Pay per Click Advertising VS Organic Search

Baik bisnis baru atau pun bisnis yang sudah lama malang-melintang di dunia online, selalu membutuhkan promosi untuk memperkenalkan atau meningkatkan penjualan produk atau jasa.

Jika Kamu berpikir untuk memulai kampanye promosi online, sudah pasti Kamu akan menghadapi keraguan seperti halnya banyak para webmaster lainnya, yakni berusaha mencapai hasil promosi terbaik dari mesin pencari. Kamu akan dihadapkan pada dua pilihan utama yaitu pay per click advertising (PPC – trafik berbayar) atau organic search (trafik organik).

PPC atau bayar per klik menggunakan Google AdWords adalah salah satu cara berpromosi dengan cepat untuk menampilkan kampanye Kamu pada halaman utama mesin pencari (sisi kanan dan atas) yang dihubungkan dengan frasa kata kunci yang diketikkan oleh pengguna. Silakan buka Google Adwords untuk mengetahui lebih lanjut.

Organic search yang lebih dikenal dengan istilah SEO (search engine optimization) atau optimasi mesin pencari, yakni cara alami untuk mendatangkan lalu lintas pengunjung dari mesin pencari dengan mengoptimasi kata kunci untuk mencapai posisi utama pada halaman search engine.

Kemudian iklan online yang mulai diperhitungkan adalah Facebook Ads, yang mampu menjangkau pasar secara luas dan mengkonversinya menjadi penjualan. Beragam pilihan, mungkin malah membingungkan dalam menentukan pilihan.

Oleh karena itu, saya coba akan membahas kelebihan dan kekurangan masing-masing. Keep reading!

Facebook Ads vs Google AdWords vs SEO

Saya sangat menyukai Facebook, karena saya adalah pengguna aktif. Mungkin juga dengan Kamu termasuk salah satunya. Yang menarik dari Facebook adalah fiturnya (like and share), di mana sebuah konten unik dapat menyebar secara luas karena setiap pengguna dapat saling berbagi yang kemudian memunculkan efek Facebook viral marketing. Menggunakan Facebook Ads dapat menjangkau pasar berdasarkan geografis pengguna, usia, pendidikan, dan sebagainya. Dengan kata lain, kampanye Kamu dapat tertarget dengan baik.

Masalah utama dari Facebook adalah biaya iklan yang lebih mahal dibandingkan dengan Google Adwords. Ditambah lagi, jika Kamu tidak mampu memenej kampanye Facebook Ads sesuai dengan target pasar Kamu, maka uang Kamu akan terbuang sia-sia karena tidak mampu menghasilkan penjualan dan tidak efisien. Sebagai catatan, Facebook sangat baik untuk mempromosikan produk afiliasi.

Google Adwords – di sisi lain – sangat populer, karena hampir semua pebisnis online menggunakannya untuk promosi produk mereka. Iklan Google memanfaatkan mesin pencari dan publisher Adsense untuk menayangkan iklan mereka. Setiap iklan akan muncul tergantung kata kunci dan lokasi geografis yang ditargetkan oleh pemasang iklan. Jadi, efektivitas iklan tergantung dari kata kunci yang dipilih. Jika Kamu tidak ahli dalam masalah ini, maka Kamu akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pembeli potensial dari iklan Kamu.

Google Adwords sangat baik untuk bisnis baru yang ingin mempromosikan produk dan meraih penjualan dengan cepat. Lagi-lagi masalah biaya juga perlu diperhitungkan. Akan sangat tidak masuk akal jika misalnya penjualan 1 produk Kamu menghasilkan keuntungan Rp100.000 dan Kamu bersaing dalam high paying keyword (kata kunci termahal), dimana biaya per klik mencapai Rp10.000. Dan rasanya tidak mungkin setiap 1 klik iklan akan menghasilkan penjualan, bukan?

Tentunya kampanye promosi Kamu akan sangat tidak efisien. Oleh karenanya, dibutuhkan riset kata kunci yang tepat dengan hasil pencarian yang tinggi tetapi tidak digunakan oleh para pesaing Kamu, sehingga iklan Kamu dapat tertarget baik dan dapat dikonversi menjadi penjualan.

Nah, salah satu jalan keluar untuk menanggulanginya, Kamu dapat memanfaatkan jasa Adwords profesional yang akan membantu melaksanakan kampanye iklan Kamu secara efektif dan efisien.

Di sisi lain, SEO tidak membutuhkan biaya per klik, tetapi bukan berarti bebas biaya, hanya saja SEO akan lebih murah dari media promosi lain (Facebook Ads dan Adwords). SEO memiliki kualitas lebih baik untuk menjaring pengunjung dan mengkonversi pengunjung menjadi pembeli, serta lebih tahan lama jika menggunakan cara-cara yang etis, sesuai dengan kaidah Google.

Masalah utama dalam SEO adalah waktu. Kampanye SEO akan memakan waktu lebih lama untuk membangun link guna mengoptimasi kata kunci yang dibidik. Selain itu dibutuhkan pengetahuan luas tentang teknik SEO. Dengan ketatnya persaingan, semakin hari, semakin sulit untuk mencapai posisi terbaik dalam SERP (hasil pencarian pada mesin pencari).

Setiap saluran promosi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga Kamu harus bijak menggunakannya. Bisnis yang mapan akan memanfaatkan ketiganya untuk mempromosikan produk dan atau meningkatkan penjualan.

Untuk mengoptimalkan kampanye promosi Kamu agar lebih efisien, baik menggunakan Google Adword, Facebook Ads atau SEO, salah satu solusi terbaiknya Kamu dapat memanfaatkan jasa profesional yang sudah berpengalaman dalam dunia promosi online.


Tentang Penulis
Jonathan adalah seorang SEO Analyst yang membantu mengelola dan memanage blog dari klien. Saat ini, ia sedang membantu meningkatkan personal branding babeh.id

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

7 Komentar