.

Setelah membuka dan membaca email-nya, alih-alih melewatkannya begitu saja, saya membalasnya. Saya menjelaskan alasan mengapa saya tidak bisa ikut serta menjadi penulis di blognya. Tidak lupa memberi ucapan semoga sukses dengan proyeknya.

Beberapa jam kemudian, saya terima balasan lagi darinya:

“Terima kasih banyak Mas Gee memang benar-benar ramah dan saya sangat menghargai telah bersedia membalas. Terus terang, saya juga bertanya kepada banyak blogger lainnya, tapi hanya situ yang membalasnya. Sekali lagi, terima kasih sekali.”

Saya sempat tercenung dengan balasannya ini, membuat saya sedikit berpikir. Terutama sekali ia mengingatkan saya untuk tetap terus menjawab semua email yang saya terima, tidak peduli sesibuk apapun keadaan saya.

Beberapa email, mungkin terlihat “tidak penting” dan tidak signifikan, seperti misalnya pertanyaan-pertanyaan dari blogger pemula, atau mereka meminta sesuatu yang tidak bisa kita lakukan, misalnya berkaitan dengan artikel tamu dan sebagainya.

Namun demikian, apapun itu: Kamu harus membalasnya! 

Mengapa?

Karena jika Kamu bersedia melakukannya, berarti Kamu sedang berusaha mempererat hubungan dengan pembaca Kamu, memupuk kepercayaan mereka serta membangun kredibilitas Kamu sebagai blogger. Terlebih, Kamu sedang menunjukkan bahwa Kamu adalah seorang blogger yang tetap ‘berpijak di bumi’.

Maukah Kamu menyempatkan waktu 10 detik saja untuk menjawab sebuah email, yang dengannya Kamu bisa mendapat pembaca setia? Saya, tentu saja: sangat mau!

Untuk itu, ke depan, kapanpun Kamu menerima email dari seorang blogger pemula yang menanyakan hal-hal yang sangat sepele sekalipun, atau meminta Kamu melakukan hal-hal yang tidak masuk akal, terlepas apakah Kamu bisa melakukannya atau tidak, balaslah email mereka. Itu salah satu pertanda Kamu siap melangkah sukses sebagai blogger.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

2 Komentar

  • @sugex.
    hehe…. bukannya saya tidak mau membalas mas Sugex. Mohon maafnya, karena sekarang ini saya jujur saja, jarang buka FB, saya lebih sering buka G+ / hangout. Silakan kesana. 🙂

  • memang mas ghee ini orang yang ramah ya, he he he. kalau saya inbox di facebook aja jarang di bales mungkin ini buat pelajaran bagi saya, ke depan agar lebih bagus.