9 Tips Bisnis Rental Mobil dengan Model Kecil

bisnis-rental-mobil-bekas

Bisnis rental mobil menjadi salah satu usaha yang berprospek cerah apabila ditekuni. Seiring berjalannya waktu, para pelaku bisnis ini semakin banyak. Tingginya permintaan konsumen menjadi salah satu faktor mengapa bisnis ini terus berkembang. Selain itu, keberadaan berbagai macam kendaraan umum juga belum bisa memberi kenyaman sepenuhnya terutama untuk berpergian jauh.

Dengan demikan, konsumen lebih memilih untuk menyewa mobil meski kadang harus mengeluarkan biaya lebih. Bagi Kamu yang jeli membaca peluang bisnis ini, maka dapat segera merintisnya. Memulai bisnis sewa mobil tidak melulu membutuhkan modal besar. Asalkan pelaksanaannya efektif, Kamu dapat memulai bisnis ini dengan modal kecil.

Tips / Cara Efektif Memulai Bisnis Rental Mobil

1. Pilih Jenis Mobil yang Banyak Diminati

tips-bisnis-rental-mobil

Dalam memulai usaha rental mobil, langkah pertama yang harus Kamu lakukan adalah memilih jenis kendaraannya. Pilihlah jenis mobil MPV yang banyak diminati oleh masyarakat seperti Avanza, Xenia, Innova, dan Gran Max. Mobil MPV diminati masyarakat karena mampu menampung lebih banyak penumpang serta barang bawaan. Setelah memilih mobil, maka tentukan harga sewanya.

Sewa mobil harian atau 6 jam, 24 jam tergantung kondisis. Rata – rata yang mempunyai bisnis rental gara sewa semua ada mulai harian, 6 jam, 24 jam bahkan bulanana. Untuk bulanana biasanya dusewakan pada perusahaan.

2. Tentukan Harga Sesuai Pasaran

bisnis-rental-mobil-di-bali

Harga merupakan sesuatu yang sensitif terutama bagi konsumen Indonesia. Oleh karena itu, dalam menentukan harga sewa Kamu tidak boleh melakukannya secara sembarangan. Hal ini dikarenakan Kamu juga memiliki kompetitor sesama pemilik usaha rental mobil. Jadi, Kamu sebaiknya melakukan riset dan survei terlebih dahulu mengenai harga pasaran sewa mobil yang berlaku.

3. Hindari Membeli Mobil Bekas

bisnis-rental-mobil-bekas

Meskipun harganya lebih murah, Kamu sebaiknya tidak membeli kendaraan bekas untuk usaha rental mobil. Hal ini bertujuan agar menjamin keamanan dan keselamatan penumpang. Selain itu, membeli mobil bekas juga akan mengeluarkan banyak biaya perawatan. Sebaliknya, apabila Kamu membeli mobil baru maka biaya perawatan dapat lebih dihemat karena mesin masih dalam kondisi prima.

4. Beli Mobil Secara Kredit

Jika Kamu tidak memiliki modal untuk membeli mobil baru secara tunai, maka belilah kendaraan tersebut dengan sistem kredit. Kemudian, untuk biaya cicilan per bulannya Kamu dapat mengambil sebagian dari pendapatan sewa mobil. Dengan begitu, Kamu tidak akan merasa terbebani dengan cicilan per bulan yang harus dibayar.

5. Buat Syarat dan Ketentuan Sewa

bisnis-rental-mobil-bagus

Bisnis rental mobil memang memiliki risiko yang cukup tinggi. Salah satunya adalah mobil yang disewa dibawa kabur atau tidak dikembalikan. Oleh karena itu, Kamu perlu membuat peraturan sewa menyewa yang ketat. Kamu dapat meminta penyewa untuk meninggalkan KTP maupun SIM dan menandatangani surat perjanjian. Kamu juga bisa memasang GPS untuk memantau posisi mobil.

6. Daftarkan Mobil ke Perusahaan Asuransi

bisnis-rental-mobil-di-bali

Risiko lain yang mungkin akan Kamu hadapi saat usaha rental mobil adalah terjadinya kerusakan. Kerusakan dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti kecelakaan, hilang, bencana alam, dll. Oleh karena itu, untuk meminimalisir risiko ini maka daftarkanlah mobil yang Kamu rentalkan. Dengan demikian, apabila terjadi kerusakan mobil maka biaya perbaikannya akan ditanggung pihak asuransi.

7. Pilih Lokasi Usaha yang Strategis

bisnis-rental-mobil-aki

Pemilihan lokasi usaha yang strategis sangat penting bagi keberlangsungan bisnis sewa mobil Kamu. Lokasi yang strategis adalah berada di jalan yang ramai serta aksesnya mudah untuk dijangkau. Kriteria lokasi usaha yang demikian ini akan membuat usaha Kamu semakin berkembang. Hal ini dikarenakan direct marketing dapat bekerja langsung dan otomatis.

8. Promosikan Bisnis Kamu

bisnis-rental-mobil-murah

Promosi bisnis merupakan aspek terpenting dalam usaha rental mobil yang Kamu miliki. Kamu dapat melakukan strategi promosi mulai dari orang terdekat, sosial media maupun website. Untuk promosi saat ini gampang sekali apalagi promosi secara online. Di samping itu, Kamu juga dapat bekerja sama dengan pihak hotel untuk menawarkan bisnis yang dimiliki kepada para tamu. Kedua cara ini tentu sangat efektif untuk memperluas pasar bisnis Kamu.

9. Kelola Keuangan dengan Baik

Hal terakhir yang perlu Kamu perhatikan ketika akan memulai bisnis sewa mobil adalah pengelolaan keuangan. Apabila Kamu mampu mengelola keuangan sendiri maka lakukanlah dengan baik. Namun, jika Kamu tidak dapat mengelolanya secara mandiri maka dapat menyewa jasa akunting atau menggunakan berbagai software akuntansi.

Memulai usaha rental mobil dengan modal kecil ternyata memungkinkan untuk Kamu lakukan asalkan memiliki ketekunan, kerja keras juga konsistensi. Ketiga aspek tersebut nampaknya merupakan kunci utama menjalankan semua bisnis termasuk sewa mobil. Di samping itu, agar bisnis sewa mobil Kamu makin berkembang maka tidak ada salahnya jika mencoba menerapkan kesembilan tips di atas.

  •  
  •  
  • 1
Tampilkan Komentar
close