Menulis Blog tentang Apa Jika Saya Seorang Penulis Freelance?

Ini pertanyaan menarik. Karena banyak penulis yang memang sengaja menghasilkan uang dengan menjual jasa menulis untuk blog atau website lain.

Nah, jika Kamu kebetulan seorang penulis freelance, topik apa yang Kamu tulis di blog Kamu?

Memang seperti sebuah dilema bagi seorang blogger yang menjual jasa sebagai penulis lepas. Bahkan, jika pun Kamu bukan seorang penulis freelance, pertanyaan di atas masih bisa berkembang menjadi: topik apa yang harus saya tulis untuk menarik klien bagi bisnis Kamu?

Inilah yang ingin saya angkat kali ini. Dan bagi seorang penulis lepas, ada 3 pilihan yang bisa diambil:

1. Memilih topik yang cukup luas dan populer yang Kamu tertarik terhadapnya (dan tentunya yang ingin Kamu menulisnya). Topik tersebut mungkin tentang pengembangan diri, parenting, makanan, traveling dan lainnya.

2. Membuat post yang ditujukan kepada mereka yang relatif pemula dalam blogging dan mereka butuh bantuan, seperti misalnya tim pemasaran sebuah perusahaan yang cukup besar.

3. Tidak memiliki blog sama sekali. Kamu hanya membuat membuat tulisan sebagai penulis tamu di blog orang lain untuk membangun reputasi sebagai penulis profesional. (Jika ini pilihannya, bagaimanapun Kamu perlu memiliki website, di mana orang-orang bisa mengetahui apa yang Kamu tawarkan).

Ketiga pendekatan di atas, sama-sama bisa mengantarkan kesuksesan.

Pada kasus pertama, Kamu akan memiliki banyak portfolio yang bagus pada topik yang Kamu geluti. Karenanya Kamu butuh topik yang populer, agar meningkatkan peluang Kamu bisa menemukan klien.

Pilihan kedua, Kamu akan mampu menarik minat dari mereka yang membutuhkan jasa Kamu. Saat mereka membaca tips-tips tulisan Kamu, mereka menyadari bahwa Kamu benar-benar ‘tahu’ apa yang Kamu katakan dan apa yang bisa Kamu lakukan untuk mereka.

Pada pilihan terakhir, tidak masalah jika website Kamu hanya mendapat sedikit pengunjung, karena pengunjung Kamu benar-benar pengunjung tertarget, yang sungguh-sungguh ingin mengetahui lebih banyak tentang Kamu dan ingin menggunakan jasa yang Kamu tawarkan.

Namun begitu, ada satu hal yang mungkin sebaiknya Kamu hindari:

Kamu menulis blog tentang bagaimana menjadi blogger freelance!

Jika Kamu sendiri, full mengandalkan pendapatan dari menjadi blogger freelance, maka menulis artikel seperti “Bagaimana menentukan harga sebagai penulis freelance”, atau pun “Tips menulis artikel bagi klien”, kelihatannya memang menarik. Tapi jika Kamu melakukannya, Kamu akan menarik pengunjung sesama freelancer, bukan mereka yang bersedia membayar untuk jasa Kamu.

Dan hal yang sama juga berlaku bagi siapapun yang menjual jasa: jangan tujukan posting Kamu kepada ‘sesama’, seperti orang-0rang yang menawarkan jasa serupa. Tapi, tujukan dan fokus pada calon klien potensial Kamu, dan buatlah konten untuk mereka.

Nah, bagaimana pendapat Kamu?

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

8 Komentar