Saya anggap Kamu saat ini sudah mendaftarkan diri oDesk dan telah memiliki pemahaman dasar bagaimana memperoleh job pertama Kamu di oDesk dan segera ingin menghasilkan uang online.

Kali ini saya berikan 5 tips bagaimana melamar satu job di oDesk, dan ini adalah sesuatu yang amat penting untuk dicermati.

1. Baca posting job dengan teliti

Pastikan Kamu membaca dengan teliti posting job sebelum memutuskan untuk melamar. Sangat penting sekali Kamu membaca seluruh posting dan mengerti benar-benar apa yang diinginkan employer, sebelum menekan tombol “Apply to this job”.

Dengan membaca secara teliti posting job akan membantu membuat sebuah ‘cover letter’ yang lebih baik, juga mengurangi kemungkinan Kamu melamar suatu job yang sebenarnya tidak dapat Kamu selesaikan.

2. Apakah Kamu mampu menyelesaikan job dengan baik?

Jangan membuang-buang kuota job Kamu dengan melamar suatu pekerjaan yang Kamu tidak yakin mampu menyelesaikannya dengan baik. Pastikan selalu bahwa jika Kamu berhasil mendapatkan job tersebut, Kamu mampu menyelesaikannya dengan kepuasan 100% dari klien.

Karena jika Kamu, anggap saja, berhasil mendapatkan job tersebut, kemudian baru menyadari Kamu tidak dapat menyelesaikannya dengan baik, Kamu akan memperoleh skor yang buruk dari klien, yang akan membuta Kamu lebih sulit mendapatkan job berikutnya.

3. Perhatikan status employer

oDesk bukan hanya tentang integritas dan efisiensi dari para freelancer (contractor), tapi juga tentang kejujuran dari employer. Kamu perlu memeriksa status employer, feedback dan skornya, dan sebagainya.

Saya hampir tidak pernah melamar kepada employer dengan status metode pembayaran yang belum terverifikasi dan skor yang rendah.

Kamu pun perlu memeriksa seberapa banyak job posting yang ia buat dan berapa banyak yang ‘hire’ yang ada. Jika perbandingannya 3:1, biasanya saya tidak melamar ke employer semacam ini.

4. Jangan melamar bila sudah terlalu banyak pelamar lain

Saya melihat tidak cukup efisien melamar suatu job yang sudah mendapat lebih dari 200 pelamar lainnya. Ingat, Kamu hanya memiliki kuota sebanyak 20 job per minggu, mengapa membuang-buang peluang dengan melamar job dimana peluang Kamu memperolehnya hanya sebesar 0,5%?

Kecuali Kamu begitu yakin bahwa Kamu adalah yang terbaik dibanding semua pelamar lainnya, sebaiknya carilah job lainnya.

5. Perhatikan harga penawaran rata-rata

Setiap posting job menampilkan rata-rata penawaran dari semua pelamar yang telah masuk, juga penawaran rata-rata dari applicant yang telah di-interview.

Untuk mendapat job pertama Kamu, saya menyarankan untuk melamar dengan rate lebih rendah dari nilai rata-rata. Tidak ada seorang pun yang percaya kepada freelancer baru dengan NOL pengalaman. Karena itu, Kamu perlu menarik perhatian dan minat employer dengan menawarkan harga lebih rendah dari rata-rata.

Nah, dengan berpedoman pada 5 tips di atas, kini Kamu siap melamar suatu job dengan menulis ‘cover letter’ yang bagus dan menarik. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

1 komentar

  • ini yang di tunggu mas, semoga bisa cepet di terima yang lagi ngelamar…
    yang gak di terima semoga cepet di kasih pencerahan agar cepet dapat modal untuk nyoba berwirausaha