Strategi Blogging: Tentukan Goal

Menetapkan goal atau target, amat penting dalam upaya pencapaian apapun: dalam karir, pekerjaan, project, bahkan dalam kehidupan pribadi secara luas. Begitu pula dalam membangun blog.

Sebuah goal akan membantu satu organisasi atau individu untuk memfokuskan segala energi yang ada serta menetapkan skala prioritas.

Satu target yang jelas, juga berguna untuk memonitor pencapaian yang telah diraih, membuatnya memungkinkan untuk melakukan perbaikan dan adaptasi pada seluruh strategi dalam proses pencapaian.

Pada artikel sebelumnya dalam seri “Strategi Blogging”, saya telah membahas tentang pentingnya menemukan visi dan misi dari blog yang ingin Kamu kembangkan. Terlepas dari visi tersebut, yang bisa dianggap sebagai “goal puncak” atau target pencapai terbesar Kamu, Kamu butuh target-target yang lebih kecil.

Goal atau target-target kecil ini lah yang akan memandu Kamu menentukan apa yang harus dilakukan dari hari ke hari.

Anggap Kamu memiliki blog tentang ‘menurunkan berat badan’. Visi Kamu adalah menjadi blog diet sehat paling populer di Indonesia. Inilah goal puncak Kamu, tapi Kamu pasti tahu bahwa itu tidak akan dicapai dalam waktu singkat. Karena itu, Kamu butuh goal jangka menengah juga goal jangka pendek.

Goal jangka menengah, mungkin bisa berupa: ‘mendapat 2000 subscriber dalam 2 tahun’, sementara jangka pendek bisa berupa: ‘meningkatkan trafik sebesar 25% setiap bulannya’.

Sekali mengetahui dan menetapkan apa yang jadi target Kamu, akan lebih mudah menentukan apa saja yang harus dilakukan dari hari ke hari. Sebagai contoh, untuk mencapai target penambahan trafik sebanyak 25% di atas, Kamu berkomitmen untuk berkomentar di 5 blog baru setiap hari.

Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan goal, seperti misalnya: Goal harus terukur

Target Kamu di tahun ini, bisa jadi seperti ini:

‘Mengembangkan blog di tahun 2015 dan menjadikannya blog yang sangat populer’

Ya, ini sebuah goal yang terdengar bagus, tapi bagaimana cara Kamu mengetahui apakah Kamu telah mencapainya atau tidak di akhir tahun nanti?

Jadi, sebuah goal, mesti lah dapat diukur, sehingga Kamu dapat melacak kinerja dan pencapaiannya serta dengan yakin mengetahui apakah Kamu berhasil mencapainya atau tidak. Gunakan angka, persentase, rentang waktu, dan lainnya yang dapat terukur dengan jelas.

Goal harus realistis
Terutama bagi yang baru membangun blog, akan terdengar bagus jika menetapkan goal seperti ini: ‘Dalam 6 bulan, saya ingin mendapatkan 10.000 visitor unik per hari dan total menghasilkan $5.000 dari Google Adsense.’

Ya, itu terlihat sangat bagus, namun tidak berguna! Kenapa? Karena tidak realistis!

Selain dapat terukur, sebuah goal juga mesti lah realistis dan memungkinkan dapat diraih. Jika tidak, maka ia akan membuat Kamu ‘surut’, bukannya malah tertantang dan termotivasi. Boleh-boleh saja Kamu menetapkan target sedikit lebih tinggi daripada yang seharusnya untuk lebih menyemangati, namun pastikan itu tidak overestimate dan berlebihan.

Goal harus konsisten
Kamu bukan hanya harus percaya bahwa Kamu mampu mencapai target itu, namun Kamu mesti meyakini bahwa ia adalah sesuatu yang amat penting dalam dan untuk hidup Kamu, sekaligus ia tidak bertentangan dengan nilai-nilai atau kepentingan lainnya dalam kehidupan Kamu sendiri.

Misalnya, Kamu saat ini memiliki pekerjaan lainnya di kantor, juga telah berkeluarga, rasanya tidak terlalu masuk akal jika Kamu menetapkan goal: ‘menyediakan waktu 6 jam untuk blogging setiap harinya.’

Sulit rasanya goal itu dapat tercapai, karena jika Kamu bertekad melaksanakannya, sama artinya Kamu mengorbankan hal-hal penting lainnya dalam hidup Kamu.

Jadi, amat penting untuk menetapkan goal yang sekiranya Kamu mampu menjalankannya secara konsisten tanpa harus mengorbankan kepentingan lainnya, yang bisa jadi sama atau bahkan lebih berharga dari blogging itu sendiri.

Nah, sebagai seorang blogger, berikut adalah parameter-parameter blogging yang dapat Kamu jadikan acuan sebagai goal atau target:

  • Jumlah posting per minggu
  • Jumlah komentar masuk per minggu
  • Trafik
  • Subscriber
  • Alexa rank
  • Pendapatan per bulan
  • Rank di search engine
  • Popularitas di media sosial
  • Popularitas di komunitas online
dan banyak lagi lainnya.
Terakhir yang tak kalah penting, tulislah goal Kamu, baik di kertas catatan atau pun di salah satu posting Kamu. Dengan menuliskannya, ia akan lebih menancap di kepala Kamu, dan memberi energi dan memotivasi untuk segera melakukan action yang diperlukan. Sukses selalu untuk kita semua.
Salam.

Berikutnya:
Strategi Blogging: Analisa SWOT

Sebelumnya:
Strategi Blogging: Tentukan Visi dan Misi

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

8 Komentar