Surat

Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata

Surat kuasa khusus perdata adalah surat kuasa tertulis untuk mewakili atau bertindak atas nama orang lain dalam urusan pribadi, bisnis, atau masalah hukum lainnya. Lalu bagaimana contoh surat kuasa khusus perdata itu sendiri? Dan seperti apa syarat yang harus dipenuhi untuk bisa memberikan surat kuasa khusus perdata? Berikut adalah ulasannya.

Cara Menulis Surat Kuasa Khusus

cara menulis surat kuasa khusus perdata

Cara Menulis Surat Kuasa Khusus

Menulis surat kuasa khusus memungkinkan Kamu untuk secara hukum menugaskan otoritas Kamu untuk membuat keputusan pribadi dan keuangan kepada orang atau organisasi lain, yang biasanya disebut sebagai penerima kuasa Kamu.

Lalu apa saja yang perlu diperhatikan ketika hendak membuat surat kuasa khusus?

1. Langkah Pertama

Tuliskan daftar setiap wewenang khusus yang ingin Kamu tetapkan. Karena wewenang khusus sangat tepat, Kamu harus secara terpisah menyatakan transaksi, akun, dan properti di mana penerima kuasa Kamu memiliki otoritas.

Misalnya, wewenang khusus dapat memungkinkan penerima kuasa Kamu menangani penjualan bagian tertentu dari real estat, sedangkan mengizinkan penerima kuasa untuk menangani semua transaksi keuangan Kamu adalah kekuatan umum.

2. Langkah Kedua

Buat notasi di samping setiap wewenang yang Kamu inginkan untuk menjadi kendali. Mengendalikan wewenang adalah sebagai landasan yang berarti penerima kuasa Kamu tidak dapat bertindak atas nama Kamu sampai peristiwa atau kondisi lain yang Kamu tentukan terjadi.

Tidak ada persyaratan bahwa surat kuasa khusus Kamu perlu mencantumkan klausul kendali, tetapi jika tidak, kuasa Kamu dapat diberlakukan secara hukum segera setelah Kamu menandatanganinya.

3. Langkah Ketiga

Perhatikan kekuatan tanggal kedaluwarsa pengacara di daftar Kamu. Kecuali Kamu menunjukkan tanggal tertentu di mana kuasa khusus pengacara berakhir, penerima kuasa Kamu dapat terus bertindak atas nama Kamu. Namun, terlepas dari apakah Kamu menyertakan tanggal kedaluwarsa atau tidak, Kamu bisa selalu mempertahankan kekuasaan untuk mencabut atau menghentikan kuasa sewaktu-waktu.

4. Langkah Keempat

Tuliskan nama penerima kuasa pengganti. Memasukkan penerima kuasa untuk mensukseskan penerima kuasa asli yang Kamu berikan wewenang untuk menguntungkan jika penerima kuasa asli meninggal atau tidak mampu menangani urusan Kamu secara kompeten.

5. Langkah Kelima

Buat draf surat kuasa khusus terakhir dengan menggunakan daftar Kamu. Daftar Kamu berisi komponen-komponen penting yang harus disertakan oleh dokumen kuasa Kamu.

Draft dokumen menggunakan bahasa yang jelas dan tidak ambigu untuk menguraikan rincian dari setiap kekuatan khusus; sertakan nama lengkap Kamu, nama lengkap penerima kuasa Kamu dan tanggal Kamu membuat dokumen.

6. Langkah Keenam

tanda tangani kuasa. Untuk kekuatan khusus pengacara yang dapat ditegakkan secara hukum, semua negara mensyaratkan, paling tidak, Kamu menandatanganinya di hadapan notaris atau bermaterai. Setelah dokumen menampilkan tanda tangan yang sesuai, surat kuasa sudah lengkap.

Jika Kamu masih bingung masalah surat kuasa khusus perdata ini, Kamu bisa hubungi pengacara untuk lebih memahami skenario yang mungkin terkait dengan surat kuasa khusus.

Nah, untuk lebih jelasnya berikut ini adalah contoh surat kuasa khusus, perhatikan dengan baik :

 Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata untuk Bisnis

 Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata untuk Bisnis

Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata untuk Bisnis

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Hafidz Ridhoillah, S.E
Pekerjaan        : Wiraswasta
Nomor KTP    : 300288849648736
Alamat            : Jl. Mangga Dua No. 76, RT 09 RW 23, Jakarta Pusat.

Dengan ini menerangkan bahwa saya sedang berada di Singapura untuk kepentingan bisnis yang sangat mendesak dan dapat berlangsung dalam jangka panjang maka dengan ini memberi kuasa penuh kepada :

Nama               : Ratna Fina, S.E
Pekerjaan        : Wiraswasta
Nomor KTP    : 30087635364356
Alamat            : Jl. Brigjend Katamso, nomor 54, RT 17 RW 21, Jakarta Pusat

KHUSUS

Yang diberi kuasa akan memiliki kekuatan penuh dan otoritas untuk bertindak atas nama saya selaku pemberi kuasa tetapi hanya sebatas yang diizinkan oleh Kuasa Khusus ini. Kekuatan yang diberi kuasa harus mencakup untuk:

  1. Buka, pertahankan, atau tutup rekening bank (tetapi tidak terbatas pada rekening giro, rekening tabungan, dan sertifikat deposito), rekening pialang, dan akun serupa lainnya dengan lembaga keuangan.
  2. Kekuasaan ini harus mencakup wewenang untuk melakukan bisnis apa pun dengan perbankan atau lembaga keuangan apa pun terkait dengan akun saya. Namun tidak terbatas pada penyetoran dan penarikan, mendapatkan laporan bank, buku tabungan, wesel, waran, dan sertifikat atau voucher yang dibayarkan kepada saya oleh siapa pun.
  3. Jual atau sampaikan minat saya dalam real estat (apakah saat ini dimiliki atau diperoleh nanti).

Kekuasaan ini harus mencakup kekuatan untuk (i) menjual dengan syarat-syarat seperti yang dianggap oleh yang diberi kuasa, tunduk pada batasan (jika ada) yang disebutkan di atas, (ii) menandatangani dokumen apa pun (termasuk perbuatan) yang mungkin diperlukan untuk memberikan hak kepada properti tersebut, dan (iii) mengumpulkan dan menerima hasil dari penjualan semacam itu.

Dengan ini saya memberikan kepada yang diberi kuasa hak, kekuasaan, dan wewenang penuh untuk melakukan setiap tindakan, perbuatan, dan hal yang perlu atau dianjurkan untuk dilakukan.

Jakarta , 20 Februari 2018,

Penerima Kuasa                                                                                   Yang memberi kuasa

(materai)

Ratna Fina, S.E                                                                                    Hafidz Ridhoillah, S.E

Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata untuk Mengelola Usaha

Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata untuk Mengelola Usaha

Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata untuk Mengelola Usaha

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Tara Anisa
Pekerjaan        : Wirausaha
Nomor KTP      : 7567565897456
Alamat             : Jl. Empu Tantular no.15, Jakarta Pusat.

Dengan ini menerangkan bahwa saya sedang berada di Singapura untuk kepentingan bisnis yang sangat mendesak dan dapat berlangsung dalam jangka panjang maka dengan ini memberi kuasa penuh kepada :

Nama               : Haniam
Pekerjaan        : Wiraswasta
Nomor KTP      : 3067878778
Alamat             : Jl. Moh.Yani, nomor 23, Jakarta Pusat.

KHUSUS

Pemberi kuasa memberikan kuasa kepada penerima kuasa untuk bertanggung jawab mengelola bisnis “Warung Makan Nasi Bakar Ny. Manis”. Yang diberi kuasa tidak bertanggung jawab atas kerugian yang diakibatkan dari kesalahan manajemen yang dibuat dengan maksud yang baik sesuai dengan kesepakatan bersama.

Namun, yang diberi kuasa akan bertanggung jawab atas kesalahan yang disengaja atau kegagalan untuk bertindak dengan tujuan yang baik ketika bertindak di bawah surat Kuasa ini.

Jakarta , 17 September 2018

Penerima Kuasa                                                                                   Yang memberi kuasa

(materai)

Haniam                                                                                                Tara Anisa

Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata untuk Mengambil Uang

Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata untuk Mengambil Uang

Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata untuk Mengambil Uang

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Anas Ubaidillah
Pekerjaan        : Pegawai swasta
Nomor KTP      : 30054325436254
Alamat            : Jl. Mangga Manis No. 76, Bandung

Dengan ini menerangkan bahwa saya sedang berada di luar kota dalam jangka waktu yang lama dengan ini memberi kuasa penuh kepada :

Nama               : Fahri Abdillah
Pekerjaan        : Wiraswasta
Nomor KTP      : 300867787878
Alamat            : Jl. Jeruk dua, nomor 21, Bandung

KHUSUS

Yang diberi kuasa berhak mengambil biaya penelitian saya di riset Lembaga Wold Wide pada bulan Mei dan Juni 2018

Bandung, 13 Juli 2018,

Penerima Kuasa                                                                                   Yang memberi kuasa

(materai)

Fahri Abdillah                                                                                       Anas Ubaidillah

Tentang penulis

Mendy Aisha Ramdhiani

Mendy Aisha Ramdhiani

Seorang blogger pemula yang masih juga terus belajar dan menempuh pendidikan formal S1 Teknik Geologi di Kota Pelajar Yogyakarta. Feel Free To Ask Me~

Tulis komentar