Pengalaman Pribadi

Pengalaman Menjadi Peringkat 9 Ujian Nasional Di SMP Negeri 2 Muntilan

Ujian nasional merupakan salah satu momen yang membuat seorang siswa takut. Mendengar kata ujian nasional sering kali membuat kita berekspetasi berlebihan. Satu hal yang selalu ditakuti para siswa adalah takut tidak lulus. Berbagai cara dilakukan baik di sekolah ataupun di lembaga yang menyediakan jasa les.

Saya pun merasakan hal yang sama saat saya duduk di bangku SMP. Materi yang diujikan dalam ujian nasional adalah matematika, Biologi, Fisika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Matapelajaran yang membuat saya takut adalah matematika dan bahasa inggris. Mengapa? Hal ini dikarenakan mengerjakan matematika membutuhkan ketelitian yang ekstra.

Di dalam matapelajaran matematika tentu harus berpikir ekstra dan menyiapkan energi yang khusus agar mampu berpikir yang jernih dan tenang sehingga kalian akan sangat nyaman dalam mengerjakan soal.

Bahasa inggris adalah momen yang paling menegangkan kedua setelah matematika. Mengapa? Hal ini dikarenakan terdapat soal listening yang dibatasi waktunya hanya beberapa menit saja. Kalian harus tau bagaimana caranya kalian bisa berfokus pada banyak hal dalam satu waktu, yaitu mendengarkan, membaca dan menulis jawaban secara tepat, benar dan cepat.

Ketiga hal tersebut sangat wajib untuk diperhatikan. Mengapa? Hal ini dikarenakan dalam mengerjakan soal ujian tentu waktunya dibatasi, oleh karena itu kami harus berlatih jauh – jauh hari sebelumnya untuk belajar dengan cepat dan tepat sehingga akan mudah dalam menjawab soal yang diberikan.

Kami juga harus berlatih mengerjakan soal – soal ujian dengan cepat sebagai simulasi dengan waktu yang dibatasi. Dengannya, harapan kami saat ujian nasional dilaksanakan kami dapat dengan mudah menyelesaikan semua soal. Nantinya dengan adanya latihan tersebut juga melatih kami agar tidak kaget saat menghadapi soal – soal ujian.

Pengumuman dan Wasanawarsa di SMP N 2 Muntilan

Seperti tahun – tahun sebelumnya, tahun ini pengumuman kelulusan ujian nasional siswa diumumkan bersamaan dengan acara perpisahan atau yang sering dikenal sebagai wasanawarsa. Wasanawarsa merupakan salah satu agenda tahunan yang sering dilaksanakan di akhir tahun pelajaran.

Saat wasanawarsa berlangsung, agenda yang dibahas dan ditampilkan adalah seperti berikut ini, sambutan kepala sekolah atau perwakilan dari sekolah, sepatah dua patah kata dari perwakilan siswa, hiburan seperti ada yang menyanyi beberapa buah lagu, seni tari, fashion show dan lain – lain.

Fashion show yang ditampilkan merupakan hasil karya sendiri dari siswa, sangat menarik bukan? Baru menduduki bangku SMP sudah mampu untuk membuat baju. Ide – ide kreatif mereka sangat bagus dan didukung oleh guru yang mengampu matapelajaran ketrampilan menjahit.

Tentunya hal yang membuat jantung berdenyut begitu kencangnya adalah pengumuman kelulusan. Semua orang yang berada di halaman sekolah saat itu sangat penasaran dengan hasil pengumuman kelulusan. Mereka khawatir ada yang tidak lulus dan lain – lain. Mereka berharap – harap cemas dan terus berdoa agar semua bisa lulus.

Kini, tibalah saat yang ditunggu – tunggu yaitu pengumuman kelulusan siswa kelas 9. Tak hanya para siswa yang cemas namun para orang tua pun turut cemas dengan hasil nilai anaknya yang akan menjadi penentu apakah anaknya lulus atau tidak.

Syukur alhamdulillah saat kepala sekolah mengumumkan bahwa siswa di SMP N 2 ini semua lulus 100%. Semua orang yang hadir di sana sangat lega dan alhamdulillah semua sangat senang mendengar kabar gembira ini. Semua orang tersirat rasa bahagia di wajahnya.

Kini tibalah saatnya mengumumkan siapa yang mendapat peringkat 10 besar di sekolah saya. Semua orang tua kembali tegang dan berharap bahwa anaknya yang akan disebut namanya untuk naik ke atas panggung. Begitu pula para siswa yang juga berharap bahwa dirinyalah yang akan dipanggil, salah satunya adalah saya.

Satu per satu siswa dipanggil untuk naik ke atas panggung. Kini tibalah nomor sembilan yang disebut. Betapa bahagiannya saya waktu itu saat nama saya dipanggil sebagai siswa berprestasi dan menduduki peringkat 9 untuk hasil ujian nasional.

Subhanallah saya sangat terkejut mendengarnya. Syukur alhamdulillah selama ini Allah telah mengabulkan doa – doa saya. Orang tua saya pun sangat senang mendengarnya dan alhasil dengan nilai yang saya peroleh mampu mengantarkan saya masuk ke SMA favorite di daerah

Tentang penulis

Nur Hanifah

Nur Hanifah

Nama saya Nur Hanifah. Lahir di Magelang, 23 Mei 1993. Saya tinggal di Bugangaan, Sriwedari, Muntilan, Magelang. Hobi saya adalah membaca dan menulis. Saya sangat senang menggeluti bidang sastra.

Tulis komentar