Perlukah Menggunakan Whois Protection pada Domain?

Bagi Kamu yang belum familiar dengan istilah whois privacy, ia adalah layanan yang disediakan oleh hampir semua registrat domain untuk melindungi (menyembunyikan) informasi Kamu sebagai pendaftar domain, saat dilihat menggunakan ‘whois’.

Ini contoh domain dengan whois protection:

whois juragan cipir

Dan ini contoh domain tanpa whois protection:

whois dapur uang

Seperti Kamu lihat, domain dengan proteksi whois, tidak menampilkan informasi mengenai pemilik domain (registrant), sebagai gantinya ditampilkan Privacy Protection Service INC, yang merupakan salah satu penyedia layanan whois protection (beberapa lainnya yang mungkin Kamu temukan di antaranya WhoisGuard, WhoisProtect dan banyak lagi.

Oke, saya mengerti. Tujuan utama menyembunyikan informasi kontak Kamu adalah karena alasan privasi. Di mana pemilik domain memilih untuk tidak diketahui ‘jati diri’ sebenarnya.

Tapi mari kita lihat dari aspek lain. Jika Kamu berniat membangun bisnis atau menghasilkan uang dari blog atau website yang Kamu bangun, maka Kamu sebaiknya tidak menggunakan whois privacy protection. Kenapa? Karena sedikit banyak, hal ini dapat menurunkan kredibilitas Kamu.

Layanan menyembunyikan info kontak ini, banyak dilakukan oleh para scammer (penipu) dan spammer, dan tentu saja mereka punya alasan kuat melakukannya. Namun bagi Kamu yang membangun bisnis legal, sah, tidak melanggar hukum, masih perlukah menyembunyikan informasi kontak?

Bila Kamu hanya membangun blog pribadi, yang hanya bertujuan untuk berbagi catatan-catatan harian Kamu, dan Kamu ingin identitas Kamu tetap terjaga, itu sama sekali tidak jadi masalah. Tapi, jika Kamu membangun sebuah bisnis melalui blog atau website, maka sangat tidak dianjurkan Kamu menyembunyikan informasi kontak.

Tentu saja, saya tidak sedang mengatakan bahwa mereka yang menggunakan whois protection, semuanya adalah penipu atau scammer. Namun, kepercayaan adalah hal teramat penting dalam bisnis online. Dan ketika pengunjung menemukan bahwa Kamu melindungi atau menyembunyikan identitas diri, sedikit banyak tingkat kepercayaan mereka akan berkurang.

Terakhir, bila alasan Kamu menggunakan whois protection adalah karena begitu takut akan menerima email spam, maka solusinya mudah sekali. Kamu hanya perlu membuat alamat email khusus untuk mendaftar domain. Lagipula dengan semakin canggihnya filter spam yang disediakan berbagai layanan email, seharusnya hal ini juga tidak akan menjadi masalah besar.

Nah, bagaimana menurut Kamu? Apakah Kamu termasuk salah satu yang menggunakan whois protection? Bolehkah saya tahu alasannya? Bagikan pendapat Kamu melalui komentar.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

7 Komentar

  • Makanya sekarang dibikin berbayar fitur itu mas, mungkin agar tidak mudah melakukannya dan menjadi bisnis tersendiri untuk domain registrat, lumayan habis seharga domainnya per tahun.

    Tapi banyak juga yang menggratiskan fitur whois privacy itu.

  • saya juga pakai whois protection mas, sebenarnya sih pengen beli Https// tapi di blogger.com ngga menyediakannya untuk custom domain. jadi beli whois protection. ya alasan beli whois protection sih cuma iseng-iseng aja 😉

  • saya setuju dgn tulisan agan….awalnya saya trrtarik untuk menggunakannya…namun setepah saya timbang2 nilai keuntungan yg saya peroleh tdk ada, krn tsk semua org kerjanya melototi who is