4 Kiat Sukses Menjalankan Bisnis Catering Rumahan

Saat ini, bisnis catering adalah jenis usaha yang banyak diminati oleh masyarakat. Ini dikarenakan untuk memulai usaha catering Anda tidak melulu membutuhkan modal dalam jumlah besar. Kini, Anda dapat memulai bisnis makanan yang satu ini dengan modal kecil. Meskipun, modal yang dikeluarkan kecil tetapi potensi profitnya lumayan.

Disamping karena modalnya kecil dan profitnya lumayan, catering rumahan begitu diminati karena permintaannya cenderung meningkat. Akan tetapi, merintis usaha catering juga membutuhkan strategi khusus agar bisa tetap bertahan di tengah ketatnya persaingan.

Berikut ini adalah empat cara yang dapat Anda terapkan untuk memulai usaha catering.

Baca juga :

Cara Memulai Bisnis Catering Makanan Rumahan

1. Memilih jenis catering

Dalam bisnis apapun, menentukan fokus usaha merupakan aspek yang penting. Begitu juga dalam merintis usaha catering, Anda harus menentukan fokus. Hal ini penting karena usaha catering terdiri dari empat macam, yaitu khusus, rumahan, kantoran dan anak. Anda harus memilih salah satu dari jenis catering tersebut agar target pasarnya jelas dan profitnya maksimal.

  • Catering khusus biasanya menangani acara-acara besar dan spesial seperti hajatan, pernikahan dan ulang tahun. Jumlah makanan yang disajikan catering khusus tentu dalam porsi besar terkadang juga menggunakan sistem prasmanan.
  • Catering kantoran biasanya menangani acara-acara kantor. Penyajian makanan catering kantoran lebih beragam mulai dari prasmanan hingga nasi box.
  • Catering rumahan melayani pesanan dalam jumlah terbatas yaitu maksimal hanya 150 porsi. Penyajiannya makanan menggunakan sistem box. Catering rumahan bisa dijumpai pada acara keluarga seperti selamatan dan arisan.
  • Catering anak, sesuai dengan namanya jenis usaha ini bertujuan untuk menyiapkan menu makanan sehat untuk anak-anak.

2. Mempersiapkan modal

modal-bisnis-catering

Jumlah modal yang harus Anda persiapkan tentu bergantung pada jenis catering. Meski sifatnya bervariasi tergantung jenis catering yang dipilih, usaha ini tetap membutuhkan modal. Biasanya dalam merintis usaha catering ada tiga aspek yang mendapat alokasi modal. Ketiga aspek tersebut terdiri dari peralatan dan bahan baku, transportasi dan tenaga.

– Peralatan catering dan bahan baku

Kedua komponen tersebut mempunyai peranan yang vital dalam usaha catering. Oleh karena itu, Anda harus mengalokasikan modal untuk memenuhi kebutuhan kedua komponen itu. Banyak sedikitnya peralatan catering dan bahan baku yang diperlukan sebenarnya menyesuaikan jumlah orderan. Selain itu, variasi masakan yang dimasak juga akan menentukan jumlah peralatan dan bahan baku.

– Transportasi

Dalam bisnis catering, keberadaan kendaraan sebagai alat transportasi jelas penting. Hal ini dikarenakan kendaraan-lah yang akan mengantarkan pesanan agar cepat sampai ke tujuan. Apabila jumlah order yang diterima masih dalam skala kecil, maka Anda dapat mengantarnya dengan kendaraan pribadi. Namun, jika jumlah order mulai banyak maka alat transportasi perlu dipikir ulang.

– Tenaga

Aspek yang satu ini sebetulnya sangatlah fleksibel tergantung dari persepsi Anda. Jika dirasa mampu, Anda sebenarnya bisa untuk menangani pesanan dalam jumlah kecil maupun besar. Akan tetapi, efektivitas pengerjaannya tentu tidak sebanding apabila dikerjakan dengan bantuan orang lain. Jadi, jika order mulai banyak Anda sebaiknya mempekerjakan orang lain.

3. Menyiapkan keterampilan

bisnis-catering-memasak

Keterampilan merupakan salah satu modal yang diperlukan dalam usaha catering selain uang. Keterampilan yang dimaksud dapat berupa keterampilan dalam memasak maupun manajemen. Keterampilan memasak dapat diartikan sebagai kemampuan teknis untuk menciptakan masakan dengan cita rasa lezat dan unik.

Selain keahlian memasak, usaha catering juga membutuhkan keterampilan Anda dalam hal manajemen. Dalam usaha catering ada beberapa komponen yang harus Anda atur mulai dari keuangan, peralatan, waktu, transportasi hingga tenaga kerja. Berbagai komponen itu harus Anda atur dengan baik agar usaha berjalan sesuai keinginan.

4. Maksimalkan sosial media

Pada era modern seperti sekarang ini, penggunaan sosial media dapat memberikan banyak manfaat. Manfaat yang dapat Anda peroleh diantaranya adalah mengetahui jenis masakan yang sedang trend saat ini. Selain itu, melalui sosial media Anda juga akan memperkaya konsep usaha catering yang sedang dirintis. Terakhir, sosial media juga dapat menjadi sarana promosi yang efektif.

Pertumbuhan usaha catering semakin hari kian bertambah. Jadi, persaingan di bidang usaha ini dapat dikatakan relatif ketat. Agar usaha catering yang Anda rintis tidak cepat gulung tikar maka ketiga cara di atas harus persiapkan dengan matang. Tanpa adanya persiapan yang matang maka jangan harap usaha catering rintisan Anda akan berkembang pesat.

 

Tentang penulis

Mendy Aisha Ramdhiani

Mendy Aisha Ramdhiani

Seorang blogger pemula yang masih juga terus belajar dan menempuh pendidikan formal S1 Teknik Geologi di Kota Pelajar Yogyakarta. Feel Free To Ask Me~

Tulis komentar