Akankah Pembaca Kabur Jika Saya Menerima Penulis Tamu?

Terjadi obrolan menarik dengan salah satu pembaca PortalUang setelah ia membaca artikel: Menulis di PortalUang, Berbagi Pendapatan Adsense.

Dia menanyakan, tidakkah cara ini membuat kabur pembaca? 

Logikanya memang terlihat masuk akal. Kita ambil contoh, yang menulis di PortalUang, tentu saja adalah mereka yang notabene juga adalah seorang blogger dengan niche yang sama dengan PortalUang. Nama mereka akan muncul di ujung artikel berikut link ke blog mereka. Dari situ kemudian pembaca bisa saja akhirnya malah berkunjung ke blog mereka, bukannya tetap bertahan di PortalUang.

Dan dalam jangka panjang hal ini bisa menyebabkan PortalUang kehilangan pembaca!

Benarkah seperti itu? 

Benarkah pembaca akan kabur setelah menemukan ‘kompetitor’ di blog Kamu karena Kamu menerima penulis tamu? Menurut saya: tidak! Dan saya memiliki beberapa alasan untuk itu.

Pertama
Jika konten blog Kamu bagus (dan memang sudah seharusnya demikian, jika tidak strategi apapun lainnya akan gagal), pembaca Kamu akan terus berkunjung, tidak peduli apapun yang terjadi.

Bahkan misalnya, seluruh artikel Kamu berisi link ke blog, website atau sumber-sumber bermanfaat lainnya, pembaca tetap akan kembali karena mereka menginginkan lebih banyak lagi. Kesimpulannya, jika konten Kamu berkualitas dan memberi nilai kepada pembaca, mereka akan kembali, tidak peduli ada link ke blog lain dengan niche yang sama.

Kedua
Adalah kenyataan bahwa sesama blogger dengan topik yang sama pula, harus dipandang sebagai partner, bukannya kompetitor. Jika Kamu menjual produk atau jasa, maka betul, semua website dengan topik yang sama bisa dianggap sebagai pesaing. Karena ketika pengunjung memutuskan membeli produk atau menggunakan jasa mereka, maka kemungkinan besar bahkan mereka tidak akan melirik tawaran Kamu lebih jauh.

Namun itu berbeda dengan website berbasis konten. Pengunjung mampu melahap informasi dalam jumlah yang sangat banyak. Sehingga kenyataan bahwa pengunjung telah membaca blog lain dengan topik yang sama, bukan berarti mereka tidak akan membaca blog Kamu pula. Mereka dapat membaca keduanya. Dan… bila memang mereka begitu tertarik dengan topik tersebut, bisa saja mereka membaca SELURUH blog yang membahas topik tersebut.

Yang terakhir adalah kenyataan pula, bahwa blog-blog lain dengan topik yang sama akan membuat topik tersebut jadi berkembang.

Seperti misalnya, blog Kamu mengupas topik tentang jamu tradisional nusantara, maka kita harus berpikir positif jika ada banyak blog lain yang mengupas jamu tradisional nusantara, karena akan mendatangkan lebih banyak pembaca kepada topik tersebut, lebih banyak orang mengenal dan mencari informasi tentang jamu tradisional nusantara dan pada gilirannya, juga menambah potensi Kamu mendapat trafik lebih banyak.

Kesimpulannya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk menerima penulis tamu dari penulis-penulis blog dengan topik yang sama dengan topik blog Kamu sendiri.

Kamu harus melihat hal ini sebagai peluang untuk meluaskan hubungan sesama blogger dan berkembang bersama-sama di topik yang sama.

Nah, bagaimana pendapat Kamu? Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

4 Komentar

    • sampaikan pada pembaca, bahwa blognya menerima kiriman artikel. adapun caranya macam2. bisa dikirim via email, atau penulis diberi akses langsung tuk menulis artikel sendiri.

  • Saya setuju dengan Anda mas, berhubung sesama blogger juga adalah partner jadi tidak salah jika menerima penulis tamu. Yang perlu dicatat juga bahwa itu sebagai keuntungan pemilik blogger dan si penulis. Simbiosis Mutualisme atau sama untung, dan itu yang saya rasakan setelah menjadi penulis tamu di 2 blog, termasuk portal uang.

    Blog besar kebanyakan memiliki reputasi bagus di mesin pencari jd tak perlu khawatir soal kehilangan pembaca ya mas….

    Salam sukses