8 Tips Paling Efektif Untuk Memulai Bisnis Konveksi Rumahan

bisnis-konveksi

Bisnis konveksi adalah sebuah usaha untuk memproduksi pakaian dalam partai besar atau massal. Tidak hanya baju bisnis konveksi sangat luas ada konveksi kaos / baju ( anak, dewasa, cowok, cewek, couple, hijab / kerudung, gamis). Bisnis ini merupakan industri rumah tangga dalam skala relatif kecil. Jenis pakaian yang diproduksi biasanya adalah kemeja, kaos dan celana. Walaupun usaha konveksi termasuk ke dalam industri skala kecil tetapi kebutuhan akan pakaian relatif stabil.

Oleh karena itu, peluang usaha konveksi masih banyak diminati oleh para pebisnis. Dengan demikian, tingkat persaingan dalam bisnis ini relatif tinggi dan ketat. Namun, Kamu tidak perlu khawatir karena permintaan konsumen akan pakaian jumlahnya selalu stabil. Jadi, Kamu tidak perlu ragu untuk memulai usaha konveksi selama memperhatikan beberapa tips di bawah ini.

Tips Memulai Bisnis Konveksi Rumahan

1. Mengoptimalkan lahan

bisnis-konveksi-sediakan-lahan

Salah satu nilai plus dari usaha konveksi adalah tidak melulu memerlukan lahan yang luas. Usaha ini dapat Kamu jalankan dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki meski ukurannya tidak terlalu lebar. Dalam memulai usaha konveksi, Kamu dapat mengoptimalkan lahan yang telah tersedia sebagai tempat usaha. Hal ini dikarenakan usaha konveksi termasuk ke dalam kelas kecil hingga menengah.

2. Persiapkan modal

bisnis-konveksi-harga

Modal memang menjadi aspek penting dalam merintis bisnis apapun termasuk konveksi. Persiapkan modal dengan matang dan tentukan peralatan dan bahan baku apa saja yang Kamu butuhkan untuk menjalankan usaha konveksi. Biasanya, dalam usaha konveksi Kamu membutuhkan mesin jahit, mesin obras, mesin potong, meja potong dll. Lalu, siapkan juga modal untuk belanja bahan baku.

3. Pertimbangkan harganya

bisnis-konveksi-modal

Apabila Kamu ingin usaha konveksi yang dijalankan berkembang dan bertahan lama, maka tentukan harga secara realistis. Kamu dapat menentukan harga dengan terlebih dahulu menghitung biaya produksi yang diperlukan. Selain itu, Kamu juga dapat melakukan riset pasar terlebih dahulu sebelum menentukan harga. Penerapan kedua strategi itu akan membantu Kamu mendapatkan harga realistis.

4. Tawarkan pakaian jadi

bisnis-konveksi-sediakan-lahan

Fokus menjual satu produk tidak selamanya mendatangkan keuntungan. Sebaliknya, semakin bervariasi produk yang dijual maka keuntungannya juga lebih besar. Oleh karena itu, Kamu sebaiknya mulai membuat alternatif produk berupa pakaian jadi dengan brand usaha konveksi sendiri. Jadi, saat komoditi utama yang Kamu jual menurun, maka tetap mendapatkan pemasukan dari produk alternatif.

5. Tambahkan fitur bordir dan sablon

bisnis-konveksi-tambahkan-bordir

Menambahkan beberapa fitur menarik pada bisnis konveksi Kamu tentu akan menghasilkan nilai lebih. Ada beberapa fitur yang dapat ditambahkan pada usaha konveksi Kamu diantaranya adalah bordir dan sablon. Penambahan kedua fitur ini relatif prospek untuk meningkatkan profit usaha Kamu karena permintaan pasar tinggi. Disamping itu, proses produksinya juga relatif mudah dilakukan.

6. Rencanakan strategi pemasaran

bisnis-konveksi-strategi

Strategi pemasaran menjadi salah satu kunci kesuksesan dari usaha konveksi Kamu selain modal, tempat dan pelayanan. Oleh karena itu, Kamu harus merencanakan strategi pemasaran dengan matang. Semakin matang dan tersusun rapinya strategi pemasaran, maka akan sangat membantu kesuksesan bisnis Kamu. Jadi, janganlah sekali-kali Kamu menyepelekan aspek yang satu ini.

7. Pasang target promosi

Supaya usaha konveksi Kamu dikenal banyak orang maka pasanglah target promosi secara pasti. Ada beberapa cara yang dapat Kamu lakukan untuk memaksimalkan target promosi. Diantaranya adalah melakukan promosi secara lisan kepada teman dan relasi. Kemudian, Kamu juga dapat memanfaatkan sosial media untuk mempromosikan usaha konveksi.

8. Tawarkan kerjasama

Setiap bisnis pasti akan mengalami pasang surut tidak terkecuali usaha konveksi. Saat bisnis Kamu mengalami penurunan, maka dibutuhkan strategi untuk membuat usaha yang dijalankan tetap bertahan. Ada beberapa cara yang dapat Kamu lakukan ketika bisnis konveksi sedang menurun. Diantaranya adalah melakukan kerjasama dengan pabrik dan rumah produksi.

Melalui kerjasama dengan pihak pabrik dan rumah produksi maka usaha Kamu akan mendapatkan orderan dalam jumlah besar. Dengan demikian, Kamu tetap mempunyai pemasukan di saat bisnis yang dijalani sedang mengalami penurunan. Oleh karena itu, hubungan kerjasama yang telah terjalin sebaiknya terus dijaga dengan cara menjaga konsistensi kinerja dan hasil.

Semua bisnis pasti mempunyai tantangan tersendiri, tapi sebagai pengusaha Kamu harus mampu menemukan cara terbaik untuk mengatasinya. Ada beberapa tantangan yang akan Kamu hadapi ketika menjalankan usaha konveksi seperti modal, kreativitas dan kemampuan daya saing. Delapan tips di atas dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi usaha konveksi milik Kamu.

  •  
  •  
  • 1
Tampilkan Komentar

1 komentar

  • informasi tentang strategi pemasaran seperti yang tersebut di atas masuk kategori pemasaran offline ya?. lebih signifikan mana pengaruhnya antara strategi pemasaran secara offline dengan online?. mengingat di era saat ini, kebanyakan dari calon customer merupakan pengguna aktif sosial media.

close