Pengalaman Menjadi Penanggung Jawab Lomba Puisi Tema Masa Lalu

Awal tahun 2018 menjadi salah satu awal bagi saya untuk mengenal dunia tulis – menulis. Semua berawal dari sebuah event yang diselenggarakan oleh penerbit Rindana. Penerbit tersebut menyelenggarakan dengan tema 12 nama bulan, yaitu januari, februari, maret, april, mei, juni, juli, agustus, september, oktober, november dan desember.

Melihat poster pada masing – masing lomba membuat saya tertarik untuk turut berpartisipasi mengikuti semua lomba puisi tersebut. Sangat menarik memang saat melihat hasil yang saya peroleh. Dari 12 puisi dengan tema yang berbeda yang saya kirim saya berhasil menjadi kontributor terpilah dan naskah saya turut diterbitkan bersama naskah kontributor lainnya.

Ada 8 tema yang saya turut lolos seleksi dan dibukukan. Suatu kebanggaan bagi saya saat saya menerima e-sertifikat hasil lomba. Saya pun sempat terkejut saat pertama kali melihat hasil pengumuman. Hal ini dikarenakan ini adalah kali pertama saya mengikuti lomba dan pertama kalinya saya dapat lolos seleksi dan mendapat apresiasi sebagai kontributor terpilih.

Berawal dari hal inilah saya mulai mengeksplore lebih dalam mengenai dunia kepenulisan, salah satunya adalah dengan terus hunting dan mengikuti berbagai lomba puisi. Satu persatu dari masing – masing lomba puisi yang saya ikuti membuat saya semakin percaya diri untuk terus berkarya lagi, lagi dan lagi.

Selain itu, saya juga mulai mengikuti lomba cerpen dan lomba menulis novel. Hingga kini saya telah mengumpulkan e-sertifikat sekitar 35 baik sebagai kontributor, penulis, peserta maupun terfavorit. Saya sangat senang mendapatkan e-sertifikat sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap karya sastra yang telah saya buat.

Menjadi Penanggung Jawab Event

Setelah sekian lama bereksplorasi akhirnya saya pun membaca ada lowongan untuk menjadi penanggung jawab event di salah satu penerbit. Saya pun mencoba untuk mendaftar dan alhamdulillah saya diterima. Saya sangat senang karena saya mendapatkan kesempatan emas. Akhirnya saya pun memutuskan untuk menerimanya.

Awalnya saya bingung saat pertama kali harus, namun dengan senang hati Kepala PJ membantu saya. Beliau juga sangat welcome orangnya. Asyik untuk diajak berkomunikasi dan sangat baik hati. Saya sangat senang dan bisa belajar banyak hal dari beliau terutama dalam bidang kepenulisan.

Syukur alhamdulillah perlahan saya mulai untuk belajar pelan – pelan dari setiap event yang saya tekuni. Salah satunya adalah saya bergabung dengan seniman publisher untuk membuat event menulis puisi tema masa lalu.

Tujuan diadakan event tersebut adalah untuk menerbitkan buku. Peserta yang terpilih menjadi kontributor maka karyanya akan diterbitkan menjadi sebuah buku beserta para kontributor lainnya yang juga lolos seleksi.

Satu hal yang selalu membuat saya bahagia adalah saat para peserta antusias bertanya mengenai syarat dan ketentuan lomba serta semangat dalam mengikuti lomba. Selain itu, hal yang paling ditunggu – tunggu oleh peserta adalah pengumuman lomba dan pembagian e-sertifikat.

Sungguh suatu hal yang sangat menyenangkan saat saya harus menjawab satu per satu pertanyaan yang mereka ajukan. Berkomunikasi dengan para peserta lomba dapat memompa semangat saya dalam bekerja.

Berawal dari hal itu pula saya jadi memiliki banyak sahabat literasi. Dengan demikian banyak sekali hal – hal menarik yang saling dishare satu sama lain. Salah satu hal positif yang saya alami adalah saya merasa seolah – olah mendapat chas energi baru setiap hari dari mereka yang tiada henti selalu menginspirasi dan memotivasi.

Berbagi pengalaman lewat sebuah tulisan adalah sebuah langkah yang tepat untuk terus berkarya. Sebuah keberhasilan dapat dibuktikan dengan hasil yang akan kita peroleh. Namun, kita juga tidak melupakan bagaimana proses selama Kamu merintis kesuksesan.

Seorang penulis pasti memiliki lika – liku kehidupan yang berbeda – beda. Dalam bidang kepenulisan sebuah kata dapat dirangkai menjadi kalimat yang bermakna. Tulisan juga dapat digunakan sebagai wadah untuk menyampaikan ide, gagasan dan harapan terhadap sesuatu.

Sebagai bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi maka kita harus mengingat jasa para pahlawan yang telah gugur untuk memperjuangkan kemerdekaan di masa lalu. Seorang nasionalis yang bagus adalah yang menghormati dan mengenang masa lalu dengan mewujudkan cita – cita bangsa menjadi bangsa yang sejahtera, adil, makmur, sukses dan bahagia.

Tampilkan Komentar
close