Cara Membuat E Billing Melalui DJP Online

Perubahan dalam sistem pembayaran pajak di Indonesia sudah terjadi sejak lama. Metode terbaru pembayaran pajak disebut E Billing. E-billing atau e-Billing adalah metode pembayaran pajak yang  diwajibkan sejak 1 Januari 2016.

Kewajiban tersebut berlaku untuk pembayaran pajak melalui non-bank BUMN, BUMD, atau Kantor Pos Persepsi. Sejak 1 Juli 2019 e-Billing ini berlaku juga untuk bank BUMN, BUMD dan Kantor Pos Persepsi.

Pengertian e-Billing

E Biling

E Biling

E Billing adalah metode pembayaran pajak secara elektronik menggunakan Kode Billing. Kode Billing adalah kode identifikasi yang diterbitkan melalui sistem Billing atau jenis pembayaran atau setoran pajak yang akan dilakukan oleh Wajib Pajak (WP).

Apa itu sistem Billing? Sistem Billing adalah sistem yang mengeluarkan kode billing untuk pembayaran atau penyetoran penerimaan negara secara elektronik, tanpa harus membuat Surat Setoran, baik SSP, SSBP, hingga SSPB manual yang digunakan e-Billing Direktorat Jenderal Pajak.

E-Billing merupakan penyempurnaan dari sistem pembayaran pajak dari tahun ke-tahun. E-Billing merupakan bagian dari MPN-G2. MPN-G2 adalah modul penerimaan negara generasi kedua yang menggunakan setoran elektronik. MPN-G2 merupakan penyempurnaan dari MPN-G1.

Perubahan pada sistem dan mekanisme tersebut meliputi perubahan dari layanan teller ke online hingga dari single currency menjadi menerima valuta asing.

Baca juga :  Syarat Wajib Pajak dan Cara Membuat NPWP Online.

Panduan Cara Membuat E Billing Melalui DJP Online

Panduan Cara Membuat E Billing Melalui DJP Online

Panduan Cara Membuat E Billing Melalui DJP Online

Untuk menggunakan E Billing dan membayar pajak melalui metode tersebut, Anda perlu terlebih dahulu memiliki Kode Billing. Dimana dan bagaimana kode billing dibuat?.

Anda dapat mendapatkan kode billing di aplikasi DJP online, SMS ID Billing, melalui internet banking, teller di kantor pos, dan penyedia jasa aplikasi elektronik (ASP). Setelah Anda mendapatkan kode billing tersebut, Anda kemudian bisa membayar pajak melalui e-Billing.

Diantara beragam cara membuat kode billing dan cara mengisi E Billing, membuat kode billing melalui DJP Online merupakan metode yang direkomendasikan.

Ada dua cara mendapatkan kode billing melalui DJP online e billing. Pertama membuat kode billing bagi mereka yang sudah memiliki akun DJP online. Kedua membuat kode billing bagi mereka yang belum atau tidak memiliki akun DJP online.

Berikut adalah penjelasan dan panduan dari kedua cara tersebut.

Baca juga : Persyaratan, Biaya dan Cara Perpanjangan Paspor Online.

  1. Cara Membuat Kode Billing Melalui DJP Online untuk Pemilik Akun DJP Online

Panduan membuat kode billing berikut adalah untuk Anda yang sudah memiliki akun DJP online.

  • Buka website https://djponline.pajak.go.id/account/login.djponline e billing djponline.pajak.go.idaccountlogin
  • Log in dengan mengisi seluruh kolom, termasuk mengisi kode keamanan yang muncul dengan benar.
  • Pilih layanan DJP Online e billing (Billing Sytem) dengan cara mengklik gambar.
  • Pilih Isi SSE.
  • Kemudian, lakukan pengisian formulir SSE (Surat Setoran Elektronik). Perhatikan dengan baik Jenis Pajak dan Jenis Setoran yang Anda pilih.
  • Lanjutkan pengisian SSE dengan mengisi Masa Pajak, Tahun Pajak, Jumlah Setor, dan Uraian (jika perlu). Kemudian, klik Simpan.
  • Akan muncul kotak dialog. Klik Ya, kemudian OK. Jika ada data yang belum benar Anda bisa memilih Tidak untuk kembali mengkoreksi data yang kurang tepat.
  • Pilih Kode Billing dan klik OK pada kotak dialog yang akan muncul kemudian.
  • Selamat, Kode Billing e-Billing Anda sudah berhasil dibuat.
  • Perhatikan nomor kode billing dan tanggal masa aktif kode billing.
  • Untuk mendapatkan cetakan kode e billing klik Cetak Kode Billing.
  1. Cara Membuat Kode Billing Melalui DJP Online untuk Yang Tidak Memiliki Akun DJP Online

Panduan membuat kode billing berikut adalah untuk Anda yang belum atau tidak memiliki akun DJP online.

  • Buka website https://sse3.pajak.go.id/.cara membuat e billing
  • Klik Belum punya akun?
  • Lakukan registrasi atau pendaftaran akun dengan mengisi lengkap formulir registrasi. Alamat email yang Anda gunakan wajib alamat email yang valid dan aktif. Isi Kode Keamanan, kemudian klik Daftar.
  • Cek email yang Anda gunakan pada resgitrasi sebelumnya. Setelah menerima email dari e-Billing pajak dengan judul Link Aktivasi, klik tautan (link) yang berada pada email tersebut untuk melakukan aktivasi.
  • Akses kembali situs sse3.pajak.go.id. Kemudia, lakukan Login.
  • Pilih SSE dan isi formulir Surat Setoran Elektronik (SSE). Perhatikan Jenis Pajak dan Jenis Setoran.
  • Pilih Masa Pajak, isi Tahun Pajak, Jumlah Setor, dan Uraian (jika perlu). Kemudian, klik Simpan.
  • Pilih Kode Billing. Dialog akan muncul dan klik OK.
  • Selamat Kode Billing e-Billing Anda sudah berhasil dibuat.
  • Perhatikan nomor Kode Billing dan tanggal masa aktif Kode Billing.
  • Jika diperlukan, Anda bisa mencetak Kode Billing dengan mengklik Cetak Kode Billing.

Jika Anda sudah memiliki Kode Billing, maka Anda sudah bisa melakukan pembayaran pajak melalui E Billing. Dengan menggunakan metode pembayaran elektronik tersebut, pembayaran pajak menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih akurat.

Hari-hari dimana Anda harus mengunjungi loket pembayaran pajak dan membawa SSP ketika melakukan pembayaran.

 Baca juga : Cara Cek NIK e – KTP Secara Online.

Tentang penulis

Mendy Aisha Ramdhiani

Mendy Aisha Ramdhiani

Seorang blogger pemula yang masih juga terus belajar dan menempuh pendidikan formal S1 Teknik Geologi di Kota Pelajar Yogyakarta. Feel Free To Ask Me~

Tulis komentar